Selasa, 04 Agustus 2015

Shabu-shabu merupakan kelompok narkotika yang merupakan stimulans system saraf dengan nama kimia methamphetamine hidrochloride, yaitu turunan dari stimulan saraf amfetamin. Shabu-shabu dikenal juga dengan julukan lain seperti glass, meth, quartz, hirropon atau ice cream dll. Shabu-shabu umumnya berbentuk Kristal berwarna putih seperti gula pasir atau vetsin (bumbu penyedap makanan). Metamfetamin murni bentuknya seperti pecahan kristal kaca tdk berwarna. Rumus kimianya adalah (S)-N-methyl-l-phenylpropan-2-amine (C10H15N).

Dahulu metamfetamin digunakan tentara ketika  berperang utk menghilangkan rasa takut & utk membuat lebih agresif, seperti pada Perang Dunia yang digunakan oleh tentara Jerman, Rusia & Jepang. Metamfetamin dibuat dari Amfetamin yg awalnya  igunakan sebagai inhaler pernapasan (nasal decongestant & bronchial inhaler) & senyawa ini aktif  ekerja dalam waktu 6-8 jam. Bahan ini dapat meningkatkan aktifitas & juga dipakai untuk menurunkan  nafsu makan dalam rangka menguruskan badan. Pada tahun 1950
shabu-shabu banyak digunakan utk keperluan medis. Tetapi setelah diketahui berbahaya & dapat digunakan  untuk kejahatan, maka sekarang penggunaan legalpun sangat ketat sekali.

Ciri pemakai shabu-shabu:

Mata bendul ada garis hitam, Badan terasa panas terbakar, sehingga minum terus menerus, dan ke-mana2 selalu membawa botol aqua. Kuat tidak makan dan tidak tidur sampai ber-hari2, ngomong terus tapi suaranya jelas. Bersemangat, gariah seks meningkat, paranoid, tidak bisa diam/tenang, susah makan, dan tidak bisa tidur.

Pernah dicoba betapa ganasnya kristal ini, ambil daging mentah dan taruh kristal ini diatasnya dan kristal ini bisa menembus masuk kedalam daging ini, bayangkan kristal seperti ini dimasukkan kedalam tubuh.


Sabu sabu merupakan salah satu jenis narkotika yang mungkin lebih mudah untuk dinikmati oleh para pecandu narkoba. Sabu sabu sendiri berbentuk seperti Kristal, yang mana cara mengkonsumsinya adalah dengan membakar Kristal tersebut yang dibungkus alumunium dalam sebuah pipa, lalu menghisap uap hasil pembakaran melalui sebuah alat yang dinamakan bong. Kegiatan ini lebih sering disebut dengan istilah ‘ nyabu ‘.

Efek shabu shabu ini sama seperti efek narkotika lainnya. Efek Shabu Shabu secara psikologis dan neurologis.

Efek shabu shabu utamanya akan terlihat pada gejala gejala psikologis yang muncul dari pecandu sabu – sabu. Biasanya gangguan ini akan muncul sesaat setelah pecandu menghisap sabu, atau bisa juga terjadi ketika pecandu ssedang sakau.

1. Gelisah dan tidak bisa tenang. Sabu – sabu memberikan efek energy yang berlebihan pada pecandunya. Energy yang berlebihan ini kemudian akan berimbas pada kondisi tubuhnya yang mudah merasa gelisah dan tidak bisa diam.

2. Gangguan Kecemasan Gangguan kecemasan merupakan gejala ‘ standar ‘ yang muncul karena penggunaan shabu  shabu. Hal ini juga merupakan faktor lain yang membuat pecandunya merasa gelisah dan tidak mau diam dan tenang.

3. Depresi. Depresi dapat terjadi ketika pecandu narkoba mengalami sakau dan membutuhkan sabu – sabu. Pada saat ini, efek sabu – sabu seperti meledaknya energy dan rasa seperti terbang seolah tidak ada beban hidup pun mulai menghilang. Hal ini membuat pecandu akan terus mencari cara untuk mendapatkan sabu – sabu.

4. Memiliki semangat yang tinggi. Merupakan efek langsung yang dapat dirasakan pecandu ketika melakukan kegiatan ‘ nyabu ‘. Hal ini merupakan pengaruh dari amphetamine yang terdapat pada sabu – sabu, sehingga energy akan meledak – ledak, dan memiliki semangat yang tinggi. Seolah – olah energy yang dimiliki tidak akan pernah habis dan ada terus.


5. Paranoid. Paranoid merupakan kondisi dimana pecandu sabu – sabu merasa seperti dikejar – kejar dan merasa hidupnya terancam. Singkatnya, paranoid adalah ketakutan yang berlebihan akan suatu hal yang akan terjadi. Hal ini menjadi salah satu efek dari shabu – shabu, sehingga beberapa pecandu sering mengurung diri, karena takut akan bahaya yang mengancam.

6. Delirium. Delirium merupakan perubahan kesadaran yang terjadi sebagai efek dari kegiatan ‘ nyabu ‘. Pecandu akan merasa tidak sadar akan hal – hal apa saja yang dia lakukan, serta secara tidak sdar pula dapat melakukan tindakan kriminalitas.

7. Agresif. Dengan energy yang bertambah dan meledak – ledak, disertai dengan kondisi tubuh yang sensitive dan mudah tersinggung, maka pecandu sabu – sabu akan memiliki kecenderungan untuk bertindak lebih agresif.

8. Sensitif dan Mudah Tersinggung. Salah satu efek dari kegiatan nyabu adalah pecandunya menjadi sosok yang sangat mudah tersinggung, dan sensitive. Ibaratnya disenggol sedikit pun, mungkin mereka bisa membunuh orang.

9. Halusinasi. Merupakan paket yang diperoleh dari pecandu shabu – shhabu. Halusinasi merupakan suatu keadaan dimana pecandu melihat sesuatu atau merasakan sesuatu yang sebenarnya tidak ada.

10.  Pupil membesar. Kondisi pupil yang membesar disebabkan oleh aliran darah yang memiliki tekanan tinggi, sehingga akan berdampak pada pembesaran pupil, sama seperti ketika mengonsumsi kafein.

11. Naiknya tekanan darah. dengan melakukan ritual ‘ nyabu ‘ maka akan menaikan tekanan darah pada pecandunya. Naiknya tekanan darah secara tidak normal ini dapat menyebabkan hal – hal yang berbahaya.
Bertambahnya detak jantung. Bertambahnya detak jantung merupakan efek domino dari naiknya tekanan darah. Aiknya tekanan darah akan memaksa jantung untuk bekerja lebih keras lagi, sehingga akan memompa lebih cepat.

12. Sesak nafas. Merupakan gejala yang ditimbulkan karena gangguan terhadap paru – paru pecandu. Selain sesak nafas, gejala lain yang muncul antara lain :
  • Batuk – batuk
  • Infeksi pada paru  paru
  • Kanker paru  paru
13.   Sulit berpikir dan berkonsentrasi. Penggunaan sabu – sabu akan merusak saraf dan proses kognisi seseorang. Hal ini dapat menyebabkan menurunnya fungsi berpikir dan penalaran pecandu shabu – shabu.
mual dan muntah. Mual – mual dan muntah merupakan efek yang dapat dirasakan sesaat setelah melakukan kegiatan ‘ nyabu ‘

14.  Sanggup menahan lapar. Para pecandu sabu – sabu biasanya mampu menahan lapar dalam waktu yang sangat lama, bisa hampir dalam waktu seminggu. Hal ini akan membuat tubuh mereka kekurangan nutrisi dan akan terlihat sangat kurus sekali, seperti anoreksia.

15. Menurunnya imunitas tubuh. dengan asupan nutrisi dan gizi yang sangat cukup, maka dapat dipastikan imunitas tubuh pun akan berkurang. Hal ini akan membuat para pecandu terinfeksi berbagai maacam penyakit dan virus, dan akan mengalami komplikasi penyakit.

16. Stroke merupakan gejala yang muncul karena tingginya tekanan darah pada pecandu sabu – sabu. Hal ini akan sangat berbahaya, karena stroke dapat menyebabkan kelumpuhan, hingga menyebabkan kematian.
Kematian. Liang kubur adalah salah satu tempat yang sangat menanti anda, kapan pun anda bisa mati karena konsumsi dan menghisap sabu sabu.

Dkutip dari beberapa sumber dan ditulis ualng admin Cybrmales.
Credit image : google.com

3 komentar:

  1. cara menghilangkan kadar sabu dalam tubuh bgmana yah.. mhon jawabanx.!!

    BalasHapus
  2. bagaimana cara paling cepat dan ampuh untk mnghlangkan kadar sabu di dalam tbuh kita...???
    mhon jwabanx

    BalasHapus
  3. bagaimana cara paling cepat dan ampuh untk mnghlangkn kadar sabu dalm tubuh kita..??
    mohon jawabanx

    BalasHapus

Follow by Email

Blog Archive

Site Info

Total Kunjungan Ke Blog Ini