Kamis, 15 Agustus 2013

Mesir negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 agustus 1945, Pada bulan 22 Maret 1946, negara Mesir mengakui secara de facto Kemerdekaan Indonesia dengan mengakhiri kepengurusan WNI dari kedutaan Belanda di Mesir. Pengakuan de Jure pada tanggal 10 Juni 1947 di tandatangi secara resmi Perjanjian Persahabatan RI Mesir dan sekaligus mendirikan Kedutaan RI pertama di
luar negeri. mesir yang selama ini negara paling damai di negeri arab, mesir negara Islam yang paling dipandang banyak oleh negara Islam lainnya, mesir kini telah porak poranda, mesir kini hancur berantakan, mesir kini tinggal puing puing kehancuran, tiada lagi negeri Islam di dataran arab yang bisa dijadikan contoh.
Irak, Iran, Palestina, Mesir, Syiria, kini jadi belantara petualang demokrasi, negeri arab negeri asal muasal agama. Kini telah terpecah belah dan diadu domba, semua karena politik, manusia manusia yang rakus kekuasaan, manusia manusia yang bertopeng kebajikan akan demokeasi dan kebebasan.
Kebebasan yang kebablasan.

Dalang dalang bule lebih hebat daripada dalang wayang kulit atau wayang golek, dalang yang menganggap kematian, kenacuran hanya sebuah permainan. Diiringi tabuan gending kebebasan, gending demokrasi, gending Dajjal. Ditambah asap asap kemenyan mesiu yang semakin membuat pertunjukan semakin
menegangkan.

Ini foto foto kehancuran yang terjadi dimesir saat ini 2013, yang bisa kita renungkan saat kita memperingati hari kemerdekaan RI ke-68 tahun 2013.  Semoga tidak menimpa negeri kita :




kerusuhan mesir

rakyat mesir

korban revolusi mesir


mayat gosong

revolusi mesir

Bentar lagi kita akan merayakan ceremony, perayaan HUT Kemerdekaan RI yang ke-68 tahun.
Merdeka..merdeka..merdeka, sebuah kata yang menjadi semangat dimasa perjuangan melawan penjajah, sebuah kata yang bisa menyatukan keinginan akan kebebasan memiliki negeri sendiri, bisa mengatur kehidupan sendiri, bisa memakmurkan rakyatnya sendiri. Negeri kaya yang terlalu lama dikuras kekayaannya oleh negara lain. Belanda paling banyak hutangnya dengan Rakyat Indonesia, hutang harta dan nyawa.

Seandainya negeri ini tidak dijajah mungkin Indonesia menjadi negara yang lebih makmur dan besar dari negara lain termasuk amerika. Sekarang tinggal Indonesia negeri Islam terbesar di dunia, bersama malaysia, brunei darussalam dikawasan asia. Apakah mungkin sekarang kita akan dijadikan seperti Irak, mesir, Syiria, atau negara Islam lainnya. Lihat saja sekarang kita tanpa sadar telah dipecah belah. Rasisme, sukuisme, agamisme, kelompoknisme, kampungisme, tetanggaisme, banyak cakar cakar beracun demokrasi yang ditanjapkan dinegeri ini. Politik adalah kendaraan yang memuluskan cakar cakar Dajjal, Media ibarat BBM yang memainkan fungsi penggerak kendaraan politik. Anak anak setan, kaki tangan Dajjal, manusia manusia bermuka dua, wah rasanya miris banget kalau perayaan peringatan hari kemerdekaan RI yang ke-68 cuma sekedar rutinitas tahunan.

Mungkin Kebanyakan warga negara Indonesia saat ini jika tiap tanggal 17 Agustus, Cuma inget panjang minang, permainan bocah, lomba gaple, lomba catur antar kampung, antar warga, antar RT. Siapa yang ingat sulitnya untuk merdeka? cuma veteran pejuang kemerdekaan yang masih inget bela negara, masih memiliki jiwa patriotisme. Kebanggan jika melihat bendera Merah putih berkibar.

Terkadang banyak sisa veteran pejuang yang tidak tercatat dalam sejarah, tidak memiliki tempat tinggal yang layak. Mereka dilupakan, mereka ditinggalkan. Untuk itu admin Cybermales mengajak sesama generasi pemuda negeri ini, siapa saja. Ingat apa yang terjadi dibanyak negara, yang selama ini damai dan sekarang harus hancur berantakan. Admin Cybermales mencontohkan yang terjadi di mesir salah satunya, agar kita ingat persatuan, kesatuan itu sangat penting, kita negara yang lebih berbudaya dari negara lain, kita memiliki adat istiadat yang lebih baik ketimbang amerika atau negara besar lainnya.

Kita bangsa yang besar, siapa lagi yang akan menjaganya, ingatlah jasa para pahlawan yang gugur demi kemerdekaan kita hari ini. Silahkan dilihat foto  foto kehancuran negara Mesir, negara pertama kali mengakui kemerdekaan Indonesia, negara yang lagi dipecah belah oleh simbol demokrasi, negara yang penduduknya sudah diracuni oleh isme isme negara Dajjal dunia. Semoga Perayaan 17 agustus 2013 kali ini kita lebih waspada dengan badut politik dunia yang ada di Indonesia.

Merdeka, merdeka, merdeka "DIRGAHAYU NEGARA REPUBLIK INDONESIA KE 68", tanggal 17 Agustus 2013.

2 komentar:

  1. 17 Ağustos 2013 biz Endonezya dünya siyasi palyaço daha fazla farkında bu kez kutlama. Mayıs Merdeka, bağımsızlık, bağımsızlık 17 Ağustos 2013 tarihli, "Uzun 68 İÇİN ENDONEZYA CUMHURİYETİ yaşıyor".
    17 agustus 2013 kali ini kita lebih waspada dengan badut politik dunia yang ada di Indonesia.

    BalasHapus
  2. Ziyaret ve yorumlar için arkadaş teşekkür ederiz, kalbinizin sesini duydum umarım diğer birçok Müslüman kardeşler ayrı kırık kim bir Müslüman ...

    BalasHapus

Follow by Email

Blog Archive

Site Info

Total Kunjungan Ke Blog Ini