Rabu, 19 Juni 2013

Hukuman keji, cara menghukum yang kejam, serta alat untuk menyiksa tahanan paling kejam, banyak dilakukan pada zaman pertengahan hingga awal abad 19. Banyak negara telah melakukan cara cara paling kejam dalam menyiksa para tahanan. Sadis dan sangat menyakitkan. Hukum gantung dan hukuman mati dengan kursi listrik walau terkesan sadis tapi belum seberapa dibanding masa masa abad pertengahan.

Lihat saja beberapa gambar alat alat dan cara cara orang zaman pertengahan dalam menyiksa dan menghukum tahanannya dibawah ini . Mulai dari kursi yang dipasangi paku besi, tahanan digantung lalu kakinya diberi beban berat sambil digantung diudara, ada juga  tahanan yang disiksa dengan memasukan ular dari mulutnya, ada juga tahanan yang dijepit kepalanyaa dengan ragum besi hingga gepeng. Tapi yang paling berat adalah hukuman yang diterima para wanita, para wanita ini disiksa dengan mendudukannya dikursi yang pebuh dengan paku, lalu algojo menyiksanya dengan menusuk nusukan besi ke alat vital wanita tahanan tersebut hingga tewas. 

judas cradle



Foto Dan Alat Penyiksaan Tahanan Paling Kejam

Ada juga wanita yang harus disiksa dengan duduk diatas kursi lancip seperti piramid yang terbuat dari besi, si tahanan wanita digantung lalu diturunkan dengan tali hingga alat kelamin atau alat pembuangannnya seperti dubur nancep diatas kursi lancip mirip piramid yang disebut judas cradle, lalu ditarik lagi talinya dan diturunkan lagi berulang ulang. Bisa dibayangkan betapa sakit dan kejamnya cara orang zaman pertengahan menyiksa tahanan yang dianggap bersalah. Ini banyak terjadi di eropa seperti rusia.

kursi penyiksaan

tahanan digantung

Tujuan hukuman ini adalah memberi hukuman yang berat bagi pelaku asusila dan kejahatan terhadap pemerintahan, seperti pemberontakan dan pembangkangan. Dan dipakai untuk memperoleh jawaban dari terhukum agar mengaku. Dan yang sangat kejam lainnya adalah wanita digantung dengan kaki diatas, lalu dua orang algojo memotong dua tubuhnya mulai dari ujung selangkangan wanita. SADIS.

tahan disika

tubuh dibelah dua

Postingan ini untuk membuka mata kita bahwa praktek hukum yang kejam sering dilakukan dizaman pertengah, mungkin ini secuil dan masih banyak lagi yang lebih kejam. Semua semata mata agar bisa membuka mata para pelaku kejahatan baik pidana ataupun perdata, jangan senyum senyum dan cengengesan di depan media yang ditonton orang banyak, salah kok bangga layaknya selerbriti idola, jadi penjahat sepertinya merasa tidak bersalah dan tenang tenang saja tanpa rasa malu. jadi koruptor, penjahat kelamin, perusak kok cengar cengir. Muak ngeliatnya.

Mending zaman cowboy, dar..der..dor penjahat mati. Atau dipake deh cara lama seperti zaman pertengahan, yang bersalah tetep tidak mau ngaku mending dijepit kepalanya sama ragum besi sampe gepeng, atau mulutnya dimasukin ular sampe ngaku, tidak mau ngaku juga dicopotin kukunya satu demi satu sampe ngaku. Jadi lain kali yang mau berbuat mikir sejuta kali.

Konten postingan ini mungkin terkesan keras, menyeramkan dan terkesan brutal.
Semoga tidak dibanned oleh mbah google.



0 comments:

Poskan Komentar

Follow by Email

Blog Archive

Site Info

Total Kunjungan Ke Blog Ini