Rabu, 06 Februari 2013

Tradisi tiap tahun bagi masyarakat tionghua atau masyarakat cina adalah hari raya atau baru imlek, pada tahun 2013 ini perayaan tahun baru imlek jatuh pada tanggal 10 februari 2013, kenapa warna merah selalu dominan pada perayaan imlek? Warna merah ito melambangkan kegembiraan, kebahagiaan dan  keberhasilan. Sedangkan warna keemasan dalam bahasa Mandarin disebut 'jin' adalah uang, melambangkan sebuah harapan agar di tahun berikutnya dilimpahi banyak rejeki.
Berikut kutipan dari mengenai tahun baru imlek dari wikipedia.org :

Imlek (lafal Hokkian dari ??, pinyin: yin li, yang artinya kalender bulan) atau Kalender Tionghoa adalah kalender  lunisolar yang dibentuk dengan menggabungkan kalender bulan dan kalender Matahari. Kalender Tionghoa sekarang masih digunakan untuk memperingati berbagai hari perayaan  tradisional Tionghoa dan memilih hari yang paling menguntungkan untuk perkawinan atau pembukaan usaha.Kalender Tionghoa dikenal juga dengan sebutan lain seperti "Kalender Agrikultur" (nónglì ??/??), "Kalender Yin ??/??" (karena berhubungan dengan aspek bulan), "Kalender Lama" (jìulì ??/??) setelah "Kalender Baru" (xinlì ??/??) yaitu Kalender Masehi, diadopsi sebagai kalender resmi, dan "Kalender Xià ??/??"  yang pada hakikatnya tidak sama dengan kalender saat ini.

Sesajian dan peralatan yang digunakan dalam perayaan Imlek mengandung makna, nilai dan filsofi serta konsep-konsep kehidupan masyakat Tionghoa. Semuanya merupakan simbol dari budaya Konghucu yang sarat dengan makna dan simbol. Dengan memahami semua itu akan terkuak bagaimana masyarakat Tionghoa menjalani hidup dan kehidupan dengan keyakinan mereka.

Yang selalu ada pada perayaan Tahun Baru Imlek :

1. Angpao
angpao

Disebut juga hongbao adalah bungkusan merah. Angpao ini berupa uang yang dibungkus kertas merah dan diberikan oleh orang tua kepada anak yang belum menikah dan dari anak yang sudah menikah kepada orang tua. Angpao diberikan setelah anak melakukan pai kui ‘sujud kepada orang tua’. Pai kui biasanya disertai ucapan doa gong he xin xi ‘hormat bahagia menyambut tahun baru’ atau gong xi fa cai ‘hormat bahagia berlimpah rejeki’.

2. Barongsai atau tari singa.

Barongsai atau tari singa merupakan sebuah pertunjukan tarian atau gerakan –gerakan tertentu dengan para penarinya menggunakan kostum seperti singa. Barongsai diharapkan dapat mengusir roh jahat. Liang Liong atau tari naga yang dalam bahasa Mandarin disebut long atau juga diartikan agung. Liang artinya terang, berkilau. Tari yang memiliki symbol bahwa naga sebagai bentuk keagungan mampu menerangi semua orang. Dalam budaya masyarakat Tionghoa naga dianggap sebagai makhluk suci perantara dan penjaga kekayaan dewa dewa.

 3. Hio Lou

hio lou
Adalah tempat menyimpan abu leluhur yang berfungsi menancapkan hio atau dupa sembahyang. Hio Lou melambangkan hati yang tentram dalam sembahyang, hal-hal yang menggangu pikiran saat melakukan sembahyang harus terlebih dahulu disingkirkan.  Hio yang dipakai pada upacara perayaan tahun baru Imlek adalah hio bergagang merah dan dalam sembahyang king thi kong harus berjumlah tiga batang yang melambangkan tiga alam kekuasaan Tuhan.

Kekuasaan Tuhan ini disebut too kwan sam Thuian yaitu alam ketuhanan (Thian), alam semesta (tee) dan alam kemanusiaan (jien).

4. Sin Ting atau Shen Ting

Berupa tempat tinggi yang berisi campuran antara minyak tanah dan minyak goreng serta nasi di atasnya yang diberi sumbu terapung. Lampu minyak ini melambangkan sifat keabadian, seperti makna shen atau abadi, Secara umum memiliki makna sifat keesaan dan keabadian Tuhan.

5. La atau Lilin

La atau Lilin


Biasanya berwarna merah pada upacara persembahyangan dipasang di kiri dan kanan altar. Lilin merupakan alat penerangan yang menyimbolkan bahwa manusia harus menjadi penerang bagi sesamanya.  Penerangan dalam arti juga bisa memberikan jalan keluar bagi orang lain yang mempunyai berbagai macam permasalahan. Sebuah lilin yang dari awal menyala sampai padam, selalu menjadi penerang, demikian halnya juga dengan manusia yang keberadaannya harus menjadi penerang sejak kecil hingga akhir hayatnya.

5. Swan Lou a

Tempat untuk membakar dupa serbuk atau jenis wangi wangian yang terbuat dari serbuk wangi seperti dari cendana.

7. Lian atau dui lian

lian atau dui lian

Merupakan sajak musim semi yang merupakan rangkaian kata-kata ditulis di atas kertas merah atau kain merah. Isinya merupakan sejumlah harapan akan kesejahteraan, kemakmuran, dan keselamatan seperti shijie ping’ang yang memiliki arti selama empat musim tetap selamat, sedangkan wu fu lin men artinya lima berkah menyertai pintu, kata fu sendiri berarti kaya.

Masyarakat Tionghoa menempelkan Lian di pintu rumah bagian depan atau di dalam rumah agar rejeki dan keselamatan senantiasa terlimpah bagi para penghuni rumah. Demikian sekilas tentang hari rata atay tahun baru imlek yang dirayakan masyarakat cina.

8. Lampion merah atau denglong

lampion

Lampion atau denglong berwarna merah merupakan lambang keberhasilan, dan kegembiraan, sebab warna merah dalam bahasa Mandarin disebut hong atau keberhasilan. Dengan memasang lampion masyarakat Tionghoa yang beragama Konghucu berharap selalu mendapat keberhasilan di tahun-tahun mendatang.
Demikian  postingan cybermales mengenai Perayaan Tahun Baru Imlek yang dirayakan masyarakat cina indonesia.

0 comments:

Poskan Komentar

Follow by Email

Blog Archive

Site Info

Total Kunjungan Ke Blog Ini