Senin, 12 Agustus 2013

إن الله اصطفى آدم ونوحا وآل إبراهيم وآل عمران على العالمين

“Sesungguhnya Allah telah memilih Adam, Nuh, keluarga Ibrahim dan keluarga Imran melebihi segala umat (di masa mereka masing-masing),”

ذرية بعضها من بعض والله سميع عليم

“(sebagai) satu keturunan yang sebagiannya (keturunan) dari yang lain. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

إذ قالت امرأة عمران رب إني نذرت لك ما في بطني محررا فتقبل مني إنك أنت السميع العليم

(Ingatlah), ketika istri Imran berkata: “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku menazarkan kepada Engkau anak yang dalam kandunganku menjadi hamba yang shaleh dan berkhidmat (di Baitulmakdis). Karena itu terimalah (nazar) itu dari padaku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”.

فلما وضعتها قالت رب إني وضعتها أنثى والله أعلم بما وضعت وليس الذكر كالأنثى وإني سميتها مريم وإني أعيذها بك وذريتها من الشيطان الرجيم

Maka tatkala istri Imran melahirkan anaknya, dia pun berkata: “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku melahirkannya seorang anak perempuan; dan Allah lebih mengetahui apa yang dilahirkannya itu; dan anak laki-laki tidaklah seperti anak perempuan. Sesungguhnya aku telah menamai dia Maryam dan aku mohon perlindungan untuknya serta anak-anak keturunannya kepada (pemeliharaan) Engkau daripada syaitan yang terkutuk.”

فتقبلها ربها بقبول حسن وأنبتها نباتا حسنا وكفلها زكريا كلما دخل عليها زكريا المحراب وجد عندها رزقا قال يا مريم أنى لك هذا قالت هو من عند الله إن الله يرزق من يشاء بغير حساب

Maka Tuhannya menerimanya (sebagai nazar) dengan penerimaan yang baik, dan mendidiknya dengan pendidikan yang baik dan Allah menjadikan Zakaria pemeliharanya. Setiap Zakaria masuk untuk menemui Maryam di mihrab, ia dapati makanan di sisinya. Zakaria berkata: “Hai Maryam dari mana kamu memperoleh (makanan) ini?” Maryam menjawab: “Makanan itu dari sisi Allah”. Sesungguhnya Allah memberi rezeki kepada siapa yang dikehendaki-Nya tanpa hisab.

هنالك دعا زكريا ربه قال رب هب لي من لدنك ذرية طيبة إنك سميع الدعاء

Di sanalah Zakaria mendoa kepada Tuhannya seraya berkata: “Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa”.

فنادته الملآئكة وهو قائم يصلي في المحراب أن الله يبشرك بيحيى مصدقا بكلمة من الله وسيدا

Kemudian Malaikat (Jibril) memanggil Zakaria, sedang ia tengah berdiri melakukan shalat di mihrab (katanya): “Sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kelahiran (seorang putramu) Yahya, yang membenarkan kalimat (yang datang) dari Allah, menjadi ikutan, menahan diri (dari hawa nafsu) dan seorang Nabi termasuk keturunan orang-orang shaleh.”

قال رب أنى يكون لي غلام وقد بلغني الكبر وامرأتي عاقر قال كذلك الله يفعل ما يشاء

Zakaria berkata: “Ya Tuhanku, bagaimana aku bisa mendapat anak sedang aku telah sangat tua dan istriku pun seorang yang mandul?” Berfirman Allah: “Demikianlah, Allah berbuat apa yang dikehendaki-Nya”.

قال رب اجعل لي آية قال آيتك ألا تكلم الناس ثلاثة أيام إلا رمزا واذكر ربك كثيرا وسبح بالعشي والإبكار

Berkata Zakaria: “Berilah aku suatu tanda (bahwa istriku telah mengandung)”. Allah berfirman: “Tandanya bagimu, kamu tidak dapat berkata-kata dengan manusia selama tiga hari, kecuali dengan isyarat. Dan sebutlah (nama) Tuhanmu sebanyak-banyaknya serta bertasbihlah di waktu petang dan pagi hari”.

وإذ قالت الملائكة يا مريم إن الله اصطفاك وطهرك واصطفاك على نساء العالمين

Dan (ingatlah) ketika Malaikat (Jibril) berkata: “Hai Maryam, sesungguhnya Allah telah memilih kamu, menyucikan kamu dan melebihkan kamu atas segala wanita di dunia (yang semasa dengan kamu).

يا مريم اقنتي لربك واسجدي واركعي مع الراكعين

Hai Maryam, taatlah kepada Tuhanmu, sujud dan rukuklah bersama orang-orang yang rukuk.

ذلك من أنباء الغيب نوحيه إليك وما كنت لديهم إذ يلقون أقلامهم أيهم يكفل مريم وما كنت لديهم إذ يختصمون

Yang demikian itu adalah sebagian dari berita-berita gaib yang Kami wahyukan kepada kamu (ya Muhammad); padahal kamu tidak hadir beserta mereka, ketika mereka melemparkan anak-anak panah mereka (untuk mengundi) siapa di antara mereka yang akan memelihara Maryam. Dan kamu tidak hadir di sisi mereka ketika mereka bersengketa.

إذ قالت الملآئكة يا مريم إن الله يبشرك بكلمة منه اسمه المسيح عيسى ابن مريم وجيها في الدنيا والآخرة ومن المقربين

(Ingatlah), ketika Malaikat berkata: “Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putra yang diciptakan) dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putra Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah),

ويكلم الناس في المهد وكهلا ومن الصالحين

dan dia berbicara dengan manusia dalam buaian dan ketika sudah dewasa,dan dia termasuk di antara orang-orang yang shaleh.”

قالت رب أنى يكون لي ولد ولم يمسسني بشر قال كذلك الله يخلق ما يشاء إذا قضى أمرا فإنما يقول له كن فيكون

Maryam berkata: “Ya Tuhanku, betapa mungkin aku mempunyai anak, padahal aku belum pernah disentuh oleh seorang laki-laki pun.” Allah berfirman (dengan perantaraan Jibril): “Demikianlah Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya. Apabila Allah berkehendak menetapkan sesuatu, maka Allah hanya cukup berkata kepadanya: “Jadilah”, lalu jadilah dia.

ويعلمه الكتاب والحكمة والتوراة والإنجيل

Dan Allah akan mengajarkan kepadanya Al Kitab, Hikmah, Taurat dan Injil.

فحملته فانتبذت به مكانا قصيا

Maka Maryam mengandungnya, lalu ia menyisihkan diri dengan kandungannya itu ke tempat yang jauh.

فأجاءها المخاض إلى جذع النخلة قالت يا ليتني مت قبل هذا وكنت نسيا منسيا

Maka rasa sakit akan melahirkan anak memaksa ia (bersandar) pada pangkal pohon kurma, ia berkata: “Aduhai, alangkah baiknya aku mati sebelum ini, dan aku menjadi sesuatu yang tidak berarti, lagi dilupakan”.

فناداها من تحتها ألا تحزني قد جعل ربك تحتك سريا

Maka Jibril menyerunya dari tempat yang rendah: “Janganlah kamu bersedih hati, sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan anak sungai di bawahmu.

وهزي إليك بجذع النخلة تساقط عليك رطبا جنيا

Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu.

فكلي واشربي وقري عينا فإما ترين من البشر أحدا فقولي إني نذرت للرحمن صوما فلن أكلم اليوم إنسيا

Maka makan, minum dan bersenang hatilah kamu. Jika kamu melihat seorang manusia, maka katakanlah: “Sesungguhnya aku telah bernazar berpuasa untuk Tuhan Yang Maha Pemurah, maka aku tidak akan berbicara dengan seorang Manusia pun pada hari ini”.

فأتت به قومها تحمله قالوا يا مريم لقد جئت شيئا فريا

Maka Maryam membawa anak itu kepada kaumnya dengan menggendongnya. Kaumnya berkata: “Hai Maryam, sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yang amat mungkar.

يا أخت هارون ما كان أبوك امرأ سوء وما كانت أمك بغيا

Hai saudara perempuan Harun, ayahmu sekali-kali bukanlah seorang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina”,

فأشارت إليه قالوا كيف نكلم من كان في المهد صبيا

maka Maryam menunjuk kepada anaknya. Mereka berkata: “Bagaimana kami akan berbicara dengan anak kecil yang masih dalam ayunan?”

قال إني عبد الله آتاني الكتاب وجعلني نبيا

Berkata Isa: “Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi.

وجعلني مباركا أين ما كنت وأوصاني بالصلاة والزكاة ما دمت حيا

dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) shalat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup;

وبرا بوالدتي ولم يجعلني جبارا شقيا

dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka.

والسلام علي يوم ولدت ويوم أموت ويوم أبعث حيا

Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali”.

ذلك عيسى ابن مريم قول الحق الذي فيه يمترون

Itulah Isa putra Maryam, yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenarannya.

ما كان لله أن يتخذ من ولد سبحانه إذا قضى أمرا فإنما يقول له كن فيكون

Tidak layak bagi Allah mempunyai anak, Maha Suci Dia. Apabila Dia telah menetapkan sesuatu, maka Dia hanya berkata kepadanya: “Jadilah”, maka jadilah ia.

وإن الله ربي وربكم فاعبدوه هذا صراط مستقيم

Sesungguhnya Allah adalah Tuhanku dan Tuhanmu, maka sembahlah Dia oleh kamu sekalian. Ini adalah jalan yang lurus. 

satu kata untuk dua nama

Orang Islam menyebutnya Maryam ( Siti Maryam ), orang kristen menyebutnya Maria ( Mary ). Kata Siti merupakan ungkapam awalan nama untuk menghormati dan menyayangi. Mungkin banyak umat Islam tak sadar mereka menghormati sosok siti Maryam atau Maria. Begitu juga Banyak umat Kristen tak mengetahui betapa kaum muslim mensucikan Maryam atau Maria. Hanya orang Yahudi saja yang mencelanya dan menganggap Maryam atau Maria adalah wanita tercelah sebagai perempuan penzinah.

Siti Maryam atau Maria atau Mary adalah orang yang sama. Dia adalah seorang perempuan paling mulia dimuka bumi. Jika umat kristen memujanya dengan penuh penghormatan. Begitu juga Umat muslim ( Islam ) menghormatinya dengan penuh kesucian. Bisa jadi Siti Maryam atau Bunda Maria adalah sosok seorang tokoh yang menyatukan dua agama besar dunia, Antara Islam dan Kristen. Dengan rasa yakin tiap pemeluk Islam dan Kriten bersatu bila menyebut nama siti Maryam atau Maria. Akan sepaham, sependapat tentang Maryam atau Maria. Tanpa ada perbedaan dan perselisihan pada kebenaran akan keberadaan dan kejadian yang terjadi pada dirinya.

Dalam Ajaran Islam dan dalam kitab suci Al-Quran, ada sebuah sebuah surat yang menyebut nama Maryam. Yaitu surah ke-19 dalam al-Qur'an. Surah yang menceritakan kelahiran yang ajaib, dimana Maryam melahirkan Nabi Isa AS sedang ia belum pernah digauli oleh seorang laki-laki. Kelahiran Isa AS tanpa ayah, merupakan suatu bukti kekuasaan Allah SWT. Dari 114 surat dalam Al Quran, ada Surat Yunus (Jonah bagi kristen ), Yusuf (Joseph bagi kristen), Hud (Hud juga bagi kristen) Ada Surat Ibrahim (Abraham bagi kristen), Luqman, Rum (Romawi bagi kristen) dan Surat Muhammad Tapi ada satu-satunya surat dengan nama wanita dalam Quran, Surat Maryam kenapa bukan surat siti Hawa (ibu dari semua manusia didunia)?

Artinya dalam ajaran Islam, Maryam diabadikan penuh kesucian. Mungkin tidak ada bab atau kitab bernama Maria atau Maryam dalam kitab suci lainnya. Artinya agama Islam sangat menghargai dan memuliakan wanita, tidak seperti anggapan banyak orang diluar Islam yang menganggap Islam membatasi, menindas wanita dan memperlakukan wanita semena mena sebagai budak nafsu. Dalam Islam Wanita adalah Ibu, yang  sangat dimuliakan dan dihormati begitu Maryam atau Maria Adalah wanita. 

Maryam atau Maria adalah perempuan pilihan dan suci, terdapat dalam surat ke-3 ayat 42 dalam Al Quran. Maryan atau Maria adalah perempuan terpercaya, seperti dalam surat ke-5 ayat 57 dalam Al Quran. Jadi Maryam atau Maria adalah perempuan paling agung diseluruh jagat sesemesta. Dalam ajaran agama Islam dan juga Kristen, Maryam atau Maria adalah simbol kesucian. Ingat pada hari ketika Malaikat Jibril membisikan kepada Maryan atau Maria bahwa dia akan mengandung bayi yang kelak bernama Isa al Masih atau Jesus Kristus ( bagi kristen ). Sebuah kelahiran anak manusia kebumi tanpa ayah yang menandakan dan menunjukan tanda kebesaran Allah SWT Tuhan penguasa alam semesta. Umat Islam mempercayai kelahiran suci Maryam. Sebuah pandangan yang sama seperti keimanan umat kristen.

Jangan dirusak negeri oleh tangan tangan asing dengan tulisan dan opini yang merusak kedamaian negeri ini. Opini racun dari penilaian yang tidak mendasar, opini yang dibuat dan disebar diluar Indonesia oleh orang yang tidak pernah merasakan kedamaian tinggal di bumi ini, ini Indonesia bukan negeri arab yang mudah dipecah belah, ini bumi melayu dengan masyarakat yang lebih beradab, manusia yang memiliki leluhur dengan beragam adat istiadat dan keyakinan. Masyarakat yang biasa hidup harmonis, selaras, rukun, tanpa blok dan jarak. Bumi dengan beribu bahasa, kebiasaan, pulau, suku tapi tetap bisa bersatu seperti keluarga.

Jika Maryan atau Maria ( Mary ) adalah simbol ibu suci dari pemeluk dua agama, maka Bumi Nusantara ini adalah ibu pertiwi yang harus tetap dipandang sebagai satu kesatuan walau beragam perbedaan. Hanya dibumi ini masyarakatnya yang bisa berbaur banyak agama dan kenyakinannya, hanya dibumi ini orang berlainan keyakinan bisa main bersama, urusan demokrasi mungkin hanya Indonesia yang lebih maju ketimbang Amerika, Australia, Inggris, Cina atau negeri arab. Kenapa kita mesti jadi bangsa yang mundur dan mudah dipecah belah? cukuplah negeri arab, atau negeri lain yang sudah hancur. Kita satu dalam pangkuan ibu pertiwi. Cukuplah 17 Agustus 1945 kita merdeka, Tetap Perawan Walau sudah Melahirkan Seperti Maryam, Maria dan jangan ada 17 Agustus lainnya, biarlah tetep perawan kemerdekaan ini. Jangan kalah karena penjajah Cyber, penjajah ekonomi, penjajah keyakinan, penjajah kekayaan bumi pertiwi.

Merdeka dan tetap merdeka dalam perbedaan, dengan kemerdekaan kita merdeka dan tetap merdeka tanpa dijajah dari luar. Harusnya Indonesia Jadi Ibu negara bagi semua negara didunia karena banyak yang ada di Indonesia lebih baik ketimbang dinegara lain. Cukuplah seperti satu kata dua nama, cara pandang kita kepada Maryam, Maria atau Mary, harusnya begitu juga kita memandang negeri ini, walau beda suku, beda keyajinan, beda warna kulit, beda adat istiadat, beda pulau, nenek moyang. Bukan maksud admin Cybermales sok pinter, sok ngerti agama, sok ngerti politik dan sok tau, membuat postingan ini. Jika ada kesalahan mohon dikoreksi, kepada Allah SWT admin Cybermales mohon Ampun.




2 komentar:

  1. Luar biasa.. sangat setuju sama postingan ini semoga yg membaca semakin bijak dan pintar..

    BalasHapus
  2. Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya sobat..harapan saya juga begitu.

    BalasHapus

Follow by Email

Blog Archive

Site Info

Total Kunjungan Ke Blog Ini