Jumat, 29 April 2011


Angka 13 buat kalangan orang banyak mengandung makna negatip, dan jadi sugesti dalam pikiran orang, padahal angka 13 adalah simbol gerakan sholat seorang muslim. Inilah dia rahasia as-solat seorang muslim, sebagai peringatan bagi yang udah tahu atau panduan bagi yang baru tahu dan ingin tahu.





1 - Niat sholat :
Sebenarnya memeliharakan taubat kita dari dunia dan akhirat.

2 - Berdiri Betul :

Fadilahnya, ketika mati dapat meluaskan tempat kita di dalam kubur.
3 - Takbir-ratul Ihram :
Fadilatnya, sebagai pelita yang menerangi kita di dalam kubur.

4 - Fatihah :
Sebagai pakaian yang indah-indah di dalam kubur.

5 - Ruqu' :
Sebagai tikar kita di dalam kubur.

6 - I'tidal :
Akan memberi minuman air dari telaga al-kautsar ketika didalam kubur.

7 - Sujud :
Memagar kita ketika menyeberangi titian SIRATUL-MUSTAQIM.

8 - Duduk antara 2 Sujud :
Akan menaung panji-panji nabi kita didalam kubur

9 - Duduk antara 2 Sujud (akhir) :
Menjadi kenderaan ketika kita dipadang Mahsyar.

1 0 - Tahhiyat Akhir :
Sebagai penjawab bagi soalan yang dikemukakan oleh Munkar & Nankir di dalam kubur.

11 - Selawat Nabi :
Sebagai pendinding api neraka di dalam kubur.

12 - Salam :
Memelihara kita di dalam kubur.

13 - Tertib :
Akan pertemuan kita dengan Allah S. W. T.

Dari Abdullah bin 'Amr R. A., Rasulullah S. A. W.bersabda :
'keterangn di atas adalah salah satu sebab mengapa orang diluar Islam tidak suka akan angka 13 dan juga Hari Jumaat. Itulah sebab mengapa mereka membuat cerita yang begitu seram sekali yaitu ' FRIDAY the 13th.

TIPS.

. Agar wajah selalu segar, berseri-seri dan cantik, cucilah minimal 5 kali sehari dengan air wudhu.
Jangan langsung dikeringkan, biarkan menetes dan kering sendiri. Lalu ambillah sajadah, shalat, berdzikir, dan berdo'a.

· Untuk menghilangkan stress, Cukup dengan memperbanyakkan solat.
Ketika solat, kita mengerakkan seluruh tubuh. Lalu berkonsultasilah pada Allah SWT dengan dzikir dan do'a.

· Untuk pelembab, agar awet muda, gunakanlah senyuman. Tidak hanya di bibir tapi juga di hati. Jangan lupa bisikkan 'kata kunci', 'Allahuma Kamma Hassanta Khalqii Fahassin Khuluqii' (Ya Allah sebagaimana engkau telah memperindah kejadianku, maka perindah pula ahlaqku). (HR Ahmad).- DOA KETIKA BERCERMIN

· Untuk punya bibir cantik, bisikkan kalimat-kalimat Allah, tidak berbohong atau menyakiti hati orang lain, tidak menyombongkan diri atau takabur.

· Agar tubuh langsing, mulus, diet yang teratur dengan berpuasa seminggu 2 kali, senin dan Khamis. Jika kuat, lebih bagus lagi puasa Nabi Daud AS i.e. selang satu hari.. Makanlah makanan halal, perbanyak sayuran, buah-buahan, dan air putih.

· Untuk mengembangkan diri, sebarkan salam dan mau menyapa. Dengan demikian kita akan banyak dikenal dan disayangi.

"Sampaikanlah pesanku biarpun satu ayat" Sebaik-baik manusia itu adalah mereka yang memberi manafa'at kepada manusia lain.
Jadi jangan rusak dan ikuti pikiran kamu ke arah negatip sebagai muslim dengan memandang jelek angka 13.
Dikutip dari : Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah SAW. telah bersabda : "Apabila telah mati anak Adam itu, maka terhentilah amalnya melainkan tiga macam :

1. Sedekah yang berjalan terus (Sedekah Amal Jariah)
2. Ilmu yang berguna dan diamalkan
3. Anak yang soleh yang mendoakan baik baginya

Dari Anas r.a. berkata bahwa ada tujuh macam pahala yang dapat diterima seseorang itu selepas matinya.

1. Siapa yang mendirikan masjid maka ia tetap pahalanya selagi masjid itu digunakan oleh orang untuk  beramal ibadat di dalamnya
2. Siapa yang mengalirkan air sungai selagi ada orang yang minum daripadanya
3. Siapa yang menulis mushaf ia akan mendapat pahala selagi ada orang yang membacanya
4. Orang yang menggali perigi selagi ada orang yang menggunakannya
5. Siapa yang menanam tanam-tanaman selagi ada yang memakannya baik dari manusia atau burung
6. Mereka yang mengajarkan ilmu yang berguna selama ia diamalkan oleh orang yang mempelajarinya
7. Orang yang meninggalkan anak yang soleh yang mana anaknya selalu mendoakan kedua orang tuanya dan beristighfar baginya yakni anak yang selalu diajari ilmu Al-Qur'an maka orang yang mengajarnya akan mendapat pahala selagi anak itu mengamalkan ajaran-ajarannya tanpa mengurangi pahala anak itu sendiri.

Nikmatnya Muslims.

Kamis, 28 April 2011

Jika anda seorang wanita sejati, anda patut merasa rugi sebab ketahuilah, lelaki amat berbangga sekali apabila dia dapat meletakkan tangannya keatas tubuh anda sedangkan dia tahu, dia tidak berhak berbuat begitu. Bedanya lelaki dengan wanita, lelaki tidak kehilangan apa apa biar berapa banyak wanita yg berada disekelilingnya, tapi anda pasti rugi setiap kali ada tangan yg tidak berhak menyentuh di tubuh anda.

Hanya dengan sekali sentuh keindahan sudah musnah, kalau dua kali sentuh mungkin seluruh keindahannya tiada, kalau tiga kali sentuh tidak mustahil keindahan itu terkoyak. Jatuhlah harga dirinya tanpa siapa mempedulikannya lagi. Lihatlah kehidupan dari sudut yg begini. Agar dengan itu anda dapat memelihara diri daripada menjadi percobaan sang lelaki yg hanya ingin meletak khan  noda keatas diri anda.

Apa untungnya di-gilai dan disukai, kemudian berkorban sesuatu apabila ditagih atau diragut dengan kasar, kemudian anda ditinggalkan pergi. Di manakah nilai anda setelah jatuh ke tanah dan kedua2 belah sayap anda telah tiada.

Wahai wanita, kasihilah diri anda dengan menjadikan diri anda berharga. Nilai anda tentu terletak pada harga diri yg hanya sanggup dibayar oleh seorang lelaki dengan harga kejujuran. Apalah artinya digilai kalau yg menggilai hanya lelaki yg tidak tahu diri.

Anda sama sekali tidak berharga biarpun tinggi nilainya di mata lelaki yg taunya melihat anda sebagai ‘alat’.Tapi anda ibarat mutiara dipuncak bukit di mata seorang lelaki yg jujur. Memang sulit dan sangat sedikit untuk mencari mereka. Biarlah begitu , sebab lebih baik berhati hati dalam memilih daripada salah pilih. ingatlah..Lelaki terbaik tidak mudah ditemui di mana mana. Dia satu dalam seribu. Sudah tentu untuk mencarinya sulit. dan  Itu lebih baik daripada salah memilih, kesudahannya hanya mencemarkan hidup anda.

Biarlah hidup sendiri dan  mendapatkan pahala daripada hidup berdua tetapi menjadi pencetus dosa ke neraka. Biarlah hidup seorang diri dan berenang menuju TUHAN dengan bahagia, daripada hidup berdua dan merasakan diri tidak puas dan  menggoda untuk lelaki lain. Biar hidup sendiri dan masih dapat menjaga harga diri  daripada dikelilingi lelaki tetapi telah hilang keperawanan. Biar lambat bertemu jodoh tetapi tinggi pribadi daripada cepat jodohnya tetapi tidak lama ditinggalkan pergi.

" WAHAI WANITA, HARGA DIRI ANDA, ANDA YG MENENTUKAN "

Note: 

Wanita dijadikan dari tulang rusuk kiri, bukan dari tulang kepala untuk memerintah lelaki dan bukan juga tulang kaki untuk menghamba diri pada lelaki, tetapi tulang yang dekat dengan jantung lelaki…untuk merasakan setiap degup jantung lelaki yang mencintainya dengan penuh kehormatan dan kasih sayang.”
Menghangatnya isu tentang NII ( Negara Islam indonesia ) akhir akhir ini tidak lepas dari nama "Kartosoewirjo" yang memproklamasikan Negara Islam Indonesia karena kecewa terhadap hasil perundingan Renville yang ia nilai merugikan umat muslim. Ia pun “hijrah” ke hutan-hutan di Garut dan Tasikmalaya. Operasi Pagar Betis melumpuhkan perlawanannya.

Kecewa terhadap perjanjian dengan Belanda, Kartosoewirjo memproklamasikan Negara Islam. Merasa penguasa de facto di Jawa Barat.

KEDUA tokoh pejuang Islam Jawa Barat itu bertemu dengan hati penuh kuciwa pada awal 1948. Raden Oni Syahroni adalah Panglima Laskar Sabilillah, sedangkan Kalipaksi alias Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo dikenal sebagai pendiri dan pemimpin Institut Suffah-yang murid-muridnya menjadi tenaga inti Laskar Sabilillah dan Hizbullah.

Mereka membicarakan isi Perjanjian Renville, 17 Januari 1948, yang mengharuskan tentara dan laskar bersenjata mundur ke belakang garis Van Mook. Kantong-kantong wilayah berisi pasukan bersenjata di dalam garis itu harus dikosongkan. Ketika itu santer terdengar Divisi Siliwangi yang menjadi kebanggaan rakyat Jawa Barat akan hijrah ke Yogyakarta.

Pengalaman Perjanjian Linggarjati yang tak dipatuhi Belanda mengingatkan mereka untuk tak mudah percaya kepada taktik penjajah. Cornelis van Dijk, dalam bukunya, Darul Islam, menulis bahwa para pejuang Islam kecewa terhadap Perjanjian Renville itu. Mereka menganggap Republik dan Tentara Nasional Indonesia tak hanya menunjukkan sikap kompromistis terhadap Belanda, tapi juga membiarkan rakyat Jawa Barat tak terlindungi.

Mudah ditebak hasil pertemuan kedua tokoh itu: Sabilillah-laskar yang awalnya dibentuk oleh Partai Masyumi-dan Hizbullah menolak perintah pengosongan. Anggota Hizbullah dan Sabilillah yang hijrah akan dilucuti senjatanya. Beberapa literatur menulis, tentara resmi yang tidak hengkang juga diwajibkan menyerahkan senjata. Aksi kelompok Hizbullah dan Sabilillah ini memicu ketegangan. Kelompok bersenjata yang menolak dilucuti kerap melawan.

Oni dan Karto juga sepakat segera menggelar konferensi pemimpin umat Islam se-Jawa Barat. Menurut Pinardi, dalam bukunya, Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo, konferensi itu digelar di Desa Pamedusan, Cisayong, Tasikmalaya, pada Februari 1948.

Konferensi dihadiri 160 perwakilan organisasi Islam. Karto hadir sebagai wakil pengurus besar Masyumi Jawa Barat. Salah satu keputusan konferensi itu adalah semua organisasi Islam-termasuk Masyumi-melebur menjadi Majelis Islam Pusat, dan menunjuk Kartosoewirjo sebagai imam.

Pada Konferensi itu pula tercetus ide pembentukan Negara Islam Indonesia. Salah satu pengusulnya, Komandan Teritorial Sabilillah, Kasman, merujuk pada dua kekuatan besar dunia saat itu. “Kalau mengikuti Rusia, kita akan digempur Amerika. Begitu pula sebaliknya,” kata Kasman. “Karena itu, kita harus mendirikan negara baru, yaitu negara Islam, untuk menyelamatkan negeri ini.”

Namun konferensi belum mengambil keputusan tentang negara Islam. Peserta hanya menyepakati perlunya gerakan perlawanan sementara, berupa pembentukan Tentara Islam Indonesia, dan menunjuk Raden Oni sebagai pemimpin. Pasukan Tentara Islam ini memilih bermarkas di lereng Gunung Cupu, di daerah Gunung Mandaladatar, Jawa Barat.

Mengenai pembentukan TII ini, Al-Chaidar dalam bukunya, Pemikiran Politik Proklamator Negara Islam Indonesia S.M. Kartosoewirjo, mencatat beberapa hari setelah konferensi ada pertemuan lain untuk mewujudkan bentuk konkret TII. Akhirnya, para pejuang Islam itu tidak hanya membentuk TII, tapi juga sejumlah korps khusus, seperti Barisan Rakyat Islam, Pahlawan Darul Islam (Padi), dan Pasukan Gestapu. Ada pula pembentukan korps polisi dan polisi rahasia Mahdiyin.

Untuk mematangkan rencana pendirian NII, Karto melakukan serangkaian pertemuan dan konferensi lanjutan. Dua bulan setelah konferensi pertama, mereka menggelar Konferensi Cipeundeuy, Bantarujeg, Cirebon. Konferensi itu meminta pemerintah Indonesia membatalkan sejumlah perundingan dengan Belanda. Jika tidak berhasil, pemerintah RI diminta membubarkan diri atau membentuk pemerintah baru.

Konferensi juga memutuskan mengadakan persiapan negara Islam untuk menandingi negara Pasundan bentukan Belanda. Persiapan itu meliputi pembuatan aturan-aturan ala Islam. Setelah di Cipeundeuy, konferensi lain digelar di Cijoho, Kuningan, yang membahas secara mendalam bentuk-bentuk ketatanegaraan. Dalam pertemuan ini terbentuk Dewan Imamah (Dewan Menteri), Dewan Fatwa (Dewan Pertimbangan Agung), dan penyusunan Kanun Azazi atau Undang-Undang Dasar.

Di tengah persiapan pembentukan NII, pada akhir 1948, Ibu Kota Yogyakarta diserang Belanda. Para pemimpin nasional yang berkantor di sana ditawan, termasuk Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta. Peristiwa ini dimanfaatkan Kartosoewirjo sebagai propaganda tamatnya riwayat republik yang diproklamasikan pada 17 Agustus 1945.

Maka, pada 21 Desember 1948, Kartosoewirjo mengumumkan komando perang suci, perang total melawan penjajah. Dalam kondisi perang itu, Dewan Imamah dan Dewan Fatwa menjadi kekuasaan tertinggi.

Akhirnya, melalui Maklumat Nomor 6, Kartosoewirjo mengumumkan kejatuhan Negara RI dan lahirnya Negara Islam Indonesia. Dia menganggap Jawa Barat sebagai daerah de facto NII, sehingga setiap pasukan dan kekuatan lain-termasuk tentara resmi-yang melewati wilayah ini dianggap melanggar kedaulatan. Mereka harus bergabung dengan TII atau dilucuti. Ketika itulah NII mulai menyerukan jihad fisabilillah.

Pada saat bersamaan, Divisi Siliwangi yang hijrah ke Jawa Tengah telah kembali ke Jawa Barat dengan melakukan long march. Masuknya kembali tentara Siliwangi ke daerah yang dikuasai pasukan TII menimbulkan gesekan, dan mengakibatkan perang segitiga TII-TNI-Belanda. Perang itu baru padam setelah digelarnya Perjanjian Roem-Royen.

Toh, perjanjian ini tak lebih bagus daripada perjanjian sebelumnya. Kartosoewirjo mengecam hasil perjanjian itu, seperti tertuang dalam Pedoman Dharma Bhakti Jilid II. Ia menuding Mohammad Roem, wakil Masyumi yang memimpin perundingan itu, telah menjual negara.

Perjanjian itu dinilainya menimbulkan kekosongan kekuasaan di Indonesia. Dalam kondisi vakum itu, menurut dia, tidak ada kekuasaan dan pemerintahan yang bertanggung jawab. Maka keadaan itu digunakan oleh Kartosoewirjo untuk memproklamasikan berdirinya Negara Islam Indonesia, 7 Agustus 1949.

Belakangan diketahui, rencana memproklamasikan Negara Islam Indonesia itu bukan yang pertama kali bagi Kartosoewirjo. Ulama Garut masa itu, Kiai Haji Yusuf Tauziri, memberikan pernyataan pernah dua kali diminta Karto memproklamasikan Negara Islam Indonesia. “Namun permintaan itu ditolak Yusuf,” Pinardi menulis.

Melihat proses pembentukan Negara Islam Indonesia itu, tak aneh bila ahli politik Islam, Bahtiar Effendy, menilai Kartosoewirjo tak memiliki landasan ideologi yang kuat. Apalagi mengingat latar belakangnya sebagai anak mantri candu yang berpendidikan Belanda, dan hanya belajar Islam secara otodidak. “Soekarno jauh lebih kuat pengetahuan keislamannya,” kata Bahtiar.

Bahtiar menunjuk kekecewaan Kartosoewirjo terhadap Perjanjian Renville dan perjanjian-perjanjian berikutnya yang dianggap merugikan kepentingan Indonesia sebagai faktor yang lebih menentukan pemberontakannya. Tatkala pemerintah Soekarno-Hatta terdesak karena agresi militer Belanda, Kartosoewirjo memanfaatkan momen itu untuk memproklamasikan NII.

Pendapat ini disanggah putra bungsu Kartosoewirjo, Sardjono. Menurut dia, perjuangan ayahnya berlandaskan ideologi Islam yang diperjuangkan sejak ia mulai bergabung dengan Sarekat Islam dengan tokoh seperti H.O.S. Tjokroaminoto. “Perjanjian Renville hanya momentumnya,” katanya.
Menurut Victor Hugo, seorang pujangga Perancis, menyatakan bahwa kebahagiaan terbesar dalam hidup adalah menjadi orang yang dicintai. Dicintai oleh siapa itu akan memberikan nilai berbeda, dicinta oleh personal, komunal, atau lintas sosial yang universal.

Ikatan cinta yang tumbuh dari keterpesonaan mata, pertalian darah-kekerabatan (kelompok sosial), secara kualitas dan kuantitas juga menentukan hierarki yang mendasar.

Cinta yang fillah dan billah adalah cinta yang hampir terbebas sama sekali dari ego-subjektifitas. Cinta fillah, memberikan cinta kasih secara tulus setulus mentari membagikan kehangatan pada siapapun, billah demi pengabdian tugas, fungsinya, dan potensi yang ada pada dirinya. Cinta hanya memberi tak harap kembali. Sekiranya seseorang terluka karena cinta, pastilah karena dia tak mendapatkan yang diingini, cinta tak pernah melukai.

Cinta ( LOVE )itu suci, cinta adalah iluminasi asma ilahi. Kesucian cinta dibuktikan dengan tindaka-tindakan yang tidak dimurkai ilahi, tidak merusak aturan (norma-etika) pribadi yang fitri.
  
Tujuh Tipe Cinta
1. Narcissistic Love; mencintai seseorang yang memiliki hampir segala kemiripan dengan anda. Bagi anda, dia seolah cermin yang memantulkan bayangan diri anda.

2. Antonymical Love; karena objek rasa cinta itu begitu eksotis, begitu beda, anda terpikat dan terpesona karenanya. (Bertolak belakang dengan narcissistic love).

3. Practical Love; mencintai seseorang atas dasar keserupaan dengandiri anda dalam nilai-nilai dan tujuan hidup. Anda berharap dapat menggapainya bersama-sama.

4. Redemtive Love; anda jatuh cinta karena objek rasa cinta itu akan memberikan hal yang sama, rasa cinta yang membuat hidup anda terasa lebih berharga dan lebih bermakna.

5. Self-loathing Love; anda jatuh cinta kepada seseorang yang memperlakukan anda dengan buruk, anda merasa patut mendapatkannya. Pada level ekstrem, hubungan dapat melibatkan caci maki dan kekerasan fisik. (Kebalikan dari narcissistic love).

6. Savior-complex Love; anda mencintai seseorang dengan asumsi dapat menyelamatkan atau memperbaiki “broke” yang diderita olehnya, anda tampil seolah pahlawan. (Kebalikan escapist love).

7. Escapist Love; mencintai seseorang yang diharapkan mampu mengubah hidup anda, seseorang yang mampu membawa anda ke luar dari problematika eksistensi diri atau penderitaan psikologis. Secara harfiah bisa dibilang mampu “menyelamatkan anda”.

Arsip Blog

Visitor

Popular Posts

Donate To Me On Paypal

https://www.paypal.me/riyanto1971