Rabu, 18 April 2012

Kenapa hanya aceh dan Papua yang selalu sulit damai di Indonesia? kenapa hanya Aceh dan Papua yang selalu banyak terjadi konflik? konflik kemanusiaan bisa dalam banyak hal mulai dari masalah etnis
sampe masalah integritas dan bencana alam.

Aceh dalam peta memiliko posisi strategis jika dijadikan basis pertahanan Internasional, begitu juga
Papua kondisi dan lokasi geografis yang sangat baik untuk dijadikan pusat pertahanan, siapa yang menginginkan posisi ini? yang jelas Amerika. kenapa karena musuh As di Asia sangat banyak mulai dari Korea sampai Cina.

papua

Ibarat jalur laluintas Aamerika harus memiliki tempat atau basis sistim senjata yang bisa masuk dalam jarak tembak. jika AS memjadikan Aceh Atau Papua sebagai basis pertahanannya dan menempatkan persenjataanya disana maka AS akan bisa menembakan senjata antar benuanya sampe kemana saja tanpa rintangan.

Jikalau AS menembakan rudal saja dari Aceh Atau Papua sudah bisa menjangkau Korea bahkan cina tanpa hambatan. bayangkan siapa lagi yang bisa menahan hantaman senjata yang diluncurkan dari Aceh Atau Papua. artinya dengan posisi ini AS bisa menekan negara lain dengan arah nuklirnya. diatas kertas menang mutlak.

Papua kita tahu kepulauan yang paling kaya dinegeri ini, apapun ada termasuk bibit uranium bahan baku nuklir. untuk bahan panganpun Papua bisa jadi dapur Dunia..kebayang tidak sama kita kenapa mati matian AS selalu memainkan inteligennya di Papua dan Aceh.

Sampe kapanpun dua tempat ini tidak akan damai, banyak misi disana mulai dari yang palin halus berupa penyebaran agama sampe kedok tambang. dokrin dokrin banyak diciptakan di papua, perang strategi dan intelegenpun bermain disana. Sekarang sampe kemana pikiran pemegang kendali pertahanan disanan.?

Negara ini juga punya intelegen dan pasukan, cobalah untuk lebih membuat smart para pasukan militer negeri ini. Kasih peralatan dan senjata canggih, bermainlah dengan penduduk asli kuasai wilayah hutan. bagi iwlayah harus dalam jarak pantau jangan cuma ngandelin pasukan penjaga batas.

Buat Tni buatlah basis militer yang akurat dipapua perlengkapi dengan senjata dan teknology canggih.
Untuk wilayah papua siapkanlah pengawasan lalulintas udara, siapkan patroli udara baik secara radar maupun pengawasan udara.

Toh selama ini TNI banyak dikota, cuma gajian tiap akhir bulan, Jangan kaku dengan sistim jika negara ini tidak ingin kehilangan papua, perbanyak barak militer dan pasukan dipapua.
jangan ngeles biaya.

Bila perlu separuh tentara negeri ini kirim kepapua toh wilayah lain damai di Indonesia dan sudah
ada tugasnya pengamanan kota dari POLRI.

Hati hati AS sudah mencari celah untuk mencari referendum untuk Papua, jika terjadi tunggu saja Papua lepas dari NKRI. HAM bisa dijadikan isu paling jitu, dan ketidak stabilan papua bisa diciptakan negara negara yang menginginkan Papua.
Hiduplah Indonesia Raya.
Trenggiling atau pangolin atau manisjavanica, atau peusing bahasa Inggrisnya “Scaly Ant Eater”, atau nama latinnya Manis javanica (untuk jenis trenggiling yang hidup di Indonesia dan Malaysia) adalah hewan mamalia (menyusui) yang tidak bergigi alias ompong, namanya keren tapi banyak orang yang belum penbah lihat sama sekali.

tenggiling

Trenggiling hidup di daerah hutan hujan tropis dataran rendah. Bentuk tubuhnya memanjang. Panjang dari kepala sampai ekor trenggiling dewasa sekitar 90 cm, sedang panjang ekornya sekitar 40 cm, beratnya dapat mencapai 12 kg. Umumnya trenggiling betina lebih pendek dari trenggiling jantan. Ia memiliki lidah yang dapat dijulurkan hingga sepertiga dari panjang tubuhnya untuk mencari semut disarangnya. Disamping itu trenggiling mempunyai 2 pasang kaki yang pendek, mulut, mata, telinga dan sisik yang keras.


manisjavanica

Sisik tenggiling yang bersifat keras, tebal dan tajam itu membantu melindungi dirinya dari musuh. Selain itu ia melindungi dirinya dari musuh dengan cara menggulung badannya hingga seperti bentuk bola sehingga sulit dimakan oleh predator seperti ular namun justru posisi ini memudahkan manusia untuk menangkapnya, Ia dapat pula mengibaskan ekornya yang bersisik tajam sehingga bisa melukai pengganggunya. Trenggiling aktif melakukan kegiatannya  di malam hari.

Makanan trenggiling adalah serangga terutama semut dan rayap yang merupakan hama bagi tanaman sehingga keberadaan trenggiling sangat penting sebagai pengontrol populasi hama serangga, punah atau berkurangnya populasi trenggiling akan berdampak pada ledakan hama serangga.

Diwaktu siang ia bersembunyi di lubang sarangnya. Diantaranya ada yang tinggal diatas dahan pohon. Ia suka bersarang pada lubang-lubang yang berada dibagian akar-akar pohon besar atau membuat lubang di dalam tanah yang digali dengan menggunakan cakar kakinya. Atau ia menempati lubang-lubang bekas hunian binatang lainnya. Pintu masuk kelubang sarang selalu ditutupnya.

Musim kawin trenggiling jatuh pada bulan April sampai Juni. Setelah sang betina mengandung beberapa bulan, ia akan melahirkan anaknya. Anak yang baru dilahirkan beratnya sekitar setengah kg (500 gr), panjang sekitar 45 cm, dan tak lama setelah lahir anak trenggiling langsung bisa berjalan. Waktu lahir sisik si anak masih lembut, namun akan menjadi keras dalam masa 2 hari. Biasanya induk trenggiling akan menjaga anaknya 3 sampai 4 bulan. Selama itu sang anak sering di bawa-bawa oleh induknya di atas ekornya.

Trenggiling terdiri dari satu jenis (genus) dan 7 spesies / species (rumpun), yaitu spesies :

   1. Manis Javania, hidup tersebar di Indonesia, Malaysia dan Indochina.
   2. Manis Pentadactyla, hidup di Nepal, Himalaya Timur, Myanmar dan China.
   3. Manis Carssicaudata, hidup di India dan Srilangka.
   4. Manis Tertradactyla, trenggiling tak berekor yang hidup di Asia.
   5. Manis Temmenki, hidup di Asia.
   6. Manis Triscuspis, hidup di Asia.
   7. Manis Gigantea, hidup di Afrika.

Jika diibaratkan tumbuhan trenggiling ibarat pohon kelapa karena seluruh bagian tubuhnya dapat dimanfaatkan oleh manusia dan bernilai ekonomis tinggi, hal ini yang menyebabkan populasi trenggiling di alam menurun tajam sedangkan penangkaran atau budidaya belum diupayakan.oleh karena itu predator utama trenggiling bukan ular tetapi manusia. Untuk Itu Trenggiling termasuk hewan dilindungi pemerintah.

Senin, 16 April 2012

Musim hujan telah tiba, musim ujian sekolah juga telah tiba, dan musim banjir juga telah tiba. Peristiwa dan tradisi tahunan di negeri ini dikala musim penghujan adalah banjir dan tanah longsor, rame rame para ahli dan para pembicara adu mulut di Televisi saling tunjuk saling salah dan saling tidak mau disalahkan. Mulai dari pejabat pemerintah maupun ahli lingkungan hidup.

Bermacam argumen dari tahun ketahun dan selalu itu itu juga, mulai dari kesalahan tata kota, drainase yang tidak lancar, sampah yang menumpuk sampe padatnya lingkungan kumuh yang menghambat laju air hujan jadi sasaran kesalahan. semua paling hebat klo nyari kesalahan tapi tidak ada yang paling hebat memberi jalan keluar yang baik, alesan klasik yang tidak asik jadi kesimpulannya "musibah dan kehendak alam"..kacau.

Hujan kok dibilang musibah, apa tidak pernah baca klo "Tuhan menurunkan air hujan itu sesuai dengan kadar dan keperluannya" jadi tidak mungkin Tuhan main numpahin air sembarangan, semua sudah sesuai sama yang dibutuhkan.Nah manusia sendiri terkadang dikasih kemarau panjang mengeluh, bukan memanfaatkan waktu kemarau untuk memperbaiki saluran sungai dan membuatkan tempat lalulintas air nantinya disaat musim hujan. Sedia diri sebelum datang musim Hujan, bukan setelah banjir baru berpikir cari solusi dan pamer argumen.
basket air 

Yang tetep menarik dari setiap musim hujan ada suka dan cerita duka biasanya. yang duka klo tanah longsor, tambak jebol, kampung dan jalan raya banjir yang mau sekolah dan ngantor harus angkat sepatu, dorong mobil atau motor, dan buat anak anak selalu ada kegembiraan disaat banjir, semisal menangkap ikan gratisan dari tambak yang jebol, berenang dilorong yang kebanjiran, main perahu perahuan bahkan ada yang main basket, lho kok bisa..? namanya basket air, bola gak harus dipantolin kelantai cukup saling lempar dan masukin keranjang..yang penting asiknya musim banjir, banjir emang sudah banjir bermain ya tetep bermain..gak harus selalu mengeluh toh karena hujan.



Minggu, 15 April 2012

Belajar mensyukuri hidup dari keterbatasan, ketidakmampuan, kekurangan. Betapa masih banyak mereka mereka yang mencari nafkah dengan mengandalkan tenaga kepala. maksudnya kekuatan kepala sebagai tumpuan menyanggah, mengangkat, atau memikul suatu benda.

Perhatiin saja disekitar rumah kita, tukang sayur keliling selalu memanggul tampa yang padat berisi sayuran diatas kepala. Atau terkadang jualan jajanan sarapan pagi..mungkin karena sering kita lihat dari kecil kita jadi tidak pernah memikirkannya. ya klo sekedar kue atau sayuran mungkin ringan tapi ada ditempat lain para wanita wanitanya menggunakan kepala untuk mengangkat keranjang kayu bakar, batu kapur, pasir sungai, merang dan kelas berar lainya, ini contoh nya:
tukang panggul

tukang angkut

kuli angkut

Coba deh bayangin, kepala yang harusnya memjadi tempat yang paling sempurna harus dikorbankan dan digunakan sebagai penopang kehidupan. Masih ada mereka mereka seperti ini yang tidak pernah diperhatiin oleh orang lain, mereka mencari hidup dengan keterbatasan, disaat orang lain sudah memanfaatkan alat angkut, tidak banyak yang mereka cari hanya kebutuhan kehidupan sehari hari, bukan kekayaan yang mereka cari hanya sesuap nasi yang harus ditebus dengan kerja superkeras.

Mereka mereka orang yang jujur yang mendapat upah hanya dengan apa yang mereka kerjakan. Berbagilah rezeki kepada orang orang seperti mereka,Kelemahan kekurangan dan ketidakmampuan bukanlah karena ketidaktahuan tapi karena kondisi dan keadaan.

Sabtu, 14 April 2012

Si hijau bulet kenyel, bila digigit keluar deh cairannya, makan satu gak akan cukup makan kebanyakan
ngilu deh gigi karena manisnya..itulah klepon jajan pasar yang sekarang banyak dilupakan banyak orang.
kalah dengan panganan siap saji berupa roti maupun mie instant, tapi tidak apa yang buat yang masih ingin
nyimpen resep dan praktekin sendiri sekaligus menjaga kuliner nasional biar tidak musnah :

cara-buat-klepon 

 Berikut Bahan untuk membuat Klepon :
- 500 gram tepung ketan
- 2 ons gula merah atau secukupnya
- 1 sendok makan kapur sirih
- 1 ons parutan kelapa atau disesuaikan saja.
- 10 lembar daun suji
- Garam secukupnya
- Air hangat

Cara Membuat Klepon :
1. Daun suji ditumbuk halus lalu tuangi kapur sirih sambil diremas dan saring airnya.
2. Uleni tepung ketan dengan air hangat dan air perasan daun suji tadi.
3. Bentuk adonan bulat bulat dengan diisi gula jawa di dalamnya.
4. Didihkan air dalam panci dan bubuhi garam kemudian masukkan adonan satu demi satu
5. Jika klepon sudah kelihatan terapung itu tandanya sudah jadi angkat dan tiriskan.
6. Gulingkan klepon di atas parutan kelapa sebelum dihidangkan.

Selamat mencoba.

Arsip Blog

Visitor

Popular Posts

Donate To Me On Paypal

https://www.paypal.me/riyanto1971