Sabtu, 12 November 2011

Iblis adalah makhluk dari golongan bangsa jin (QS 18: 50). Sebagaimana kita ketahui, dia tidak mau melaksanakan perintah Tuhannya untuk sujud kepada nabi Adam (QS 7: 11). Ia enggan ikut bersama malaikat untuk sujud (QS 15: 31). Sehingga Allah SWT bertanya kepadanya, “Hai iblis, apakah yang menghalangimu untuk sujud kepada yang telah Ku-ciptakan dengan kedua tangan-Ku ini?” Kata Iblis: “Aku lebih baik darinya, sebab Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah” (QS 38: 75-76).



Itulah iblis, makhluk pertama membangkang perintah Allah SWT. Kelancangan yang tak layak diperlihatkan di hadapan Sang Pencipta. Dan, apapun alasannya itu menjadikan ia terusir dari surga (QS 38: 77). Jadilah ia hina (QS 7: 13), terkutuk (QS 15: 34), sesat (QS 15: 39), dan bahkan termasuk golongan kafir (QS 2: 34).

Usai pembangkangan, iblis berdoa supaya tetap hidup hingga hari kiamat (QS 7: 14). Harapannya, agar dapat menyesatkan seluruh manusia (QS 38: 82). Tentu saja, semua tipu daya dijalankan. Segala rupa misi diterapkan, asalkan tercapai targetnya, yaitu menjadikan manusia sesat.

inilah misi Iblis yang selalu ada pada manusia :

1.    Menyeru manusia agar menjadi kafir (QS 59: 16).
2.    Menghalang-halangi manusia dari jalan Allah SWT yang lurus (QS 7: 16).
3.    Membisikkan pikiran manusia agar melanggar ketetapan Allah SWT (QS 7: 20).
4.    Bersumpah atas nama Allah SWT agar manusia berbuat ingkar (tafsir Ibnu Katsir QS 7: 21).
5.    Menjadikan bahwa ingkar kepada Allah SWT itu dipandang baik (QS 15: 39).
6.    Menghasut, memberi janji/iming-iming, dan menipu (QS 17: 64).
7.    Mampu membuktikan sangkaannya menjadi pembenaran (QS 34: 20).
8.    Memutarbalikkan data dan fakta (–Allah SWT tidak menyuruh manusia apa-apa yang dikatakan iblis–) (QS 7: 20).
9.    Menakut-nakuti manusia dengan kemiskinan dan (–sehingga–) menyuruh perbuatan jahat (–curang, licik, segaka cara dilakukan seperti: ribawi, suap, korupsi, nepotisme, dan kecurangan lainnya–) (QS 2: 268).
10.   Membangkitkan angan-angan kosong dan tipuan belaka (QS 4: 120).
11.   Menggiring, membujuk, menipu, dan menjebak (QS 7: 22).

Itulah sebagian misi iblis. Ternyata, Allah SWT mengabulkan permintaan iblis (QS 15: 37), agar dia tetap hidup di dunia hingga manusia dibangkitkan (QS 38: 79). Dengan harapan, dapat menyesatkan semua manusia dari jalan Allah  SWT yang lurus (QS 7: 16). Tidak hanya itu, Allah SWT berfirman kepada Iblis dengan: “Hasutlah siapa yang kamu sanggupi di antara mereka dengan ajakanmu, dan kerahkanlah terhadap mereka pasukan berkuda (kavaleri) dan pasukanmu yang berjalan kaki (infanteri) dan berserikatlah dengan mereka pada harta (menyusup dalam urusan keuangan) dan anak-anak (keluarganya) dan berilah janji (diiming-imingi) mereka. (QS 17: 64).

Luar biasa! Benar-benar luar biasa! Tak terbayang memang, Allah SWT memberikan kebebasan untuk menantang iblis untuk memperbanyak menjadi pengikutnya. Memang, benar-benar luar biasa! Memberikan leluasa kapada musuh paling nyata bagi kita (QS 7: 22). Dan, tidak ada yang mampu melepaskan jeratannya iblis kecuali hamba-hamba Allah SWT yang mukhlis (QS 15: 40, 38: 83).

“Dan jika kamu ditimpa sesuatu godaan syaitan (iblis) maka berlindunglah kepada Allah: A’udzubillahi minasy-syaithaanir-rajiim.” (QS 7: 200).

Jumat, 11 November 2011

Koleksi museum London ini terbilang aneh, yang aneh pada tengkorak ini klo diperhatikanpada susunan giginya, mungkin waktu kecil kita tahu klo gigi kita copot nanti tumbuh lagi, kebayang tidak klo susunan gigi anak anak seperti ini..? lihat tuh betapa banyak stok gigi yang belum keluar dari bagian atas dan bagian bawah gigi..beda banget dengan tengkorak orang dewasa..memang pantes di bilang tengkorak bergigi aneh.

Orang nomer satu di Amerika ini gak beda sama bapak bapak diseluruh dunia,Selain kepala negara Barack Obama juga kepala keluarga, di waktu luang sama seperti bapak bapak ibu ibu dinegeri manapun ada waktu untuk berkumpul bersama keluarga. Urusan belanja memang kegiatan semua keluarga dimuka bumi ini, beginilah jika seorang Barack Obama presdien Amerika ketika belanja  Bersama keluarga.

barack obama


obama belanja di mall


Kamis, 10 November 2011

Selamat Hari Pahlawan 10 November buat mereke mereka yang telah demi negara baik yang tercatat maupun tidak tercatat jasanya demi negeri ini

hari pahlawan 10 november


Ini tujuh pahlawan nasional baru Indonesia dengan masing-masing ahli waris/perwakilan yang mewakili menerima anugerah, ialah:

1. Syafruddin Prawiranegara (ahli waris/perwakilan Aisyah Prawiranegara)


2. KH Idham Chalid (ahli waris/perwakilan Siti Rukayah Idham Chalid)


3. Abdul Malik Karim Amrullah atau lebih dikenal dengan Buya Hamka (ahli waris/perwakilan Fathiyah Hamka)


4. Ki Sarmidi Mangunsarkoro (ahli waris/perwakilan Zwiyata Wardhani Mangunsarkoro)


5. I Gusti Ketut Pudja (ahli waris/perwakilan IGM Arinta Pudja)

6. Sri Susuhunan Paku Buwono X (ahli waris/perwakilan BRA Mooryati Soedibyo)

7. Ignatius Joseph Kasimo Hendrowahyono (ahli waris/perwakilan IM Wartono)


Semoga pahlawan pahlawan lain yang tidak tercatat dalam sejarah negeri ini tetep berjuang walau anda belum menerima penghargaan, itulah pahlawan yang berjuang tanpa mengharapkan penghargaan.


Rabu, 09 November 2011

Mungkin kita tahu bahwa bangsa indonesia dijajah belanda paling lama yaitu 3,5 abad,bayangin aja kita yang dari zaman kemerdekaan sampe sekarang aja sudah banyak perubahan dan kemajuan dan bisa setarap dengan bangsa bangsa lain di dunia walau akan kekurangan juga..tapi karena kelamaan dijajah itulah bangsa kita jadi bangsa yang jauh tertinggal,

Itinerario naer Oost ofte Portugaels Indien

kekayaan bangsa ini harusnya sudah menempatkan negara ini pada tempat tertinggi di bumi ini jika tidak dijajah, yang pahit dan sulit adalah meninggalkan sifat sifat dan mental bangsa terjahah, makanya kadang kita sering ribut mudah dipecah belah dan diadu domba diantara penduduk negeri ini kenapa? karena itulah senjata paling ampuh penjajah untuk merusak mental penduduk bumi indonesia saat itu..yang ada kita sekarang, saling menjilat saling menilep hak orang lain, dan yang berkuasa kadang memandang rendah orang yang dibawah kekuasaannya, mudah dihasut dipecah belah oleh segelintir orang yang kadang dianggep berpengaruh semua itu karena  yaitu tadi sifat warisan mental bangsa terjajah.

Jauh sebelum negeri ini dijajah bangsa lain, tahukah kita bahwa karena sebuah bukulah maka bangsa Belanda bisa sampai di Nusantara dan melakukan penjajahan atas bumi yang kaya raya ini selama berabad-abad..? Buku tersebut berjudul "Itinerario naer Oost ofte Portugaels Indien" , yang ditulis "Jan Huygen van Linshoten" di tahun 1595.
Inilah kisahnya:

Jauh sebelum Eropa terbuka matanya mencari dunia baru, warga pribumi Nusantara hidup dalam kedamaian. Situasi ini berubah drastis saat orang-orang Eropa mulai berdatangan dengan dalih berdagang, namun membawa pasukan tempur lengkap dengan senjatanya. Hal yang ironis, tokoh yang menggerakkan roda sejarah dunia masuk ke dalam kubangan darah adalah dua orang Paus yang berbeda. Pertama, Paus Urbanus II, yang mengobarkan perang salib untuk merebut Yerusalem dalam Konsili Clermont tahun 1096. Dan yang kedua, Paus Alexander VI.

Perang Salib tanpa disadari telah membuka mata orang Eropa tentang peradaban yang jauh lebih unggul ketimbang mereka. Eropa mengalami pencerahan akibat bersinggungan dengan orang-orang Islam dalam Perang Salib ini. Merupakan fakta jika jauh sebelum Eropa berani melayari samudera, bangsa Arab telah dikenal dunia sebagai bangsa pedagang pemberani yang terbiasa melayari samudera luas hingga ke Nusantara. Bahkan kapur barus yang merupakan salah satu zat utama dalam ritual pembalseman para Fir’aun di Mesir pada abad sebelum Masehi, didatangkan dari satu kampung kecil bernama Barus yang berada di pesisir barat Sumatera tengah.

Dari pertemuan peradaban inilah bangsa Eropa mengetahui jika ada satu wilayah di selatan bola dunia yang sangat kaya dengan sumber daya alamnya, yang tidak terdapat di belahan dunia manapun. Negeri itu penuh dengan karet, lada, dan rempah-rempah lainnya, selain itu Eropa juga mencium adanya emas dan batu permata yang tersimpan di perutnya. Tanah tersebut iklimnya sangat bersahabat, dan alamnya sangat indah. Wilayah inilah yang sekarang kita kenal dengan nama Nusantara. Mendengar semua kekayaan ini Eropa sangat bernafsu untuk mencari semua hal yang selama ini belum pernah didapatkannya.

Paus Alexander VI pada tahun 1494 memberikan mandat resmi gereja kepada Kerajaan Katolik Portugis dan Spanyol melalui Perjanjian Tordesillas. Dengan adanya perjanjian ini, Paus Alexander dengan seenaknya membelah dunia di luar daratan Eropa menjadi dua kapling untuk dianeksasi. Garis demarkasi dalam perjanjian Tordesilas itu mengikuti lingkaran garis lintang dari Tanjung Pulau Verde, melampaui kedua kutub bumi. Ini memberikan Dunia Baru—kini disebut Benua Amerika—kepada Spanyol. Afrika serta India diserahkan kepada Portugis. Paus menggeser garis demarkasinya ke arah timur sejauh 1.170 kilometer dari Tanjung Pulau Verde. Brazil pun jatuh ke tangan Portugis. Jalur perampokan bangsa Eropa ke arah timur jauh menuju kepulauan Nusantara pun terbagi dua. Spanyol berlayar ke Barat dan Portugis ke Timur, keduanya akhirnya bertemu di Maluku, di Laut Banda.

Sebelumnya, jika dua kekuatan yang tengah berlomba memperbanyak harta rampokan berjumpa tepat di satu titik maka mereka akan berkelahi, namun saat bertemu di Maluku, Portugis dan Sanyol mencoba untuk menahan diri. Pada 5 September 1494, Spanyol dan Portugal membuat perjanjian Saragossa yang menetapkan garis anti-meridian atau garis sambungan pada setengah lingkaran yang melanjutkan garis 1.170 kilometer dari Tanjung Verde. Garis itu berada di timur dari kepulauan Maluku, di sekitar Guam.

Sejak itulah, Portugis dan Spanyol berhasil membawa banyak rempah-rempah dari pelayarannya. Seluruh Eropa mendengar hal tersebut dan mulai berlomba-lomba untuk juga mengirimkan armadanya ke wilayah yang baru di selatan. Ketika Eropa mengirim ekspedisi laut untuk menemukan dunia baru, pengertian antara perdagangan, peperangan, dan penyebaran agama Kristen nyaris tidak ada bedanya. Misi imperialisme Eropa ini sampai sekarang kita kenal dengan sebutan “Tiga G”: Gold, Glory, dan Gospel. Seluruh penguasa, raja-raja, para pedagang, yang ada di Eropa membahas tentang negeri selatan yang sangat kaya raya ini. Mereka berlomba-lomba mencapai Nusantara dari berbagai jalur. Sayang, saat itu belum ada sebuah peta perjalanan laut yang secara utuh dan detil memuat jalur perjalanan dari Eropa ke wilayah tersebut yang disebut Eropa sebagai Hindia Timur. Peta bangsa-bangsa Eropa baru mencapai daratan India, sedangkan daerah di sebelah timurnya masih gelap.

Dibandingkan Spanyol, Portugis lebih unggul dalam banyak hal. Pelaut-pelaut Portugis yang merupakan tokoh-tokoh pelarian Templar (dan mendirikan Knight of Christ), dengan ketat berupaya merahasiakan peta-peta terbaru mereka yang berisi jalur-jalur laut menuju Asia Tenggara. Peta-peta tersebut saat itu merupakan benda yang paling diburu oleh banyak raja dan saudagar Eropa. Namun ibarat pepatah, “Sepandai-pandainya tupai melompat, akhirnya jatuh juga”, maka demikian pula dengan peta rahasia yang dipegang pelaut-pelaut Portugis. Sejumlah orang Belanda yang telah bekerja lama pada pelaut-pelaut Portugis mengetahui hal ini. Salah satu dari mereka bernama Jan Huygen van Linschoten. Pada tahun 1595 dia menerbitkan buku berjudul Itinerario naer Oost ofte Portugaels Indien, Pedoman Perjalanan ke Timur atau Hindia Portugis, yang memuat berbagai peta dan deksripsi amat rinci mengenai jalur pelayaran yang dilakukan Portugis ke Hindia Timur, lengkap dengan segala permasalahannya.

Buku itu laku keras di Eropa, namun tentu saja hal ini tidak disukai Portugis. Bangsa ini menyimpan dendam pada orang-orang Belanda. Berkat van Linschoten inilah, Belanda akhirnya mengetahui banyak persoalan yang dihadapi Portugis di wilayah baru tersebut dan juga rahasia-rahasia kapal serta jalur pelayarannya. Para pengusaha dan penguasa Belanda membangun dan menyempurnakan armada kapal-kapal lautnya dengan segera, agar mereka juga bisa menjarah dunia selatan yang kaya raya, dan tidak kalah dengan kerajaan-kerajaan Eropa lainnya.

Pada tahun 1595 Belanda mengirim satu ekspedisi pertama menuju Nusantara yang disebutnya Hindia Timur. Ekspedisi ini terdiri dari empat buah kapal dengan 249 awak dipimpin Cornelis de Houtman, seorang Belanda yang telah lama bekerja pada Portugis di Lisbon. Lebih kurang satu tahun kemudian, Juni 1596, de Houtman mendarat di pelabuhan Banten yang merupakan pelabuhan utama perdagangan lada di Jawa, lalu menyusur pantai utaranya, singgah di Sedayu, Madura, dan lainnya. Kepemimpinan de Houtman sangat buruk. Dia berlaku sombong dan besikap semaunya pada orang-orang pribumi dan juga terhadap sesama pedagang Eropa. Sejumlah konflik menyebabkan dia harus kehilangan satu perahu dan banyak awaknya, sehingga ketika mendarat di Belanda pada tahun 1597, dia hanya menyisakan tiga kapal dan 89 awak. Walau demikian, tiga kapal tersebut penuh berisi rempah-rempah dan benda berharga lainnya.

Orang-orang Belanda berpikiran, jika seorang de Houtman yang tidak cakap memimpin saja bisa mendapat sebanyak itu, apalagi jika dipimpin oleh orang dan armada yang jauh lebih unggul. Kedatangan kembali tim de Houtman menimbulkan semangat yang menyala-nyala di banyak pedagang Belanda untuk mengikut jejaknya. Jejak Houtman diikuti oleh puluhan bahkan ratusan saudagar Belanda yang mengirimkan armada mereka ke Hindia Timur. Dalam tempo beberapa tahun saja, Belanda telah menjajah Hindia Timur dan hal itu berlangsung lama hingga baru merdeka pada tahun 1945..begitulah sejarah negeri ini.

Arsip Blog

Visitor

Popular Posts

Donate To Me On Paypal

https://www.paypal.me/riyanto1971