Rabu, 11 Juli 2012

To remove Dell Bios password manually: If you are  Computer technicians with  superior knowledge, open the laptop, and find the Chip 24C02 on the motherboard,  and Short circuit the legs 3 and 6 during booting,  See picture attached, This  same chip is located in different position in different dell laptop motherboards, Using  a bent paperclip at an angle short circuit pins 3 and 6. when the 24c02 bios chip  is not found you may also look for chip 24c04 and 24c05 Short circuit during  booting . only leg 3 and 6 should be used as shown on picture.

When Short circuiting legs 3 and 6 fails, you may want to try short circuit  legs 4 and 5, additionally try jumping legs 3 an 7,  but do know this, if you  use this information you are doing it at your own risk, it is dangerous, and  you may burn the motherboard, and we are not reponsable for anything, we recommend buying our master password to unlock your dell laptop


reset-manual-bios-dell-laptop 

With the laptop turned off, position the bent paper clip on the Bios chip  proper legs, and than turn on the laptop, this will cause a short circuit in  the Bios chip and reset the password.

Most laptops come with a very strong BIOS password capability that locks up the hardware and makes the laptop  completely unusable. And when it comes to Laptop BIOS Passwords, Dell has one of the hardest security to bypass, this is  the password that has to be entered before the operating system loads, usually on white screen that displays the service  tag number ending with 595B or 2A7B

Laptops store the BIOS password in a special chip, sometimes even hidden under the CPU, that is not affected when the  reset of the BIOS settings are reset. This makes the removal of a BIOS password on a laptop almost impossible. And the  Best way to unlock these laptop is using the BIOS master password which is offered on the top of this page.

Dell can generate a “master password” for a particular laptop (from their service tag) So can we, only we make it much  easier with no question asked.  BIOS password can still be reset , usually by shorting two solder points on the motherboard  or by plugging a special plug in the printer port, etc. But it is very risky.
Alt Keywords: primary password for dell inspiron, xps, latitude, studio, vostro,  precision, smartstep, adamo.

Selasa, 10 Juli 2012

Jadwal Puasa Ramadhan Dan Imsakiyah 1433H Lengkap 2012 Seindonesia
Daftar ini tersedia untuk seluruh kota di Indonesia, silahkan masukan
nama kota anda pada kolom "Pilih Kota"




"Wahai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu sekalian puasa, sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu sekalian bertaqwa" ( QS Al-Baqarah : 183 )
  • Awal Ramadhan dan Syawal 1433 H mengikuti Keputusan Pemerintah RI.
  • Jadwal berlaku untuk wilayah kota yang bersangkutan dengan radius maksimal +/- 25 km.
  • Jadwal sudah ditambah waktu ihtiyati (pengaman) sebesar +/- 2 menit.
  • Jadwal berdasarkan Kriteria Jadwal Shalat Kementerian Agama RI.
  • Awal Ramadhan Tahun ini kemungkinan ada perbedaan sama seperti sebelumnya
Kriteria Jadwal Shalat pada Ramadhan 1433 H
  • Imsak 10 menit sebelum waktu Subuh.
  • Subuh saat Matahari berada pada sudut -20° di bawah horizon Timur ditambah ihtiyati 2 menit.
  • Syuruq / Terbit saat Matahari terbit dikurangi ihtiyati 2 menit.
  • Dhuha saat Matahari berada pada sudut 4,5° di atas horizon setelah terbit ditambah ihtiyati 2 menit.
  • DZuhur saat Matahari melintas Meridian (zawal/istiwa/noon) ditambah ihtiyati 2 menit.
  • Ashar saat panjang bayangan Matahari = panjang benda + panjang bayangan benda waktu Zuhur ditambah ihtiyati 2 menit.
  • Maghrib saat Matahari terbenam ditambah ihtiyati 2 menit.
  • Isya' saat Matahari berada pada sudut -18° di bawah horizon Barat ditambah ihtiyati 2 menit
Demikianlah Jadwal Lengkap Puasa Ramadhan 2012 dan Imsakiyah 1433H ini.
Semoga bermanfaat dan bagi semua saudara muslim yang menunaikan ibadah puasa ramadhan tahun ini selamat menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1433H.

Sumber

Senin, 09 Juli 2012

Racun adalah senjata nenek moyang dari banyak suku dinegeri ini terutama suku pedalaman yang terkenal
mematikan, dan racun racun inilah yang dipakai nenek moyang kita dalam memerangi penjajah pada zaman dahulu. Mungkin dibenak kita apa mungkin sebuah mata tombak, atau panah bisa membuat musuh mati dengan cepat, karena  kita tahu penjajah yang pernah menjajah negeri ini telah memiliki senjata yang lebih modern yaitu senjata  api. untuk saat sekarang senjata Biologis Mungkin adalah senjata mematikan dengan cara kerja dan effect yang  cepat pada sasaran.

Pada postingan ini cybermales bukan mengajarkan cara membuat racun tapi memcoba menguak pikiran kita bahwa  negeri ini memiliki apa saja yang bisa dimanfaat untuk apasaja. semua bahan ada disini jadi dengan menelaah  sejarah kita bukan cuma melihat potongan cerita menang dan kalah, tapi proses dan kejadiannya yang lebih  dalam.

Senjata tradisional negeri ini dominan bahan dari alam, seperti tombak, panah, bambu runcing, dulu penjajah
negeri ini bisa bertahan berabad abad mungkin karena kita belum memiliki persatuan, hanya kerajaan dan suku  suku. masing masing suku mementingkan wilayah dan kerajaannya toh seandanyai dulu bisa bersatu bisa jadi  negeri ini menjadi negeri paling makmur didunia.

Racun dari alam pada senjata perang suku nusantara.

Rumphius, ahli botani kelahiran Jerman dan bekerja untuk VOC Belanda yang pernah melakukan penelitian ilmiah  di Ambon, menulis bahwa penduduk Makassar tahun 1650 menggunakan panah beracun saat penyerangan terhadap  Ambon. Panah  beracun ini pula yang digunakan rakyat Celebes (Sulawesi) saat perang melawan VOC Belanda. Ahli  botani ini menulis bahwa racun yang masuk pembuluh darah terbawa ke seluruh tubuh dan terasa di otot,  menimbulkan rasa terbakar, terutama di kepala, lalu korban pingsan dan mati. Menurutnya, racun ini memiliki  derajat mematikan berbeda, tergantung lama dan cara pengawetan racun. Dan racun yang paling mematikan adalah  “upas raja”, dan efeknya tak terobati lagi.Setelah menyaksikan banyak prajurit Belanda di Ambon dan Makassar  mati akibat racun upas, Rumphius akhirnya  menemukan obat penawar racunnya pada akar Radix toxicaria.


racun-pohon-upas

Name: Ipoh ( Upas tree )
Scientific Name: Antiaris Toxicaria.
Native: South East Asia, India and Sri Lanka.

Pohon upas (Antiaris toxicaria), yang kadang disebut ipoh (ipuh),anchar, tengis,ingas, adalah pohon besar
dengan ketinggian bisa mencapai 40 m serta kayunya putih dan ringan. Dahan-dahannya tumbuh horizontal dan tak  beraturan. Pohon ini tumbuh di tanah subur, di dataran rendah dan hanya ditemukan hutan-hutan lebat. Sama seperti kayunya, warna getah upas adalah putih susu, namun lebih kental dan lengket dari susu. Cairan  atau getah yang keluar dari batang (cortex) akan mengalir deras sehingga dapat terkumpul dengan cepat dalam  satu cangkir. Pada pohon dewasa, torehan pada kulit kayu ini menghasilkan cairan kekuningan dan agak berbuih,  sementara pada pohon muda warnanya lebih putih, baik dari pohon dewasa atau pohon muda getahnya akan bewarna   kecoklatan di udara terbuka. Jika cairan ini mengenai kulit kita maka akan terasa perih dan terbakar. Karena  getah kulit pohonnya mengandung racun, maka orang menamakan racunnya sebagai upas.

Penggunaan getah upas ini tidak langsung digunakan, melainkan harus diracik dengan bahan-bahan lain dalam
jerangan air dalam kuali (tentu tak sama persis di dengan suku-suku lain di Nusantara). Bahan-bahan untuk
meraciknya adalah: sekitar 8 ons (800 gram) cairan upas dikumpulkan dalam tabung bambu di sore hari, lalu
dituangkan ke kuali lantas direbus. Selama perebusan ini, cairan upas ditambahi arum atau nampu (tanaman
beracun juga), kencur, bengli, bawang merah dan bawang putih, masing-masing sebanyak setengah potong, dan  ditambah sedikit bubuk lada hitam, sambil terus diaduk dalam mangkuk. Sementara cairan diaduk, sepotong cabai  dibelah dan dikeruk hingga biji-biji cabai dikeluarkan kulitnya lantas dimasukkan ke dalam cairan yang tengah  diaduk selama satu menit. Setelah biji-biji cabai diaduk, lalu bubuk lada hitam dan biji-biji cabai  dimasukkan kembali, hingga tiga kali—jadi tiga menitan—sampai cairan berbuih dan membentuk lingkaran pertanda  masak.

Selain upas, ada racun lain yang dihasilkan dari pohon chetik (The History of Java karya Raffles
menuliskannya demikian). Tanaman ini berupa semak lebat yang saling berpilin, akar yang tumbuh di atas tanah  menyebar ke segala arah, di mana akar utamanya tumbuh menghunjam tanah. Chetik selalu tumbuh di hutan yang  gelap, dingin, di atas tanah hitam dan subur, namun sangat jarang ditemukan.

Cara mengolah racun chetik hampir sama dengan peracikan upas. Caranya adalah kayu chetik ddipotong dan dicuci  bersih, lalu direbus dalam air dalam kuaIi selama 1 jam. Lalu, cairannya disaring dan kembali direbus sampai  membentuk cairan sirup yang kental. Sejumlah rempah seperti kencur, sunti, bawang merah dan bawang putih, dan  lada hitam dimasukkan dalam kuali selama beberapa menit. Kedua jenis racun ini harus dimasak dalam kuali yang  tertutup rapat.

Akibat racun upas sangat dahsyat. Jika upas menyerang perut, saluran pernafasan, dan sirkulasi tubuh, maka
chetik menyerang otak dan saraf.  Gejala umum bila seseorang terkena racun ini adalah tubuh kejang kejang,
gelisah, bulu roma berdiri, memuntahkan isi perut, lemas, sawan, nafas memberat, air liur keluar, otot perut
kejang kejang, muntah berat, muntah air, lalu kejang hebat, dan mati. Ada pun gejala akibat racun chetik
adalah lemas, kehausan, kejang-kejang sedikit, efeknya menyebar ke seluruh sistem saraf dalam waktu singkat.  Jika racun ini diterapkan pada sejumlah binatang, maka lamanya reaksi berbeda-beda. Anjing, langsung mati  dalam satu jam, tikus dalam 10 menit, monyet dalam 7 menit, kucing dalam 15 menit, dan kerbau dalam 2 jam 10  menit. Hewan ini akan terjatuh langsung dengan kepala lebih dulu, terus kejang, dan akhirnya mati.

Pengetahuan yang bisa kita peroleh dan harus didalami lagi oleh dunia sains dan mereka yang yang mengejar
study akademik dibidang teknologi. Dan sudah sepatutnya negara ini memiliki badan dan lembaga khusus
penelitian dan pengembangan ilmu sains dan teknologi yang bener bener diksusukan riset baik dibidang obat
obatan maupun teknologi lainnya.

Suatu hari nanti jika negeri ini menghargai ilmu seseorang karena penemuannya bukan karena tingkat dan status  akademiknya dipastikan menjadi negeri yang kuat, riset tidak harus dilingkungan kampus yang isinya mahasiswa  pengejar predikat sarjana tapi kumpulkanlah mereka yang bersedia mendedikasikan diri demi ilmu penegtahuan  tanpa harus memandang status akademiknya.

Yang buat negeri ini sulit melahirkan orang hebat dan penemu penemu hebat karena negara  ini kurang
menghargai jasa seseorang dikarenakan tingkat pendidikannya, toh yang sekolah tinggi dibidang sains dan
teknologipun justru cuma mengejar gelar dan kemakmuran hidup, kuliah cari gelar dan akhirnya ikut test
penerimaan PNS, bUMN atau badan negara lainnya, lulus test PNS adalah dambaan para penduduk negeri ini,  walaupun harus sogok sana sogok sisni yang penting bisa jadi Pegawai negeri sipil yang menurut mereka akan  menjamin kehidupannya untuk hidup sampe tua..parah..!! Atau juga untuk menunjang karir dan jabatan lain yang  lebih tinggi dengan demikian pengahsilan akan lebih besar.

Jadi menuntut ilmu dinegeri kebanyakan orang dinegeri ini hanya untuk uang dan kehidupan pribadinya.
Beda dengan orang zaman dahulu dari leluhur negeri ini yang menuntut ilmu justru untuk kebaikan dan manfaat  bersama. Suku dan ras yang tidak pernah menyatukan penduduk negeri ini, suku dan ras juga yang jadi ego  tertinggi dibumi indonesia ini..pemikiran yang kolot dizaman modern, jadi ras dan suku adlah racun mematikan  penduduk negeri ini yang lebih berbahaya ketimbang racun ipoh, chentik dan arsenik.

"Didunia ini tidak ada jaminan yang ada cuma kesempatan, Status boleh berbeda tapi hak tetap sama sebagai  Hamba Tuhan yang mendiami bumi ini"


Minggu, 08 Juli 2012

Tidak ada manusia yang tidak pernah melewati masa kecil dengan kata lain masa kanak kanak. disebuat anak karena belum melewati fase pubertas. Anak bisa laki laki ataupun perempuan. Siapa yang tidak ingat permainan yang selalu dimainkan bersama baik anak laki laki maupun anak perempuan? Rasanya pasti semua inget. Jika dibandingkan masa sekarang, kehidupan masa kecil anak-anak pada masyarakat Indonesia, banyak dirampas oleh kehidupan yang menuntut mereka untuk bekerja dan pendidikan yang mengarah kepada pendidikan formal dibanding kepada pendidikan yang mengarah kepada dalam lingkungan keluarga.

Kondisi anak sekarang Cenderung di tuntut untuk menyelesaikan pendidikan formal, tanpa memperhatikan kondisi psikologis perkembangan anak. Sebagai Contoh yang banyak dialami anak pada pendidikan usia dini atau lebih dikenal dengan istilah Taman Kanak Kanak (TK) atau PAUD, seorang anak sudah di tuntut untuk bisa membaca dan berhitung dari pada bermain. 

permainan-tradisional

Boleh dibilang saat ini tempat bermain anak-anak sudah di sekat-sekat atau digolongkan. Kenapa? coba renungkan bagi mereka yang hidup dilingkungan mewah mereka akan memperbolehkan anak anak mereka bermain dilingkungan orang miskin yang dianggap kotor. Karena bagi orang kaya kecenderungan memberi tempat permainan yang sudah dikelola secara profesional, rapih dan bersih. naj Bagi anak-anak dari golongan kurang mampu biasanya mereka bermain di tempat-tempat kotor seperti lapangan tanah, hutan, pinggir kali, atau di lorong lorong kampung.

Apakah anak anak sekarang tahu permainan tradisional, rasanya tidak, karena mereka selalu dinina bobokan oleh permainan yang latar belakang elektronik modern. Beda dengan permainan tradisional selalu berkaitan dengan alam sekitar. Ini disebabkan keakraban manusia hidup bersama alam dalam kesehariannya. Hukum alam dipahami sebagai ‘hukum Tuhan’ yang sangat dipatuhi, sehingga ketika manusia akan bersentuhan dengan alam, mereka akan sadar diri akan Tuhannya. Hubungan harmonis ini selalu dilestarikan melalui sikap hidup sehari-hari, termasuk dalam menyiapkan generasi penerus. Kesadaran itu diterapkan dalam tata asuh anak yang mampu menjaga dan menghormati alamnya.

Permainan dan mainan sangat dekat sekali dengan pola perkembangan hidup seorang anak bahkan permainan ini akan mampu mengembangkan daya pikir anak anak secara tidak langsung. Permainan tradisional pada masyarakat Indonesia selain memperlihatkan dengan alam juga memperhatikan kebutuhan anak dalam mencapai perkembangan usianya, bahkan material yang digunakan untuk membuat permainan juga tergantung kepada material yang di sediakan oleh alam. Ini membuktikan bahwa pola hidup masyarakat di pengaruhi oleh lingkungan alam dan berpengaruh terhadap perkembangan anak serta mainan dan permainannya. bisa dibilang secara tidak langsung mendidik anak untuk kreatif dan mandiri.

Kondisi lingkungan bermain bagi anak yang sudah berbeda, menjadikan permainan tradisional jarang di mainkan oleh anak-anak sekarang, mereka lebih mengenal jenis permainan yang bersifat elektronik dan digital. Jenis permainan tradisional seolah-olah tersingkirkan dari lingkungan anak-anak tergerus oleh permainan modern.

Di Indonesia permainan tradisional jumlahnya sangat banyak di setiap daerah dan banyak yang memiliki kesamaan dalam bentuk tapi penamaan yang berbeda. Keragaman ini dipengaruhi oleh lingkungan alam yang menyediakan material untuk di jadikan alat permainan.

Kekayaan alam, kemurnian lingkungan, kedamaian dan omaginasi serta rasa yang membentuk sebuah masyarakat yang sadar akan kepentingan generasinya melalui tahapan bermain. Kekayaan budaya yang ada dan melimpah ini adalah sebuah kekayaan yang perlu di pertahankan keberadaannya karena merupakan hasil karya dan cipta masyarakat.

Alat mainan tradisional langka dimainkan oleh anak-anak masa kini, bahkan di pedesaan pun jarang terlihat anak membuat mainan dari material alam disekitarnya. akan akan jarang bahkan tidak pernah lagi menemui anak anak yang bermain kuda kudaan dari daun pisang, egrang ( tongkat katu yang diberi tempat berpijak kaki dan dibuat tinggi dari kayu ) dipakai berjalan dan membuat kita seperti memiliki kaki dan tubuh yang panjang.

Yang banyak ditemui sekaramg hanya mainan modern yang terbuat dari bahan-bahan plastik, kertas dan logam lebih banyak didapat oleh anak. Di tahapan pendidikan usia dini secara formal maupun informal, mainan tradisional hampir tidak diperkenalkan lagi sebagai media bermain anak, hal ini karena terbatasnya sumber dan data tentang mainan yang ada. Padahal mainan, hakikatnya dapat dijadikan media belajar bagi anak, seperti melatih melatih gerak motorik dan kreativitas. Mainan merupakan sebuah media yang dapat melatih kecerdasan dan keterampilan, namun sayang mainan tersebut bukan berasal dari budaya masyarakat setempat. berbagai bentuk permainan dan mainan tradisional masyarakat sangat dekat dengan alam sekitar. Alam hakikatnya menyediakan media mainan yang tak terbatas bagi anak.

Sekarang dan masa yang akan datang akan lenyaplah banyak mainan tradisional akibat kemajuan teknologi yang mempengaruhi perkembangan mainan dan permainan anak tradisional, baik fungsi maupun pilihan materialnya. Perubahan dan pengembangan mainan yang terjadi di masyarakat masa kini umumnya dikarenakan keberadaan material alam yang sulit diperoleh, atau fungsi mainan yang sudah bergeser. Bahkan beberapa mainan sudah punah dan ada pula yang berubah penggunaan material dasarnya walaupun memiliki fungsi yang serupa sama, apalagi buat mereka yang hidup di perkotaan.

Klo anak anak dulu selalu bisa mandiri dalam membuat mainan atau mau bermain apa, mereka memiliki keinginan dan mencari apa yang bisa dijadikan mainan, kreatif dengan mencari, membentuk, dan berkarya untuk bersama. coba klo mainan zaman sekarang kebanyakan membuat anak cukup duduk dan memainkan keypad, remote control untuk  memainkan permainannya, yang parah kebanyakan mainan anak sudah melatih kekerasan pikiran anak seperti games games fighting, tembak menembak yang rata rata membunuh dan mengalahkan yang dilakukan apapaun caranya yang penting bisa mengalahkan musuh dan menang.

Maka lahir dan terbentuklah manusia egois, pemarah, licik dan munafik serta tidak memikirkan orang lain yang penting bisa menang apapun caranya untuk menjatuhkan lawannya. bukan berusaha untuk menang karena kemampuan berkarya dan untuk kepentingan bersama seperti dalam membuat dan memainkan permainan tradisional tapi mainan politik yang munafik, mainan hukum yang bermuka dua.

Jadi tidak kuno atau udik mainan zaman dahulu yang bisa membentuk manusia yang selalu berbuat untuk bersama,  ketimbang mainan modern yang membuat anak manjadi individu yang keras dan tidak kenal lingkungan.

Rabu, 04 Juli 2012

Sya’ban adalah bulan kedelapan dalam penanggalan Hijriyah. Keistimewaan bulan ini terletak pada
pertengahannya yang biasanya disebut sebagai Nishfu Sya’ban atau malam nisfu syya'ban .Secara harfiyah istilah Nisfu Sya’ban berarti hari atau malam pertengahan bulan Sya’ban atau tanggal 15 Sya’ban.

Kaum Muslimin meyakini bahwa pada malam ini, dua malaikat pencatat amalan keseharian manusia, yakni Raqib dan  Atid, menyerahkan catatan amalan manusia kepada Allah SWT, dan pada malam itu pula buku catatan-catatan amal  yang digunakan setiap tahun diganti dengan yang baru. Imam Ghazali mengistilahkan malam Nisfu Sya’ban sebagai  malam yang penuh dengan syafaat (pertolongan).

Menurut al-Ghazali, pada malam ke-13 bulan Sya’ban Allah SWT memberikan seperti tiga syafaat kepada hambanya.  Sedangkan pada malam ke-14, seluruh syafaat itu diberikan secara penuh. Dengan demikian, pada malam ke-15,  umat Islam dapat memiliki banyak sekali kebaikan sebagai penutup catatan amalnya selama satu tahun. Karena  pada malam ke-15 bulan Sya’ban inilah, catatan perbuatan manusia penghuni bumi akan dinaikkan ke hadapan Allah SWT.

amakan-nisfu-sya'ban


Para ulama menyatakan bahwa Nisfu Sya’ban juga dinamakan sebagai malam pengampunan atau malam maghfirah,  karena pada malam itu Allah SWT menurunkan pengampunan kepada seluruh penduduk bumi, terutama kepada hamba Nya yang saleh. Dengan demikian, kita sebagai umat Islam semestinya tidak melupakan begitu saja, bahwa bulan

Sya’ban adalah bulan yang mulia. Sesungguhnya bulan Sya’ban merupakan bulan persiapan untuk memasuki bulan  suci Ramadhan. Dari sini, umat Islam dapat mempersiapkan diri sebaik-baiknya dengan mempertebal keimanan dan  memanjatkan doa dengan penuh kekhusyukan.

Sabda Rasulullah saw :

“Allah mengawasi dan memandang hamba hamba Nya di malam nisfu sya’ban, lalu mengampuni dosa dosa mereka  semuanya kecuali musyrik dan orang yg pemarah pada sesama muslimin”

Berkata Aisyah ra : disuatu malam aku kehilangan Rasul saw, dan kutemukan beliau saw sedang di pekuburan Baqi’, beliau mengangkat kepalanya kearah langit, seraya bersabda : “Sungguh Allah turun ke langit bumi di  malam nisfu sya’ban dan mengampuni dosa dosa hamba Nya sebanyak lebih dari jumlah bulu anjing dan domba”  (Musnad Imam Ahmad hadits no.24825)berkata Imam Syafii rahimahullah : “Doa mustajab adalah pada 5 malam,  yaitu malam jumat, malam idul Adha, malam Idul Fitri, malam pertama bulan rajab, dan malam nisfu sya’ban” (Sunan Al Kubra Imam Baihaqiy juz 3 hal 319).

Disunnahkan untuk memperbanyak shalat malam di malam Nisfu Sya’ban dan berpuasa keesokannya, sebagaimana

Hadits Rasul saw :

“Bila sudah masuk Malam Nisfu Syaban maka bangunlah dimalamnya (perbanyak shalat malam dan dzikir) dan  berpuasalah disiang harinya, sungguh Allah turun ke langit yg terendah berhadapan dg bumi saat terbenamnya  matahari di hari itu (turun ke langit yg terdekat dengan bumi atau mendekatkan Rahmat Nya kepada hamba Nya),  dan berkata: adakah yg beristighfar kuampuni dosanya, adakah yg ditimpa musibah (yg berdoa) hingga kuangkat  musibahnya, adakah yg meminta rezeki akan kulimpahi rezeki (Rasulullah saw menjelaskan banyak kemuliaan malam  itu dari Allah swt menjawab semua doa doa kita).

Sering kita dapati bahwa sebagian umat Islam memanjatkan doa khusus pada malam nisfu sya’ban. Di dalam doa  itu mereka meminta agar Allah SWT menghapuskan taqdir yang buruk yang telah tertulis di lauhil mahfuz. (hal berikut yang jadi pertentangan banyak pendapat  ulama ) Seperti doa berikut yang artinya :

"Ya Allah, jika engkau mencatat aku di sisi-Mu dalam ummul kitab, sebagai orang yang celaka (sengsara),
terhalang, terusir, atau sempit rizkiku, maka hapuskanlah Ya Allah dengan dengan karunia-Mu atas
kesengsaraanku, keterhalanganku, keterusiranku dan kesempitan rizkiku. Dan tetapkanlah aku disisimu di dalam  ummil kitab sebagai orang yang bahagia, diberi rizki, dan diberi pertolongan kepada kebaikan seluruhnya.  Karena sesungguhnya Engkau telah berfirman dan firman-Mu adalah benar, di dalam kitab-Mu yang Engkau turunkan  melalui lisan nabi-Mu yang Engkau utus: Allah menghapuskan apa yang Dia kehendaki dan menetapkan, dan di  sisi-Nya-lah terdapat Ummul-Kitab (lauhil Mahfuz)."

Dan menggantinya dengan taqdir yang lain. Dasarnya adalah firman Allah SWT:

Allah menghapuskan apa yang Dia kehendaki dan menetapkan, dan di sisi-Nya-lah terdapat Ummul-Kitab (lauhil  Mahfuz). Oleh sebagian ulama, lafaz doa seperti itu dianggap bertentangan, karena apa-apa yang sudah tertulis di lauil  mahfuz tidak mungkin dihapus. Karena ada sabda Rasulullah SAW yang berbunyi :

Dari Ibnu Umar ra. bahwa Rasulullah SAW bersabda, ”Allah SWT menghapuskan apa yang dikehendakinya dan  menetapkan apa yang dikehendaki-Nya, kecuali kebahagiaan, kesengsaran dan kematian.” atau bahasa yang sering  kita dengar "Rezeki, Maut dan Jodoh adalah rahasia ALLAH SWT"  yang sudah ditetapkan.

Ibnu Abbas berkata, ”Allah SWT menghapuskan apa yang dikehendakinya dan menetapkan apa yang dikehendaki-Nya,  kecuali penciptaan, perilaku, ajal, rizqi, kebahagiaan dan kesengsaran.” Selain itu lafaz doa itu seolah-olah menggantungkan kepada Allah SWT apakah ingin mengabulkan atau tidak.

Padahal salah satu adab berdoa adalah harus ber’azam atau bertekad kuat untuk dikabulkan. Sedangkan
penggunaan lafaz (bila Engkau kehendaki), seolah mengesankan tidak serius dalam meminta. Sebagaimana sabda

Rasulullah SAW:

"Bila kamu meminta kepada Allah SWT maka mantapkanlah permintaanmu itu."

Amalan YAng sering Dilakukan Umat Muslim Pada Malam Nisfu Sya’ban
Berbagai amalan malam Nisfu Sya’ban dapat dimulai setelah sholat maghrib. Berpegang pada hadits Rasulullah  saw, sebaiknya ibadah malam Nisfu Sya’ban ini dilakukan secara individual (tidak berjama’ah). Namun juga  tidak ada pelarangan jika dilakukan secara berjama’ah. Dengan didahului shalat sunnah dua rakaat yang niatnya  adalah

أصلى سنة نصف شعبان ركعتين لله تعالى

Artinya: Aku niat shalat sunat nisfu sya’ban 2 rakaat sebagai karena Allah Ta’ala.
Bilangan shalat sunnah Nisfu Sya’ban adalah 2 rakaat dengan 1 kali salam. Pada rakaat pertama setelah Al-

Fatihah membaca surat Al-Kafirun. Sedangkan pada rakaat setelah Al-Fatihah membaca surat Al-Ikhlas.
Dalam Ihya’ Ulumiddin, Imam Ghazali memberikan petunjuk agar dalam setiap rekaatnya setelah membaca fatihah  hendaknya membaca surat al-Ikhlas sebelas kali. Atau dapat juga shalat sepuluh rakaat disetiap rakaatnya

membaca Fatihah dan membaca al-Ikhlas seratus kali. Shalat ini disebut juga shalat al-khair, hal ini berdasar

pada apa yang dilakukan oleh para ulama terdahulu.

Setelah shalat sunnah dua rekaat biasanya dilanjutkan dengan membaca surat yasin tiga kali yang dan ditutup

dengan do’a malam Nisyfu Sya’ban di bawah ini

اَللَّهُمَّ يَا ذَا الْمَنِّ وَ لا يَمُنُّ عَلَيْكَ يَا ذَا اْلجَلاَلِ وَ اْلاِكْرَامِ ياَ ذَا الطَّوْلِ وَ اْلاِنْعَامِ لاَ اِلهَ اِلاَّ اَنْتَ ظَهْرَ اللاَّجِيْنَ وَجَارَ الْمُسْتَجِيْرِيْنَ وَ اَمَانَ اْلخَائِفِيْنَ . اَللَّهُمَّ اِنْ كُنْتَ كَتَبْتَنِى عِنْدَكَ فِيْ اُمِّ اْلكِتَابِ شَقِيًّا اَوْ مَحْرُوْمًا اَوْ مَطْرُوْدًا اَوْ مُقْتَرًّا عَلَىَّ فِى الرِّزْقِ فَامْحُ اللَّهُمَّ بِفَضْلِكَ فِيْ اُمِّ اْلكِتَابِ شَقَاوَتِي وَ حِرْمَانِي وَ طَرْدِي وَ اِقْتَارَ رِزْقِي وَ

اَثْبِتْنِىْ عِنْدَكَ فِي اُمِّ اْلكِتَابِ سَعِيْدًا مَرْزُوْقًا مُوَفَّقًا لِلْخَيْرَاتِ فَإِنَّكَ قُلْتَ وَ قَوْلُكَ اْلحَقُّ فِى كِتَابِكَ الْمُنْزَلِ عَلَى نَبِيِّكَ الْمُرْسَلِ يَمْحُو اللهُ مَا يَشَاءُ وَ يُثْبِتُ وَ عِنْدَهُ اُمُّ اْلكِتَابِ. اِلهِيْ بِالتَّجَلِّى اْلاَعْظَمِ فِي لَيْلَةِ النِّصْفِ مِنْ شَهْرِ شَعْبَانَ الْمُكَرَّمِ الَّتِيْ يُفْرَقُ فِيْهَا كُلُّ اَمْرٍ حَكِيْمٍ وَ يُبْرَمُ اِصْرِفْ عَنِّيْ مِنَ اْلبَلاَءِ مَا اَعْلَمُ وَ مَا لا اَعْلَمُ وَاَنْتَ عَلاَّمُ

اْلغُيُوْبِ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَ صَحْبِهِ وَ سَلَّمَ . اَمِيْنَ

Artinya:
Ya Allah, Dzat Pemilik anugrah, bukan penerima anugrah. Wahai Dzat yang memiliki keagungan dan kemuliaan.Wahai dzat yang memiliki kekuasaan dan kenikmatan. Tiada Tuhan selain Engkau: Engkaulah penolong parapengungsi, pelindung para pencari perlindungan, pemberi keamanan bagi yang ketakutan. Ya Allah, jika Engkautelah menulis aku di sisiMu di dalam Ummul Kitab sebagai orang yang celaka atau terhalang atau tertolak atausempit rezeki, maka hapuskanlah, wahai Allah, dengan anugrahMu, dari Ummul Kitab akan celakaku, terhalangku,tertolakku dan kesempitanku dalam rezeki, dan tetapkanlah aku di sisimu, dalam Ummul Kitab, sebagai orangyang beruntung, luas rezeki dan memperoleh taufik dalam melakukan kebajikan. Sunguh Engkau telah berfirmandan firman-Mu pasti benar, di dalam Kitab Suci-Mu yang telah Engkau turunkan dengan lisan nabi-Mu yangterutus: “Allah menghapus apa yang dikehendaki dan menetapkan apa yang dikehendakiNya dan di sisi Allahterdapat Ummul Kitab.” Wahai Tuhanku, demi keagungan yang tampak di malam pertengahan bulan Sya’ban nanmulia, saat dipisahkan (dijelaskan, dirinci) segala urusan yang ditetapkan dan yang dihapuskan, hapuskanlahdariku bencana, baik yang kuketahui maupun yang tidak kuketahui. Engkaulah Yang Maha Mengetahui segala sesuatu yang tersembunyi, demi RahmatMu wahai Tuhan Yang Maha Mengasihi. Semoga Allah melimpahkan solawat dan salam kepada junjungan kami Muhammad SAW beserta keluarga dan para sahabat beliau. Amin."


Bagaimana memeperingati malam Nisfu Sya’ban? Adalah dengan memperbanyak ibadah dan salat malam dan dengan puasa. Adapun meramaikan malam Nisfu Sya’ban dengan berlebih-lebihan seperti dengan salat malam berjamaah, Rasulullah tidak pernah melakukannya. Sebagian umat Islam juga mengenang malam ini sebagai malam diubahnya kiblat dari masjidil Aqsa ke arah Ka’bah. Jadi sangat dianjurkan untuk meramaikan malam Nisfu Sya’ban dengan cara memperbanyak ibadah, salat,zikir membaca al-Qur’an, berdo’a dan amal-amal salih lainnya.

Keutamaan di Bulan Sya’ban : Sya’ban adalah istilah bahasa Arab yang berasal dari kata syi’ab yang artinya

jalan di atas gunung. Islam kemudian memanfaatkan bulan Sya’ban sebagai waktu untuk menemukan banyak jalan, demi mencapai kebaikan. Karena bulan Sya’ban terletak di antara bulan Rajab dan bulan Ramadhan, karena diapit oleh dua bulan mulia ini, maka Sya’ban seringkali dilupakan.

Padahal semestinya tidaklah demikian. Dalam bulan Sya’ban terdapat berbagai keutamaan yang menyangkut

peningkatan kualitas kehidupan umat Islam, baik sebagai individu maupun dalam lingkup kemasyarakatan. Karena letaknya yang mendekati bulan Ramadhan, bulan Sya’ban memiliki berbagai hal yang dapat memperkuat keimanan.

Umat Islam dapat mulai mempersiapkan diri menjemput datangnya bulan termulia dengan penuh suka cita dan pengharapan anugerah dari Allah SWT karena telah mulai merasakan suasana kemuliaan Ramadhan.

Rasulullah SAW bersabda : ذاكَ شهر تغفل الناس فِيه عنه ، بين رجب ورمضان ، وهو شهر ترفع فيه الأعمال إلى رب العالمين، وأحب أن يرفع عملي وأنا صائم — حديث صحيح رواه أبو داود النسائي ”

Bulan Sya’ban adalah bulan yang biasa dilupakan orang, karena letaknya antara bulan Rajab dengan bulan Ramadan. Bulan Sya’ban adalah bulan diangkatnya amal-amal. Karenanya, aku menginginkan pada saat diangkatnya amalku, aku dalam keadaan sedang berpuasa.” (HR Abu Dawud dan Nasa’i)

Imam Bukhari dan Muslim meriwayatkan pengakuan Aisyah, bahwa Rasulullah SAW tidak pernah berpuasa (sunnah) lebih banyak daripada ketika bulan Sya’ban. Riwayat ini kemudian mendasari kemuliaan bulan Sya’ban di antar bulan Rajab dan Ramadhan. Karenanya, pada bulan ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak berdzikir dan meminta ampunan serta pertolongan dari Allah SWT.

Pada bulan ini, sungguh Allah banyak sekali menurunkan kebaikan-kebaikan berupa syafaat (pertolongan),

maghfirah (ampunan), dan itqun min adzabin naar (pembebasan dari siksaan api neraka). Dari sinilah umat Islam berusaha memuliakan bulan Sya’ban dengan mengadakan shodaqoh dan menjalin silaturrahim.

Tradisi Umat Islam di Nusantara biasanya menyambut keistimewaan bulan Sya’ban dengan mempererat silaturrahim melalui pengiriman oleh-oleh yang berupa makanan kepada para kerabat, sanak famili dan keluarga mereka. Karena di kalangan umat Islam Nusantara, bulan Sya’ban dinamakan sebagai bulan Ruwah dan tradisinya dinamakan ruwahan.

Kesimpulannya : selalu ada harapan diantara ketetapan dan keptususasaan , selalu ada pertolongan didalam tiap kesulitan,  dan selalu ada perubahan jika kita berharap perubahan kearah yang lebih baik.

Ibarat berjalan, hidup kita dihadapkan pada dua pilihan jalan kekiri atau kekanan, baik atau buruk, walau kita telah memilih salah satunya pasti ada pilihan lagi ditiap perjalan kekiri atau kekanan dan seterusnya, semua bertujuan kita bisa menemukan kebenaran dan memperbaiki kesalahan pada tiap kepurusan salah yang pernah kita ambil..tiap amal akan diperhitungkan apalagi amalan di malam nisfu sya'ban.

Wallahu a’lam.

Tambahan :

Sekiranya ada pendapat dari sahabat Muslim ata yang Ahli dibidangnya ingin menambahkan dan menoreksi silahkan saja, admin cybermales menerimanya dengan senang hati demi kebaikan bersama.

Update : baca ini juga:
http://aspal-putih.blogspot.com/2011/07/allah-swt-turun-ke-langit-dunia-pada.html

Arsip Blog

Visitor

Popular Posts

Donate To Me On Paypal

https://www.paypal.me/riyanto1971