Selasa, 17 Juli 2012

Setangkai anggrek akan lebih terkesan romantis dan bernuansa menyejukan hati bagi yang menerimanya entah itu pacar, sahabat atau orang orang yang disayangi, Anggrek tumbuhan indah yang sulit diungkapkan keindahan dengan kata kata, ciptaan Tuhan yang sangat cantik, tapi anggrek tidak akan mudah dinikmati oleh kalangan tertentu, selain langka juga jenisnya sulit didapat seperti Anggrek Dendrobium lasianthera, aggrek ini kadang disebut juga sebagi anggrek stroberi.

Anggrek Dendrobium lasianthera merupakan anggrek yang hidup di Indonesia seperti Papua dan Papua New Guinea. Di Indonesia dikenal sebagai anggrek stuberi, stroberi. Dalam bahasa Inggris biasa anggrek ini dikenal sebagai Wooly Pollina Dendrobium, atau dengan nama varietasnya semisal May River Red dan Sepik Blue.

anggrek-langka 

Anggrek Dendrobium lasianthera merupakan tanaman epifit yang tumbuh di daerah lembab dan membutuhkan banyak cahaya. Di alam liar biasa ditemukan hidup di sekitar daerah aliran sungai, rawa-rawa, dan hutan di dataran rendah Papua.

Ukuran tanaman anggrek Dendrobium lasianthera cukup besar, bisa mencapai lebih dari 1 meter. Anggrek ini mempunyai bunga yang indah. Dalam satu tandon bunga bisa muncul antara 10 – 30 kuntum bunga. Warna bunganya pun sangat bervariasi mulai dari merah, putih, biru, dan kekuningan dengan gradasi indah.

Masing-masing varietas anggrek ini mempunyai gradasi warna yang berbeda. Pada varietas May River Red memiliki warna kuning kecoklatan pada dasar bunga dengan semburat warna merah tua ditengahnya serta warna kuning tipis pada tepi kuntumnya. Pada varietas Sepik Blue dengan warna putih dan merah kecoklatan pada bagian tengah dengan labellum berwarna ungu kebiruan. Untuk varietas Veronica Somare mempunyai warna putih pada bagian tengahnya yang bergradasi warna kuning dan ungu kemerahan pada ujungnya.

Anggrek Dendrobium lasianthera


Anggrek Dendrobium lasianthera ini memang sangat indah, elegan  dan menawan. Akan lebih baik dilestarikan sebagai kekayaan alam dari bumi katulistiwa ini..

Klasifikasi ilmiah. Kerajaan: Plantae. Divisi: Magnoliophyta. Kelas: Liliopsida. Ordo: Asparagales.
Famili: Orchidaceae.
Genus: Dendrobium.
Spesies: Dendrobium lasianthera.

Semoga bermanfaat.
1. Amorphophallus. 

bunga-bangkai 
 
Amorphophallus adalah nama genus dari bunga bangkai atau suweg yang diantara jenisnya adalah A. titanum dan A. gigas. Phallus mempunyai arti sebagai ‘lingga’ atau penis yang sedang dalam keadaan ereksi. Sedangkan “Amorphos” merupakan bahasa Yunani Kuno yang berarti “cacat, tanpa bentuk”. Tampaknya nama ilmiah ini diilhami oleh bentuk tongkol bunganya yang menjulang tegak lurus. 
2. Alysicarpus vaginalis (L.) DC.


Tumbuhan ini di Indonesia kadang disebut sebagai brobos, barobos, gude oyod, atau sesenep. Merupakan Tanaman merambat semusim yang terkadang dianggap sebagai gulma dan kerap dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Unsur seksnya tidak usah saya bahas lagi. 

3. Cypraecassis testiculus (Linnaeus 1758)
Merupakan nama latin dari siput ‘Reticulated Cowry Helmet‘ yang hidup di pantai berbatu di Samudera Atlantik, Teluk Meksiko, dan Laut Karibia. Testiculus merupakan bahasa latin yang menjadi asal usul kata testis (nama kelenjar pada alat kelamin pria).

4. Eroticoscincus Wells & Wellington, 1984.
Adalah kadal hutan hujan subtropis yang hidup di Queensland, Australia dan biasa dikenal sebagai Elf skink atau Kadal Asmara.

5. Labia minor Linnaeus. Mendengar nama ini tentunya akan langsung teringat akan bagian dari alat kelamin perempuan yang terletak di belakang labia mayora. Ternyata istilah ini digunakan juga sebagai nama latin serangga sejenis ‘earwig’ yang di Sunda dikenal sebagai Cocopét.

6. Orchidaceae. Merupakan nama suku dari berbagai jenis anggrek. Orchidaceae diambil dari bahasa Yunani “orkhis” yang berarti ‘testis’. Ini mengacu pada penampilan umbi semu (pseudobulb) tanaman yang menggembung. Juga terkait mitos tentang anggrek terestrial yang muncul dari tumpahan air mani hewan kawin.

7. Phallus drewesii Desjardin, 2009. Nama ilmiah dari sejenis jamur kecil yang tumbuh menyamping dan menyerupai alat kelamin pria ini diberikan oleh penemunya, Denis Desjardin dan Brian Perry (San Fransisco State University), sebagai ungkapan rasa humor atas sahabat mereka Robert Drewes, seorang kurator Herpetologi yang bekerja di California Academy Of Sciences. Tentunya atas izin yang bersangkutan. Drewes banyak membantu memberikan penjelasan tentang pulau Sao Pome, habitat endemik jamur tersebut.

8. Penicillus vaginiferous Lamarck, 1818. Sejenis kerang laut yang hidup di pesisir Kepulauan Dampier, Australia Barat.

9. Verpa penis Linnaeus, 1798. Bersinonim dengan Penicillus penis, Brechites penis, dan Serpula penis, merupakan sejenis bivalvia (kerang-kerangan) yang tersebar di perairan Afrika hingga Asia Tenggara termasuk Indonesia.

Sumber :  http://fotoetnics.blogspot.com/2012/07/nama-tumbuhan-dan-hewan-unik.html
Paedocypris progenetica adalah ikan paling kecil di dunia, dengan ukuran hanya sepanjang 7,9 milimeter. Bahkan ikan Paedocypris progenetica pun pernah dinobatkan sebagai vertebrata (hewan bertulang belakang) terkecil sebelum pada Januari 2012 ‘disalip’ oleh katak Paedophryne amauensis asal Papua Nugini yang lebih pendek.

Ikan Paedocypris progenetica merupakan hewan asli dan endemik Sumatera. Ikan dengan tubuh sangat kecil dan paling pendek ini mendiami daerah rawa gambut. Ikan Paedocypris progenetica pertama kali ditemukan oleh Maurice Kottelat, dan Tan Heok Hui dari Raffles Museum of Biodiversity Research, Singapura pada tahun 2005.

Kecuali nama latin hewan ini, hingga kini saya belum menemukan padanan kata atau nama lain ikan terpendek ini dalam bahasa lokal, bahasa Indonesia, maupun dalam bahasa Inggris. Nama genus ikan ini, Paedocypris diambil dari bahasa Yunani, Paideios yang berarti anak-anak dan Cypris yang berarti Venus (atau berarti perempuan). Jadi bisa dikatakan ikan mungil ini bisa juga disebut “Ikan Anak Perempuan”


ikan-terkecil-didunia

Diskripsi Fisik dan Perilaku. Lantaran ukurannya yang sangat kecil, sepintas ikan ini lebih mirip larva yang berenang di air. Ukuran tubuh ikan Paedocypris progenetica saat dewasa hanyalah sepanjang antara 7,9-10,3 milimeter. Bentuknya pipih memanjang dengan bagian tubuh yang transparan. Makanan utamanya plankton yang hidup di dekat dasar rawa.

Untuk menjaga agar tubuhnya tetap kecil, ikan Paedocypris progenetica berevolusi dengan menghilangkan beberapa organ ikan dewasa. Misalnya otak ikan Paedocypris progenetica yang tidak dilindungi oleh tengkorak kepala. Juga perilaku ikan betina yang hanya dapat menghasilkan beberapa indung telur saja. Ukurannya yang kecil bertahan hidup ketika daerah tempat tinggalnya dilanda kekeringan dengan berlindung di genangan air terdangkal di rawa-rawa.

Ikan Paedocypris progenetica merupakan hewan endemik yang hanya bisa ditemukan di Sumatera, Indonesia. Habitatnya adalah daerah rawa gambut. Sebuah habitat yang unik di mana air di kawasan gambut mempunayi tingkat keasaman yang jauh lebih tinggi dibandingkan air pada umumnya.

Sebagaimana perilakunya yang belum banyak diketahui, populasi ikan terkecil ini juga tidak diketahui secara pasti. Ikan Paedocypris progenetica juga belum terevaluasi atau terdaftar dalam status konservasi IUCN Redlist ataupun dalam daftar apendiks CITES.

Namun keberadaan ikan unik yang berukuran sangat kecil ini, diduga semakin terancam akibat rusaknya rawa gambut oleh tindakan manusia yang berupa deforestasi secara berlebihan dan alih fungsi lahan.

Keberadaan ikan Paedocypris progenetica yang menyandang gelar sebagai ikan paling kecil di dunia membuktikan kekayaan biodiversitas Indonesia yang sangat besar. Pun menjadi sebuah kebanggan tersendiri bagi segenap bangsa. Sayangnya, ikan terkecil ini belum banyak kita kenal, bahkan tidak sedikit yang belum mengetahui kalau Indonesia memiliki salah satu rekor dunia; Paedocypris progenetica ikan paling kecil di dunia.

Klasifikasi ilmiah: Kerajaan: Animalia. Filum: Chordata. Kelas: Actinopterygii. Ordo: Cypriniformes. Famili: Cyprinidae. Genus: Paedocypris. Spesies: Paedocypris progenetica.

Sumber :

    www.fishbase.org/Summary/SpeciesSummary.php?ID=62548
    www.catalogueoflife.org/testcol/details/species/id/10060336
    rspb.royalsocietypublishing.org/content/273/1589/895.full
    gambar: rspb.royalsocietypublishing.org

Senin, 16 Juli 2012

Buah maja pasti identik dengan nama kerajaan besar dibumi pertiwi yaitu kerajaan Majapahit, dari nama majapahit ada cerita tersendiri kok ada embel embel pahit, padahal buah maja sendiri tidak begitu pahit.
Justru buah ini mempunyai rasa yang manis serta berkhasiat sebagai tanaman obat. Meskipun harus diakui bahwa tanaman ini seringkali saling rancu dengan pohon bernama ilmiah Crescentia cujete yang terkadang disebut juga maja. Buah maja biasanya dimakan segar. Selain dikonsumsi buahnya, beberapa bagian tumbuhan ini dapat dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Bagian itu seperti daun maja yang mempunyai khasiat sebagai obat kudis, akar dan kulit pohon berkhasiat sebagai obat sakit usus dan daging buahnya berkhasiat sebagai obat disentri.


buah-maja

Tumbuhan ini terdapat di Asia Selatan dan Asia Tenggara termasuk Indonesia. Tumbuh di dataran rendah hingga ketinggian ± 500 m dpl. Pohon maja mampu tumbuh di lahan basah seperti rawa-rawa maupun di lahan kering dan ekstrim.


Klasifikasi Ilmiah: Kerajaan: Plantae; Divisi: Magnoliophyta; Kelas: Magnoliopsida; Upakelas: Rosidae; Ordo: Sapindales; Famili: Rutaceae; Genus: Aegle; Spesies: Aegle marmelos.

Nama ilmiah       : Aegle marmelos Correa.
Nama daerah     : maja (Sunda); maja, maja galepung, maja gedang, maja pait, maos (Jawa); bila, bila gedang, bila peak (Madura); wabiila (Sumba Timur); dilak (Timor).
Nama asing        : beal fruit (Inggris).

Buah Maja mempunyai rasa manis, harum, dan tajam di tenggorokan. Beberapa bahan kimia yang terkandung dalam maja di antaranya zat lemak dan minyak terbang yang mengandung linonen. Daging buah maja mengandung substansi semacam minyak balsem, 2-furocoumarins-psoralen, dan marmelosin (C13H12O). Buah, akar, dan daun maja bersifat antibiotik. Selain itu akar, daun, dan ranting digunakan untuk mengobati gigitan ular.

rahasia-kandungan-kimia-buah-maja

Akar maja mengandung psoralen, anthotoxin, o-methylscopoletin, scopoletin, decursinol, haplonine, dan aegelinol. Daun maja mengandung a-limonene, 56%-a-8-phellandzene, sineol, 17% cyrnene, citonellol, citiol, 5% cumin aldehyde, alkaloids, o-(3,3-dimethylallyl)-halfordinol, n-2-ethoxy-2-(4-methoxyphenyl) ethylcinna-mide, n-2-methoxy-2-(4-3,3-dimethyalloxy) phennyl, ethylcinnamamide. Namun, daun disebutkan  dapat menyebabkan aborsi dan steril bagi wanita. Sementara ranting digunakan sebagai racun ikan.  Tanin yang digunakan dalam jangka waktu lama bersifat antinutrisi dan menyebabkan kanker.

Efek farmakologis akar maja diantaranya mengobati demam. Kulit batang dan akar maja untuk obat jantung, stomakikum, dan sedatif. Daun maja untuk borok, kudis, eksim, bisul, abortif, demam, dan radang selaput lendir hidung. Buah maja untuk disentri dan diare, sedangkan kulit buahnya untuk pewangi.

Sudah saatnya buah ini dilestarikan karena pohon buah maja ini mulai langka dan sulit ditemukan, karena bisa jadi dikemudian hari kandungan kimia buah maja ini bisa menjadi obat buat obat penyakit yang sulit disembuhkan dan diobati..Lestarikan buah langka nusantara.

sumber: http://etnics.blogspot.com

Rabu, 11 Juli 2012

Betapa hebatnya badai ini, ini badai yang terjadi di Midwest Amerika serikat yang diabadikan oleh seorang fotografer. Camille Seaman, fotografer AS, lahir pada tahun 1962, lulus dari fotografi profesional dari New York State University pada tahun 1992, Dia lah yang mengambil gambar badai ini.

Ini foto badai widwest AS hasil karya Camile Seaman :

badai-midwest-as

badai-midwest

Foto Badai Yang Menakjubkan

badai

foto-badai

foto-badai

luar-biasa

fotografer=badai

Arsip Blog

Visitor

Popular Posts

Donate To Me On Paypal

https://www.paypal.me/riyanto1971