Selasa, 07 Agustus 2012

Borax Anhydrous / Pentahydrate / Decahydrate / PIJER / OBAT GENDAR / BLENG / CETITET / OBAT PULI / OBAT LONTONG

Borax / boraks / Bleng (dari bahasa Jawa) adalah campuran garam mineral konsentrasi tinggi yang dipakai dalam pembuatan beberapa makanan tradisional, seperti karak dan gendar. Sinonimnya natrium biborat, natrium piroborat, natrium tetraborat.

borax-bleng

Bleng adalah bentuk tidak murni dari boraks, sementara asam borat murni buatan industri farmasi lebih dikenal dengan nama boraks. Dalam dunia industri, boraks menjadi bahan solder, bahan pembersih, pengawet kayu, antiseptik kayu, dan pengontrol kecoak.(wikipedia)

Legalitas
Bahan tambahan pangan yang dilarang digunakan dalam menurut Permenkes RI No. 722/Menkes/Per/IX/1988 dan No 1168/Menkes/Per/X/1999 sebagai berikut :

1. Natrium Tetraborat  ( Borax)
2. Formalin (Formaldehyde)
3. Minyak Nabati yang di Brominasi/ Brominated vegetable oil.
4. Kloramfenikol ( Chlorampenicol )
5. Kalium Klorat  ( Potassium Chlorate )
6. Diethil pirokarbonat  (Diethyl Pyrocarbonate, DEPC)
7. Nitrofurazon (Nitrofurazon)
8. P-Penetilkarbamida ( P-Penethylcarbamide, dulcin,4-ethoxy phenil uea)
9. Asam Salisilat dan Garamnya ( salicylic acid and its salt)

Menurut Permenkes  No 1168/Menkes/Per/X/1999, ada tambahan bahan yang tidak diperbolehkan untuk makanan yaitu: Rhodamin B (pewarna merah), Methanyl Yellow (pewarna kuning), Dulsin (pemanis sintesis) dan Potassium Bromat (pengeras).

Bahaya Borax atau Bleng

Borax / Boraks maupun bleng tidak aman untuk dikonsumsi sebagai makanan, tetapi ironisnya penggunaan boraks sebagai komponen dalam makanan sudah meluas di Indonesia. Mengkonsumsi makanan yang mengandung boraks memang tidak serta berakibat buruk terhadap kesehatan tetapi boraks akan menumpuk sedikit demi sedikit karena diserap dalam tubuh konsumen secara kumulatif.

Seringnya mengonsumsi makanan berboraks akan menyebabkan gangguan otak, hati, dan ginjal. Dalam jumlah banyak, boraks menyebabkan demam, anuria (tidak terbentuknya urin), koma, merangsang sistem saraf pusat, menimbulkan depresi, apatis, sianosis, tekanan darah turun, kerusakan ginjal, pingsan, hingga kematian. Kematian pada orang dewasa dapat terjadi dalam dosis 15-25 gram, sedangkan pada anak dosis 5-6 gram .

Bleng atau boraks biasanya dipakai dalam pembuatan makanan berikut ini:

1. Lontong, sebagai pengeras
2. Ketupat, sebagai pengeras
3. Bakso, sebagai pengawet dan pengeras
4. Kecap, sebagai pengawet
5. Jajanan tradisional cenil, sebagai pengeras
6. Karak atau lèmpèng (kerupuk beras), sebagai komponen pembantu pembuatan gendar (adonan calon kerupuk)
  
Pemakaian borax atau bleng atau apapun nama lainnya, jelas-jelas itu melanggar undang-undang.

1 komentar:

  1. sangat bagus informasinya..
    bisa dilihat penambahan infonya di arsa's blog
    kilk link ini
    http://arsamuhammad.blogspot.com/2013/02/bahaya-boraks-dan-bleng.html

    BalasHapus

Follow by Email

Blog Archive

Site Info

Total Kunjungan Ke Blog Ini