Sabtu, 18 Desember 2010

Komponen laptop yang paling mudah rusak dalam pemakaian normal harian adalah baterai! Apa yang salah? Semua instruksi dari buku panduan pengguna telah di ikuti dengan hati-hati tapi dari semua komponen laptop, tetap saja komponen baterai yang paling rentan untuk rusak atau punya performa yang semakin memburuk seiring dengan berjalannya waktu. Baterai merupakan komponen yang cukup penting dari laptop. Apabila laptop tanpa baterai sama saja bukan laptop karena tidak mobile.

Ada beberapa pertanyaan berkaitan dengan baterai :
1.       Saya baru pakai 3 bulan/1tahun kok baterai sudah tidak bisa dipakai
2.       Baterai saya charge kok tidak penuh2x hanya sampai xx%
3.       Lampu charge baterai menyala tetapi kalau adaptor di cabut laptop ikut mati / baterai tidak berfungsi normal.
4.       Baterai saya simpan (tidak dipasang di laptop) setelah beberapa waktu kok tidak bisa dipakai lagi. Karena KATA ORANG : Kalau baterai mau awet lebih baik dicabut.
5.       Dst


Jenis batere dibagi dalam dua jenis:

1.       CELL LITHIUM
•   Tempat menyimpan energi
2.       BOARD BATTERY
•   Yang mengatur  arus, menyimpan DATA/informasi dari CELL LITHIUM.  Hal ini dikarenakan LIthium bahan tidak dapat mengendalikan diri sendiri dan mudah meledak , beda dengan NI-CD. Sehingga harus di monitor panas, arus yg lewa (I), tegangan (V), charging time, etc.

Penjelasan Singkat :
1.   Baterai dipakai BUKAN BERDASARKAN WAKTU (hari, bulan, tahun), tetapi di-DIHITUNG berdasarkan CYCLE CHARGE-DISCHARGE, setiap satu cycle kemampuan berdasarkan kalkulasi BOARD BATTERY akan berkurang, bukan kemampuan cell baterai. Dimana BOARD BATTERY ada batasan minimum kemampuan baterai yang diperbolehkan. Pada umumnya baterai bisa sampai 300-600 cycle. Jadi kalau dalam satu hari melakukan 30 cycle, kurang lebih baterai dalam 10 hari akan drop
2.   Kenapa tidak penuh2x, karena Current Capacity di BOARD BATTERY tidak sinkron/SAMA dengan perhitungan Arus dan Voltage CELL BATTERY (CELL IMPEDANCE).  Ada beberapa type yang bisa di kalibrasi ada yang di LOCK oleh MANUFACTURE BATTERY (Bukan Manufacture laptop).
3.   Kondisi ini biasanya karena SAFETY CIRCUIT di BOARD BATTERY sudah rusak, bisa di akibatkan over current (I), over voltage (V) maupun heat atau panas. Dan didalam BOARD BATTERY terdapat safety circuit 3 lapis dan CUKUP CERDAS.
4.   Didalam BOARD BATTERY terdapat “self discharge/day” parameter dimana apabila battery tidak dipakai akan mengurangi “Current Capacity” di BOARD BATTERY , dimana ada minimum CURRENT CAPACITY yang di ijinkan oleh BOARD BATTERY. Apabila terlalu rendah maka BOARD BATTERY akan mengaktifkan SAFETY CIRCUIT, alias bunuh diri.
5.   next time
Dari tahapan diatas terlihat sebenarnya masalah baterai lebih banyak di akibatkan oleh BOARD bukan CELL BATERAI. Tetapi juga harus di ingat LI-THIUM harus di monitor dengan benar proses charging dan discharging, dikarenakan sifat dari bahan tersebut mudah terbakar dan mudah meledak. Tetapi memang memiliki keuunggulan kemampuan yang lebih besar dibandingkan seri Ni-CD.  Begitulah adalah hal positif menggunakan lithium tetapi terdapat pula hal negatifnya.

0 comments:

Posting Komentar

Follow by Email

Blog Archive

Site Info

Total Kunjungan Ke Blog Ini

Entri Populer