Jumat, 22 Februari 2013

Menurut Situs Global Fire Power GFP telah merilis hasil analisis tahun 2013 dengan memberikan penilaian yang obyektif untuk menunjukkan peta kekuatan militer negara-negara di seluruh dunia, peringkat GFP tahun ini setidaknya mengunakan lebih dari 40 faktor untuk menentukan Indeks skor keukuatan militer masing-masing negara ("PwrIndx").

Dari total 68 negara yang ada dalam database GFP dengan berdasarkan uji data yang mendukung kekuatan militer, setidaknya berdasarkan penilaian Jumlah Personnel, kekuantan pertahanan darat (Land System), kekuatan Udara (Air Power), kekuatan Pertahanan Laut (Naval Power), Persediaan Bahan bakar (Resources/Petroleum), Logistik, Finansial dan Luas Geograpi. Indonesia dengan nilai PwrIndx 0.7614 berada pada urutan ke-15 naik 3 peringkat dimana pada tahun 2012 Indonesia berapa pada urutan ke-18 dan masih menduduki urutan pertama kawasan ASEAN.

reader tni indonesia

Urutan 10 besar ranking militer dunia dipegang secara berturut-turut : AS, Rusia, China, India, Inggris, Perancis, Jerman, Korea Selatan, Itali dan Brajil. Kemudian urutan 11 sampai dengan 20 besar adalah Turki, Pakistan, Israel, Mesir, Indonesia, Iran, Jepang, Taiwan, Kanada dan Thailand. Vietman yang akhir-akhir ini gencar belanja peralatan militer kelas dunia berhasil menduduki peringkat ke-25.

Berikut Penilaian GFP Untuk Indonesia :

tni rangking 15 dunia


Indonesia PwrIndx: 0.7614
Rank : 15
MANPOWER

    Total Population: 242,325,638 [2012]
    Available Manpower: 129,075,188 [2011]
    Fit for Service: 107,538,660 [2011]
    Reaching Military Age Annually: 4,455,159 [2011]
    Active Frontline Personnel: 438,410 [2011]
    Active Reserve Personnel: 400,000 [2011]

LAND SYSTEMS 
Tank value includes MBT, light tanks and tank destroyer systems, wheeled or tracked.

     Tanks: 400 [2012]
    Armored Fighting Vehicles: 506 [2012]
    Self-Propelled Guns: 647 [2012]
    Towed Artillery Pieces: 62 [2012]
    Rocket Projectors (MLRS): 50 [2012]
    Portable Mortar Systems: 3,350 [2012]
    Portable AT Weapons: 11,000 [2012]
    Logistical Vehicles: 11,100

AIR POWER
Includes fixed-wing and rotary-wing aircraft from all branches of service.
All aircraft types accounted for including UAVs, transports, gunships, recon, naval, trainers, etc...

    Total Aircraft: 444 [2012]
    Helicopters: 187 [2012]

NAVAL POWER
Aircraft Carrier value does not include helicopter carrier-type vessels.

    Total Strength: 150 (includes auxiliaries)
    Aircraft Carriers: 0 [2012]
    Frigates: 6 [2012]
    Destroyers: 0 [2012]
    Corvettes: 23 [2012]
    Submarines: 2 [2012]
    Coastal Craft: 70 [2012]
    Mine Warfare: 12 [2012]
    Amphibious Assault: 26 [2012]

 RESOURCES (PETROLEUM)

     Oil Production: 982,900 bbl/day [2012]
    Oil Consumption: 1,115,000 bbl/day [2011]
    Proven Oil Reserves: 3,885,000,000 bbl/day [2012]


 LOGISTICAL

     Labor Force: 117,400,000 [2012]
    Merchant Marine Strength: 1,340 [2012]
    Major Ports and Terminals: 9
    Roadway Coverage: 437,759
    Railway Coverage: 5,042
    Serviceable Airports: 676 [2012]


 FINANCIAL (in USD)

    Defense Budget: $5,220,000,000 [2012]
    External Debt: $190,700,000,000 [2011]
    Reserves of Foreign Exchange and Gold: $110,100,000,000 [2012]
    Purchasing Power Parity: $1,139,000,000,000 [2012]

GEOGRAPHY (in km)

     Square Land Area: 1,904,569 km
    Coastline: 54,716 km
    Shared Border: 2,830 km 
    Waterways: 21,579 km

Kenyataan yang miris ketika melihat peristiwa yang terjadi di papua yaitu 8 anggota TNI tewas dan 2 warga sipil juga tercatat tewas. Karena ditembak kelompok bersenhata yang tidak jelas,di dua wilayah berbeda di Kabupaten Puncak dan Kabupaten Puncak Jaya, Papua, Kamis (21/2/2013)
Dan sampe sekarang masih dalam pengejaran.

Yang buat menjadi miris mereka dalam posisi mau mengambil perlengkapan dibandara yang jaraknya kurang lebuh 2 kilometer dari pos TNI terdekat dan tanpa sempat memberikan perlawanan karena tidak membawa senjata, waduh...dimedan gerilya kok tidak bawa senjata miris banget, ditambah lagi alat komunikasi cuma HT atau Handy talky bisa dibayangkan jarak komunikasi  yang bisa dilakukan oleh alat HT ini paling banter 2km. Jenis senjata lawan toh bisa didengar dari bunyi letusannya, kecuali senjati sniper super hebat.



Sudah sepatutnya perlengkapan komunikasi medan seperti PAPUA ini harusnya komunikasi via satelit, minimal telepon satelit. Belum lagi type senjata harusnya sudah super siap layaknya perang hybrid. Toh banyak senjata bagus buatan PINDAD ADA Senjata Sniper SPR1, SPR2 dan SPR3 yang sanggup membobol tembak baja, dan jarak range tembak juga berkisar 500m sampe 900m. Cocok buat penjaga perbatasan atau medan hutan gerilya.

senjata sniper buatan indonesia


Dengan mendapat posisi yang baik di posisi 15 terbaik didunia TNI harusnya lebih siap.
Siap dimedan dengan alat tempur perang hybrid. juga yang penting siap manusianya..Perbanyak base helipad ditiap posisi rawan. Untuk rute sulit seperti hutan toh sudah ada kendaraan komodo 4x4 yang siap dimedan berat yang cocok untuk kendaraab akut dan serbu pasukan. Jangan cuma disimpen dikandang karena mahal kalau banyak nyawa bakal melayang cuma kebingungan menghadapi  pasukan liar yang tidak jelas.

Viva TNI jaya dilaut, udara, dan darat di masa depan. Salam buat mereka yang "berani tidak dikenal, mati tidak dicari, berhasil tidak dipuji, dan gagal dicaci maki"

Source

0 comments:

Poskan Komentar

Follow by Email

Blog Archive

Site Info

Total Kunjungan Ke Blog Ini