Jumat, 07 November 2014

Buat rekan yang baru hobby batu permata, batu akik atau batu cincin, tidak salah mencoba mengenal dan memahami arti warna pada batu cincin yang akan digunakan atau memang sudah dimiliki. Dengan memahami arti warna batu akik atau batu permata, mudah mudahan akan lebih mengerti makna dibalik warna batu cincin yang sobat gunakan. Berikut arti warna batu permata secara umum dan warna yang cocok menurut bulan kelahiran anda :

1. Ungu, batu permata warna ini meliputi jenis Kecubung/Ametis dan Turmalin ungu. . Jenis ini masih berkaitan dengan sumber energi di bagian kepala sebagai cakra ketujuh. Jenis batu permata warna tersebut menghasilkan getaran yang sangat membantu menumbuhkan ketenangan, mengurangi energi yang negatif, lebih banyak menghasilkan getaran feminim, dan baik untuk membantu pengembangan batin yang positif.

2. Biru Tua dan Indigo, batu permata warna ini meliputi jenis Safir, Turmalin, dan batu-batu yang berwarna agak biru tua atau indigo. Jenis ini berkaitan dengan cakra yang keenam yang terletak di tengah kening kepala. Jenis batu permata warna tersebut menghasilkan getaran yang membantu menumbuhkan kebijaksanaan, mengembangkan intuisi, memperkuat mata dan telinga, memperkuat daya ingat, bahkan membantu meningkatkan kepekaan terhadap dunia halus.

arti warna batu permata

3. Biru Muda, batu permata warna ini meliputi jenis Pirus, Akuamarin, Topas biru, Malasit biru, Kwarsa biru, dan Turmalin biru. Jenis ini berkaitan dengan cakra yang kelima yang terletak di tenggorokan. Jenis batu permata warna tersebut menghasilkan getaran yang membantu untuk lancar berbicara dan bernyanyi, menyehatkan bagian leher, tenggorokan, pundak dan membantu manusia menjadi lebih bijaksana serta belas kasih.

4. Hijau, batu permata warna ini meliputi jenis Giok, Jamrut, Malasit hijau, Peridot, Turmalin, Kalsit hijau dan Mata Kucing yang hijau. Jenis ini berkaitan dengan cakra yang keempat yang terletak di daerah dada/jantung. Jenis batu permata warna tersebut menghasilkan getaran yang membantu untuk memperkuat jantung, menumbuhkan kasih sayang, menambah kesadaran materi/kebendaan, memperkuat otot-otot syaraf dan dapat mengurangi emosi yang negatif.

5. Kuning, batu permata warna ini meliputi jenis Berlian kuning, Mata Kucing kuning, dan Kwarsa yang kusam. Jenis ini berkaitan dengan cakra yang ketiga yang terletak di dekat pusat/puser. Jenis batu permata warna tersebut menghasilkan getaran yang membantu untuk menambah energi jantan/maskulin, memperkuat kemauan dan memperkuat tubuh secara umum.

6. Merah Jingga, batu permata warna ini meliputi semua jenis Akik terutama yang mengarah ke warna merah jingga. Jenis ini berkaitan dengan cakra yang kedua yang terletak sedikit di bawah pusat. Jenis batu permata warna tersebut menghasilkan getaran yang membantu memperkuat daya kemampuan sex dan memperkuat daya kreatif.

7. Merah Jambu (Pink), batu permata warna ini meliputi jenis Kwarsa Ros, Turmalin, Garnet, dan Giok yang berwarna merah jambu. Jenis ini berkaitan juga dengan cakra yang keempat yang terletak di daerah dada/jantung. Jenis batu permata warna tersebut menghasilkan getaran yang membantu untuk menambah kehalusan cinta, kehangatan yang damai dan positif.

8. Merah, batu permata warna ini meliputi jenis Mira, Jasper, dan Garnet. Jenis ini berkaitan dengan cakra yang pertama yang terletak di daerah pinggul/tempat duduk. Jenis batu permata warna tersebut menghasilkan getaran yang menumbuhkan hawa panas, menambah tenaga tubuh karena mempengaruhi peredaran darah dan menjadikan lebih giat bekerja.

9. Coklat, batu permata warna ini meliputi jenis Mata Harimau, Akik, Topas coklat, Jasper, dan kwarsa yang kusam seperti berawan. Jenis ini berkaitan dengan daerah paha. Jenis batu permata warna tersebut menghasilkan getaran yang menambah ketenangan, memperkuat kaki bagian paha dan menjadi penyalur “tenaga” ke bawah (menurut kebatinan).

10. Abu-Abu, batu permata warna ini meliputi jenis Akik, Mutiara yang abu-abu, Mata Kucing yang abu-abu dan Kwarsa kusam. Jenis ini berkaitan dengan bagian tengah kaki/betis. Jenis batu permata warna tersebut menghasilkan getaran yang memperkokoh kaki, menambah ketabahan dan menjadi penyalur “tenaga” ke bumi.

11. Hitam, batu permata warna ini meliputi jenis Akik, Oniks, Safir Hitam/Nilam, dan semua jenis batu yang berwarna hitam kelam. Jenis ini berkaitan dengan telapak kaki. Jenis batu permata warna tersebut menghasilkan getaran yang memperkuat daya fokus (ketekunan dalam urusan duniawi), keteguhan, ketabahan kaki, menambah ketenangan dan menjadi penyalur “tenaga” ke bumi.

12. Putih, batu permata warna ini meliputi jenis Berlian putih, Kwarsa yang jernih, Mutiara putih, Akik putih yang transparan dan Kalsit. Jenis ini berkaitan dengan sumber energi di bagian kepala (embun-embun) yaitu cakra tertinggi (ketujuh). Jenis batu permata warna tersebut menghasilkan getaran yang positif untuk membantu menciptakan harmoni, kesembuhan dan menjaga kesehatan tubuh. Mutiara putih dan kalsit berkaitan untuk membantu menumbuhkan getaran-getaran untuk tulang, rambut, dan kuku.

Batu cincin atau batu permata anggaplah hanya perhiasan untuk mempercantik jari jemari tangan, warna adalah bias dari keindahan sebuah perhiasan.  Semoga bermanfaat.


Jumat, 10 Oktober 2014

Melukis dengan kaca pembesar? mungkin kedengerannya aneh, logikanya melukis harus menggunakan media kanvas, dan berbagai cat serta alat lukis lainnya seperti kuas lukis dan sebagainya. Waktu kecil mungkin kita pernah menggunakan kaca pembesar yang dihadapkan kearah sinar matahari untuk membakar kertas atau keisengan lainnya. Di Filipina tepatnya provinsi pegunungan Cordillera ada seorang pelukis yang menggunakan kaca pembesar untuk membuat sebuah lukisan. Dialah Jordan Mang Osan, menggunakan permukaan papan kayu sebagai pengganti kanvas untuk menuangkan karya seninya. Berikut antara lain lukisan unik karya Jordan Mang Osan si Pelukis dengan kaca pembesar.

hasil karya seni dengan kaca pembesar

seniman unik jordan mang osan

pelukis dari filipina yang menggunakan kaca pembesar

gambar lukisan dengan kaca pembesar karya Jordan Mang Osan

Pelukis dengan kaca pembesar

Jordan Mang Osan mulai melukis pada usia 19 tahun. Lukisan Jordan banyak terinspirasi dari tradisi dan budaya yang kaya di sekitar tempat tinggalnya. Menjadikan potret kehidupan warga sekitar dan alam pegunungan sebagai obyek lukisannya. Pada tahun 1996, ia mulai membantu membangun desa Tam Awan dan Chanum Soegyopranoto foundation sebagai salah satu pendiri untuk menciptakan desa seniman di tengah-tengah kota Baguio Bersama-sama, mereka berharap dapat menghidupkan budaya dan memperlihatkan cara hidup di dataran tinggi. Semoga bisa jadi bahan inspirasi.


Senin, 06 Oktober 2014

Siapa tidak kenal Lagu "Nenek Moyangku Seorang Pelaut", secuil kata kata tapi merangkum banyak makna dan sejarah.  Bangsa ini berdiri dan sudah terkenal sejak zaman dahulu. Catatan sejarah tentang wilayah kerajaan Sriwijaya dan pengaruh kerajaan majapahit di asia. Gajah Mada yang boleh dibilang kakek Nusantara yang tidak kalah hebat dengan Columbus, atau kerajaan maritim lainnya, bahkan pelaut bugis mungkin lebih hebat ketimbang kisah thor heyerdahl yang hari tepat 100 tahun kisah perjalanannya. Ambil kisah lain yang pasti masih melekat di banyak sanubari tentang kisah perahu Phinisi Nusantara dari Tanah Beru dan para pelaut dari Bira, Kabupaten Bulukumba, yang mengemudikannya, kini sudah bukan cerita asing lagi. Namun tak banyak yang mengetahui kehebatan para pelaut dari ujung selatan Sulawesi ini dibangun dari tradisi panjang. Budaya itu didasarkan pada mitos tentang penciptaan perahu pertama oleh nenek moyang mereka.
gambar kapal phinisi nusantara

Dalam mitologi masyarakat Tanah Beru, nenek moyang mereka menciptakan sebuah perahu yang lebih besar untuk mengarungi lautan, membawa barang-barang dagangan dan menangkap ikan. Saat perahu pertama dibuat, dilayarkanlah perahu di tengah laut. Tapi sebuah musibah terjadi di tengah jalan. Ombak dan badai menghantam perahu dan menghancurkannya. Bagian badan perahu terdampar di Dusun Ara, layarnya mendarat di Tanjung Bira dan isinya mendarat di Tanah Lemo.

Peristiwa itu seolah menjadi pesan simbolis bagi masyarakat Desa Ara. Mereka harus mengalahkan lautan dengan kerjasama. Sejak kejadian itu, orang Ara hanya mengkhususkan diri sebagai pembuat perahu. Orang bira yang memperoleh sisa layar perahu mengkhususkan diri belajar perbintangan dan tanda-tanda alam. Sedangkan orang Lemo-lemo adalah pengusaha yang memodali dan menggunakan perahu tersebut. Tradisi pembagian tugas yang telah berlangsung selama bertahun-tahun itu akhirnya berujung pada pembuatan sebuah perahu kayu tradisional yang disebut Phinisi.

Kini keyakinan mistis terhadap mitologi kuno itu masih kental dalam setiap proses pembuatan Phinisi. Diawali dengan sebuah ritual kecil, perahu Phinisi dibuat setelah melalui upacara pemotongan lunas. Upacara itu dipimpin seorang pawang perahu yang disebut Panrita Lopi. Berbagai sesaji menjadi syarat yang tak boleh ditinggalkan dalam upacara ini seperti semua jajanan harus berasa manis dan seekor ayam jago putih yang masih sehat. Jajanan menimbulkan keinginan dari pemilik agar perahunya kelak mendatangkan keuntungan yang tinggi. Sedikit darah dari ayam jago putih ditempelkan ke lunas perahu. Ritual itu sebagai simbol harapan agar tak ada darah tertumpah di atas perahu yang akan dibuat. Kemudian, kepala tukang memotong kedua ujung lunas dan menyerahkan kepada pemimpin pembuatan perahu. Potongan ujung lunas depan di buang ke laut sebagai tanda agar perahu bisa menyatu dengan ombak di lautan. Sedang potongan lunas belakang di buang ke darat untuk mengingatkan agar sejauh perahu melaut maka dia harus kembali lagi dengan selamat ke daratan. Pada bagian akhir, Panrita Lopi mengumandangkan doa-doa ke hadapan Sang Pencipta.

Bagian-bagian dari kapal phinisi :

1. Anjong, segitiga di depan sebagai penyeimbang.
2. Sombala alias layar utama, berukuran besar mencapai 200 m.
3. Tanpasere layar kecil berbentuk segitiga ada di setiap tiang utama.
4. Cocoro pantara atau layar pembantu ada di depan.
5. Cocoro tangnga alias layar pembantu ada di tengah.
6. Tarengke layar pembantu di belakang.

Berkaitan dengan cerita kapal phinisi ini, pernah ada kekhawatiran dari orang-orang di Bulukumba, Sulawesi Selatan, bahwa rancang bangun kapal phinisi akan didaftarkan hak patennya oleh negara asing. Mengingat sentra-sentra pembuatan perahu atau kapal phinisi yang terbesar di dunia justru terletak diluar Indonesia. Contohnya sentra-sentra itu malah berada di beberapa negara seperti Jepang, Australia, Malaysia dan Brunei. Sebelumnya, Bulukumba sudah terlebih dahulu terkenal sebagai penghasil kapal phinisi dengan kualitas terbaik. Indonesia dewasa ini memang sedang penuh dengan hiruk pikuk kepentingan dari banyak pihak. 

Hal-hal yang seharusnya diperhatikan malah jadi diabaikan. Hal-hal yang pernah membuat negeri ini bangga, sekarang sudah dilupakan. Padahal sebagian besar wilayah kita adalah lautan. Tapi justru di lautan kita makin tertinggal. Seperti nasib Phinisi Nusantara yang kini terlunta-lunta meskipun pernah mencetak prestasi yang luar biasa. jadi masih ingatkah atau mungkin sudah banyak orang Indonesia yang tidak ingat lagi lagu “Nenek moyangku orang pelaut”. hilang kebanggaan terhadap kehebatan leluhur nusantara, hidup corat marit lantaran mudah dihasut oleh tangan dan mulut busuk para penjajah dan penjelajah politik.
Thor Heyerdahl adalah seorang petualang dan etnolog berkebangsaan Norwegia yang kini menjadi seorang yang terkenal didunia dan perjalanan ilmiahnya yang hari ini tepat 100 tahun kisah perjalanan penjelajahan samuderanya dengan perahu tradisional Kon tiki. Ia melakukan pelayaran untuk ekspedisi ilmiah melintasi samudera menggunakan rakit yang dikenal dengan nama Kon-Tiki pada tahun 1947. Thor Heyerdahl kemudian menuliskan kisah perjalanannya dalam sebuah buku dan buku tersebut berhasil menjadi buku dengan penjualan terbaik skala internasional.

thor heyerdahl

kapal kon tiki yang digunakan thor heyerdahl

Thor Heyerdahl lahir pada tahun 1914 dan dibesarkan di Norwegia. Heyerdahl mengenyam pendidikan di Oslo University, di mana ia mempelajari tentang zoologi. Pada tahun 1936, Heyerdahl pergi berlayar dan tinggal di kepulauan Pasifik Fatu Hiva. Namanya terkenal di dunia karena perjalanannya menggunakan rakit Kon-Tiki dari Peru ke Pollinesia, Perancis pada tahun 1947.

si penjelajah samudera abad 21

Mengenal Thor Heyerdahl Si Penjelajah Samudera Abad 21. Pada tahun 1953, Heyerdahl memimpin ekspedisi arkeologi ke Kepulauan Galapagos. Dua tahun kemudian, ia melakukan perjalanan ke Pulau Paskah. Dalam tahun-tahun berikutnya, Heyerdahl meneliti tentang piramida di Peru dan Kepulauan Canary. Heyerdahl meninggal pada tahun 2002.Thor Heyerdahl meninggal di Colla Micheri, Italia, 18 April 2002 pada umur 87 tahun). Hari ini kisah perjalanan Thor Heyerdahl diberi penghargaan olehgoogle.co.id, dengan logo peringatan ke 100 tahun Thor heyerdahl.

Sabtu, 04 Oktober 2014


Hari Raya Idul Adha atau hari raya kurban mengajarkan kepada kita semua umat muslim tentang arti penting sebuah keyakinan dan pengorbanan. Menilik kisah kisah Nabi Ibrahim AS yang mendapat perintah dari Allah SWT agar menyembelih putra tercintanya yaitu, Ismail AS. Ketulusan Ibrahim untuk menyembelih putranya atas perintah Allah SWT, merupakan bentuk pengorbanan yang sangat mendalam. Pengorbanan demi suatu keyakinan yang kuat akan nilai kebaikan, dan pasti akan mendapat pertolongan Allah dalam perjalanannya, meskipun harus melepas sesuatu yang paling ia cintai, yaitu anak tercintanya Ismail. Hikmah dari keikhlasan tersebut ternyata tidak sia-sia, dengan keridhaan Allah SWT mengganti Ismail dengan domba untuk disembelih sebagai hewan kurban. Ibrahim telah mendapatkan kebaikan yang sempurna  atas pengorbanannya.

Peristiwa ini diabadikan setiap tahun bagi pemeluk agama Islam, karena kemuliaan bapak para nabi, yaitu Nabi Ibrahim A.S. Dengan memahami dan turut mengambil makna dari sebuah Keikhlasan dan ketaatan manusia ( Ibrahim ) kepada Sang Pencipta. Oleh karena itu umat Islam yang mampu secara materi berkewajiban untuk menyembelih hewan kurban setiap datangnya Idul Adha. Begitu pentingnya kurban ini, baik sebagai bentuk simbolik maupun materialnya, Rasulullah pernah bersabda yang artinya, “Barang siapa yang telah mampu berkurban namun tidak melakukkannya, hendaklah ia tidak mendekati tempat-tempat ibadah“. (H.R. Ahmad)

Makna Idul Adha bisa diartikan seperti ini, kata Idul Adha terdiri dari dua kata yang berasal dari bahasa Arab. Kata pertama Idul berasal dari kata ‘âda-ya’ûdu-awdatan wa ‘îdan yang memiliki arti "kembali". Sedangkan Adha berasal dari kata Adha-Yudhî-udhiyatan yang berarti "berkorban". Dengan demikian, Idul Adha adalah suatu perayaan yang dilakukan oleh umat sebagai tekad untuk kembali kepada semangat pengorbanan.

Pemahaman yang sederhana tapi penuh dengan makna filosofis yang mendalam dalam kehidupan kita. Dari segi waktu pelaksanaannya, yaitu pada hari pelemparan jumrah aqabah yang dilakukan oleh jama’ah haji, menunjukan bahwa salah satu bentuk pengorbanan dalam melakukan perlawanan tanpa akhir terhadap musuh-musuh manusia, yaitu syaitan dengan segala bentuk sifat turunannya. Begitu juga dengan perayaan Idul Adha merupakan suatu kesadaran sejati untuk melakukan perlawanan terhadap segala sifat syaitan dalam kehidupan ini.

Sedangkan ketika kita tilik dari kata “kurban” yang lebih dikenal di kalangan muslim Indonesia, sesungguhnya juga berasal dari bahasa Arab “Qurbân” yang asalnya “Qaruba-yaqrabu-qurbun wa qurbân” yang artinya kedekatan yang sangat. Kata “qurbân” adalah bentuk tafdîl yang menunjukkan penguatan terhadap sifat yang dikandung dari kata tersebut. Dengan demikian, korban adalah wujud kedekatan yang sangat tinggi. Sehingga dapat dikatakan bahwa dengan simbol penyembelihan hewan, seorang hamba diharapkan semakin dekat (qarîb) dengan Rabb-nya. Penyerahan pengorbanan dan tersimbahnya darah dari hewan adalah simbol penyerahan hidup seorang hamba kepada Rabbul ‘âlamîn sekaligus pembuktian dari ikrarnya.

Semoga dengan berkurban manusia dapat melenyapkan sifat hewan yang terkadang ada pada manusia, jangan sampai manusia memiliki sifat yang malah melebihan sifat hewan. Berikut Kutipan Surat Al-An'an ayat 161-165.

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

161. قُلْ إِنَّنِي هَدَانِي رَبِّي إِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ دِينًا قِيَمًا مِلَّةَ إِبْرَاهِيمَ حَنِيفًا وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِينَ
Katakanlah: "Sesungguhnya aku telah ditunjuki oleh Tuhanku kepada jalan yang lurus, (yaitu) agama yang benar; agama Ibrahim yang lurus; dan Ibrahim itu bukanlah termasuk orang-orang yang musyrik".

162. قُلْ إِنَّ صَلاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
Katakanlah: "Sesungguhnya salat, ibadah, hidup dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam,

163. لا شَرِيكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا أَوَّلُ الْمُسْلِمِينَ
tiada sekutu bagi-Nya; dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah)".

164. قُلْ أَغَيْرَ اللَّهِ أَبْغِي رَبًّا وَهُوَ رَبُّ كُلِّ شَيْءٍ وَلا تَكْسِبُ كُلُّ نَفْسٍ إِلا عَلَيْهَا وَلا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِزْرَ أُخْرَى ثُمَّ إِلَى رَبِّكُمْ مَرْجِعُكُمْ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ فِيهِ تَخْتَلِفُونَ
Katakanlah: "Apakah aku akan mencari Tuhan selain Allah, padahal Dia adalah Tuhan bagi segala sesuatu. Dan tidaklah seorang membuat dosa melainkan kemudaratannya kembali kepada dirinya sendiri; dan seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain. Kemudian kepada Tuhanmulah kamu kembali, dan akan diberitakan-Nya kepadamu apa yang kamu perselisihkan".

165. وَهُوَ الَّذِي جَعَلَكُمْ خَلائِفَ الأرْضِ وَرَفَعَ بَعْضَكُمْ فَوْقَ بَعْضٍ دَرَجَاتٍ لِيَبْلُوَكُمْ فِي مَا آتَاكُمْ إِنَّ رَبَّكَ سَرِيعُ الْعِقَابِ وَإِنَّهُ لَغَفُورٌ رَحِيمٌ
Dan Dialah yang menjadikan kamu penguasa-penguasa di bumi dan Dia meninggikan sebahagian kamu atas sebahagian (yang lain) beberapa derajat, untuk mengujimu tentang apa yang diberikan-Nya kepadamu. Sesungguhnya Tuhanmu amat cepat siksaan-Nya, dan sesungguhnya Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Selamat hari raya Idul adha 1435h tahun 2014, semoga amal ibadahya diterima oleh Allah SWT, dan bagi saudara muslim yang sedang menjalankan ibadah haji ketanah suci, semoga menjadi haji yang mabrur. Dan dapat menjadi contoh dan memberi contoh ketauladanan bagi saudaranya sesama muslim yang belum sempat bahkan belum memiliki kelebihan rezeki untuk menunaikan ibadah haji ketanah suci. (Admin Cybermales.)


Arsip Blog

Visitor

Popular Posts

Donate To Me On Paypal

https://www.paypal.me/riyanto1971