Rabu, 09 Februari 2011

Pernah tidak mengalami perasaan seolah olah apa yang terjadi hari ini pernah kita alami sebelumnya atau pengulangan kejadian? atau kadang kita merasa mendatangi suatu tempat yang  belum pernah kita kunjungi sebelum tapi di pikiran kita pernah teringat pernah ketempat tersebut? ini disebut fenomena otak Dejavu.
mungkin inilah yang disebut atau dijadikan pemikiran tentang Reinkarnasi?

Mari sedikit mengenal fenomena yang sering terjadi dalam memory ingatan kita, berikut istilah dalam bahasa
yunani tentang paramnesia atau dejavu dan istilah lainnya menurut kejadiannya.

1. Deja vu
Deja vu adalah pengalaman tertentu akan sesuatu yang sedang berlangsung di mana anda sudah mengalaminya atau melihat situasi baru itu sebelumnya - anda merasa seolah-olah peristiwa telah terjadi atau sedang mengulanginya.
Pengalaman itu biasanya disertai oleh perasaan yang kuat seperti sudah mengenal dan suatu perasaan berupa kengerian, asing, atau aneh. Pengalaman "yang sebelumnya" ini biasanya berhubungan dengan mimpi, tetapi kadangkadang ada suatu perasaan pasti bahwa itu sudah terjadi di masa lalu.

2. Deja Vecu
Deja vecu (Dibaca deya vay-koo) adalah apa yang dialami banyak orang ketika mereka berpikir sedang mengalami deja vu. Deja vu adalah perasaan telah
melihat sesuatu sebelumnya, sedangkan deja vecu adalah pengalaman setelah melihat suatu peristiwa sebelumnya, tapi hanya di dalam detil yang besar - seperti mengenali bau-bauan dan bunyi-bunyian. Hal ini juga biasanya disertai oleh suatu perasaan yang sangat kuat akan pengetahuan sesuatu yang akan datang kemudian. Pengalaman yang pernah terjadi - tidak hanya mengenal apa yang akan datang berikutnya - tetapi juga mampu mengatakan kepada orang di sekitar apa yang akan datang itu, dan biasanya itu adalah benar. Ini sangat aneh dan sensasi yang tidak bisadi jelaskan.

3. Deja Visite
Deja Visite adalah pengalaman yang hanya sedikit orang mengalaminya di mana melibatkan suatu pengetahuan gaib akan suatu tempat yang baru. Sebagai contoh, anda mungkin pernah mengetahui jalur jalan di suatu kota yang baru anda datangi atau pemandangannya meskipun tidak pernah ke sana sebelumnya, dan anda yakin mustahil mempunyai
pengetahuan tentang itu. Kalau Deja Visite tentang hubungan-hubungan geografis dan ruang, selagi Deja Vecu adalah tentang kejadian-kejadian sementara waktu. Nathaniel Hawthorne menulis tentang sebuah pengalaman seperti ini di dalam bukunya "Our Old Home" di mana dia mengunjungi sebuah benteng yang sudah hancur dan mempunyai pengetahuan lengkap mengenai denah tata letaknya. Ia kemudiannya mampu melacak pengalaman itu dalam sebuah puisi karangan Alexander Pope yang dibacanya beberapa tahun kemudian. Puisi itu menggambarkan keadaan benteng itu dengan akurat persis seperti yang diketahuinya.

4. Deja Senti
Deja Senti adalah fenomena akan sesuatu yang pernah dirasakan. Hal ini eksklusif sebuah fenomena kejiwaan dan jarang menetap di dalam ingatan anda setelah itu. Di dalam kata-kata dari orang setelah mengalaminya adalah: "Apa yang menjadi perhatian adalah apa yang sudah diperhatikan sebelumnya, dan sungguh sudah dikenal, tetapi sudah dilupakan untuk sementara waktu, dan sekarang merasa puas seakan-akan hal itu telah diingat kembali. Kemampuan mengingat itu selalu dimulai dengan suara orang lain, atau oleh perkataan dari pikiranku sendiri, atau dengan apa yang kubaca dan perkataan jiwa.

Aku pikir selama keadaan tidak normal aku berkata-kata secara umum beberapa kalimat sederhana seperti Oh, ya. Aku mengerti, Tentu saja, aku ingat, dan lain-lain, hanya satu atau dua menit kemudian aku dapat mengingat kembali semuanya, dengan tidak memerlukan kata-kata maupun pemikiran yang dinyatakan dengan lisan untuk menimbulkan ingatan. Aku hanya mendapatkan bahwa perasaan itu serupa dengan apa yang sudah kurasakan sebelumnya di dalam kondisi tidak normal seperti itu.
Anda berpikir baru saja mengucapkannya, tetapi anda juga menyadari bahwa sesungguhnya tidak mengucapkan suatu kata pun.

5. Jamais Vu
Jamais vu (tidak pernah melihat) digambarkan sebagai sebuah situasi sudah pernah dikenal tapi tidak bisa mengenali. Hal itu sering dianggap sebagai kebalikan dari deja vu dan menimbulkan perasaan ngeri dan takut. Anda tidak mengenali sebuah situasi meskipun anda mengetahui secara rasional bahwa anda telah berada di dalam situasi itu sebelumnya. Secara umum dapat dijelaskan ketika seseorang beberapa saat tidak mengenali seseorang, kata, atau tempat yang sebetulnya sudah diketahuinya. Ini menjadikan orang percaya bahwa jamais vu merupakan sejenis gejala dari kelelahan otak.

6. Presque Vu
Presque vu sering diungkapkan dengan kata-kata, "serasa sudah di ujung lidah" - merupakan perasaan yang kuat bahwa anda akan mendapatkan petunjuk atau ilham akan apa yang terlupa, tapi tidak pernah datang. Istilah "presque vu" artinya "hampir melihat". Sensasi presque vu dapat sangat mengacaukan perasaan dan pikiran, dan seringkali orang sudah tidur dibuatnya.

7. Lesprit de lEscalier
L'esprit de l'escalier (lelucon di tangga rumah) adalah rasa untuk berpikir suatu komentar balasan yang cerdas ketika hal itu sudah terlambat untuk disampaikan. Ungkapan itu dapat digunakan untuk menguraikan tentang komentar balasan yang cepat terhadap penghinaan, atau setiap komentar pintar dan jenaka, walaupun kedatangannya sudah terlambat dan tidak berguna lagi diumpamakan kita berpikir ketika sudah berada di atas tangga meninggalkan suatu kejadian.

Sebuah kata dari bahasa Jerman treppenwitz digunakan untuk maksud yang sama. Ungkapan yang terdekat di dalam bahasa Inggris untuk menguraikan situasi ini adalah "being wise after the event atau menjadi bijaksana setelah kejadian.
Peristiwa itu biasanya disertai oleh perasaan penyesalan karena tidak terpikirkan sebelumnya untuk memberikan komentar balasan yang cepat di saat diperlukan. Tapi mungkin lebih bijaksana kalau kita berpikir bahwa balasan itu mungkin bisa merunyamkan hubungan. Tuhan menyintai orang yang sabar dan menahan diri.

8. Capgras Delusion
Capgras delusion adalah fenomena di mana seseorang percaya bahwa sahabat karib atau keluarganya sudah berganti identitas seperti seorang penipu. Hal ini berhubungan dengan kepercayaan kuno bahwa bayi-bayi telah dicuri dan digantikan oleh peri penculik anak dalam dongeng-dongeng di abad pertengahan, seperti juga khayalan modern mengenai makhluk asing atau alien yang mengambil alih tubuh dari orang-orang di bumi untuk dijadikan sekutu mereka.
Khayalan ini ditemukan paling umum pada pasien berpenyakit jiwa, tetapi tidak menutup kemungkinan itu juga sudah mengacaukan pikiran anda.

9. Fregoli Delusion
Fregoli Delusion adalah fenomena otak yang jarang terjadi, di mana seseorang mempercayai bahwa orang-orang yang berbeda, sesungguhnya adalah orang yang sama yang sedang menyamar. Hal itu sering dihubungkan dengan paranoid dan kepercayaan bahwa orang yang menyamar itu sedang berusaha untuk menganiaya dirinya. Kondisi itu diberi nama seperti aktor Italia, Leopoldo Fregoli yang terkenal dengan kemampuannya untuk merubah diri secara cepat selama penampilannya aktingnya. Laporan pertama di 1927 dalam sebuah studi kasus pada seorang wanita berusia 27 tahun yang percaya dia sedang dianiaya oleh dua yang aktor yang sering dilihatnya di sebuah teater. Dia percaya kalau orangorang ini "mengejarnya terus-menerus dengan berubah wujud seperti orang-orang yang dikenalnya.

10. Prosopagnosia
Prosopagnosia adalah fenomena di mana seseorang tidak mampu mengenali wajah-wajah orang atau obyek yang seharusnya sudah dikenal. Orang-orang yang mengalami kekacauan ini biasanya mampu menggunakan perasaan lainnya untuk mengenali orang-orang, seperti bau parfum seseorang, bentuk atau gaya rambut, suara, atau bahkan gaya berjalan mereka. Suatu kasus yang klasik dari kekacauan ini dimuat dalam sebuah buku yang terbit tahun 1998 dan pernah ditampilkan dalam bentuk opera Michael Nyman berjudul "The man who mistook his wife for a hat atau orang yang keliru akan istrinya karena topinya.

Kita mempunyai beberapa pengalaman akan perasaan, yang datang kepada kita beberapa saat, dari apa yang kita katakan, dilakukan setelah dikatakan atau dilakukan sebelumnya, di suatu waktu yang lampau - dari hal-hal di sekeliling kita, berupa masa lalu, dengan wajah-wajah sama, benda-benda, dan keadaan - dari pengetahuan kita yang sempurna akan apa yang akan dikatakan nanti, seolah-olah kita tiba-tiba mengingatnya! - Charles Dickens

Mungkinkah semua karena  obat-obatan yang pernah kita konsumsi yang memicu kegagalan atau gangguan sistim kelistrikan di otak.

Setiap manusia Apakah Anda atau siapa saja ingin memiliki umur yang panjang dengan tubuh sehat? Ada baiknya Anda menyimak hasil penelitian yang baru dilakukan. Peneliti mengungkap, memiliki hubungan dekat dengan keluarga dan teman-teman bisa jadi jalan untuk hidup sehat dan panjang umur.

Sebuah studi yang dilakukan para orang-orang yang berusia 100 tahun keatas mengungkap, membangun hubungan yang erat antara teman dan keluarga berkaitan dengan faktor kunci usia mereka.
Para peneliti memberikan pertanyaan pada partisipan mengenai rahasia mempertahankan kekuatan mereka. Sebagian besar jawaban tersebut adalah bersosialisasi, berpikiran terbuka dan optimis.

Hanya dua dari partisipan tersebut yang merokok, meskipun sebanyak 28 partisipan adalah bekas perokok. Sebagian besar pernah mengonsumsi alkohol dengan jumlah secukupnya.

Sebagian besar partisipan masih beraktivitas fisik, sekitar 60 persen mengaku berjalan atau berolahraga bentuk lain secara teratur.


Salah seorang Peneliti, Robyn Richmond mengatakan, faktor genetik hanya berperan sekitar 20-30 persen dari kemungkinan seseorang hidup hingga usia 100 tahun. Artinya, kepribadian dan gaya hidup adalah faktor utama.

"Kontak sosial dengan keluarga dan teman sangat penting. Partisipan yang usia mencapai 100 tahun lebih memiliki hubungan sosial yang kuat dengan mengunjungi keluarga, teman dan tetangga secara
teratur," ujarnya.

Jika para lansia yang tidak memiliki anak, lanjut Richmond, maka mereka memiliki hubungan kuat dengan teman-temannya atau jika mereka tingggal di panti jompo maka mereka melakukan hal menarik dengan penghuni lain.

Richmond yang berasal dari New South Wales University di Sidney yang memimpin penelitian itu mengatakan rendahnya ketegangan saraf adalah ciri kepribadian partisipan yang panjang umur tersebut.

"Mereka tidak cenderung terganggu oleh emosi negatif, sehingga mereka tidak berseteru dengan orang lain, tidak marah atau merasa bersalah, tidak tegang atau depresi," kata Richmond.

Dia menambahkan, orang yang berusia 100 tahun lebih itu terbuka akan perubahan. Mereka telah melalui berbagai cobaan dan penderitaan. Namun, mereka cenderung bersikap periang. "Mereka juga teliti, yang artinya mereka mengikuti pesan dokter untuk menjaga gaya hidup sehat," ujarnya.

"Artinya, jika Anda memiliki genetik yang buruk namun hidup sehat dan tetap positif, Anda masih memiliki kemungkinan untuk berusia panjang," pungkasnya.

Semua kembali pada sang pencipta, seberapapun umur yang diberikan sebaik apa kita melewatinya dengan
perbuatan baik dan rasa syukur.
Facebook founder and CEO Mark Zuckerberg has a stalker.  The situation got so intense that Zuck went to a judge to request a restraining order against 31-year-old Pradeep Manukonda.
A formal hearing is scheduled for February 22 at Santa Clara County courthouse.  The legal filing alleges that the man tried to “follow, surveil and contact Mr. Zuckerberg using language threatening his personal safety.”
Barry Schnitt, a director at Facebook said: “We’re confirming that the restraining order was granted, but not providing any additional details.”

Pradeep has appeared several times at Facebook headquarters in Palo Alto, reportedly asking for money.  He also showed up at Zuckerberg’s home on January 24 and was turned away by security personnel just as he was about to walk up the front steps of the residence.

Despite verbal warnings, Manukonda continued to badger the CEO, sending flowers and a message to Zuckerberg’s sister with an additional message to her brother that included the line: “I am ready to die for you.  These are not just words … these are coming from my heart.  Please understand my pain.”
A judge has issued a temporary order demanding that Pradeep stay 300 yards away from Mark, his sister Randi Zuckerberg and his girlfriend Priscilla Chan

Our friends at TMZ have actually spoken to Pradeep, who had this to say: “I’m a peaceful guy.  I’m sorry he thought I was trying to harm him.  I thought Mark would be able to give me advice.  I understand he’s a busy man … I’ll respect his privacy.”
Hidup Memang Sulit Buayapun bisa makan gajah?
Kedengerannya agak aneh tapi memang iya, seperti di afrika selatan ini, seekor anak gajah jadi santapan buaya yang kelaparan.

Gak beda dengan manuisa, kalo lagi sulit apapun diembat disikat walaupun melebihi kemampuannya.mulai dari sandal yang kerap ilang waktu sholat jum'at sampe celengan masjid..ho..ho..
alasannya klise aja mau nutupi perut yang lapar..
Selama Delapan tahun Deepak Kumar Paswaan dari India pada akhirnya dapat menjalani kehidupan normal seperti anak anak lain, setelah mengalami cacat genetika "kembar parasit" yang selama ini selama ini dialaminya. cacat bawaan lahirnya atau didunia disebut Octopus Boy.





Coba bayangkan jika kita yang harus menderita seperti ini? tapi untungnya kita hidup dizaman yang maju dalam teknologi kedokteran semua itu bisa ditangani,melalui operasi akhirnya dia bisa hidup normal layaknya anak anak di dunia lain seusia.






Ada lagu sentimentil yang cocok buat anak ini yang pernah di nyanyian Almarhum Michael jackson
" HEALTH THE WORLD ". wajar harusnya kita saling berbagi untuk sesama, menjadikan dunia ini lebih baik dengan kasih sayang sesama ketimbang harus tiap hari berantem berebut kekuasaan, berantem karena SARA ( suku agama dan ras ).

Arsip Blog

Visitor

Popular Posts

Donate To Me On Paypal

https://www.paypal.me/riyanto1971