Kamis, 31 Juli 2014

Sedikitnya 15 orang tewas, sebagian besar anak-anak dan perempuan tewas dan lebih dari 100 orang terluka, ketika sekolah di kamp pengungsi Jabaliya terkena serangan tentara israel IDF di jalur gaza.  Sekjen PBB Ban Ki-moon mengatakan serangan itu "keterlaluan dan tidak dapat dibenarkan" Pierre Krähenbühl, komisaris jenderal badan PBB untuk pengungsi Palestina, UNRWA, mengatakan penembakan sekolah adalah "pelanggaran serius hukum internasional oleh pasukan Israel".

israel membunuh 15 anak anak digedung sekolah
Gedung sekolah yang digempur tentara Israel dan menewaskan 15 anak anak

Israel memang kebangetan, beraninya sama anak kecil yang tidak berdaya, yang lebih parah anak anak pengungsi ini sedang tidur. Coba di Indonesia jika ada preman tewas atau anggota parpol tewas, yang triak pelanggaran HAM rame banget. Lha anak anak yang meninggal di bantai Israel?, semua orang tutup kuping. Cuma ikut belasungkawa, prihatin, EGP. Negara Islam yang jadi tetangga dekatnya Palestina dimana? Jika amerika punya sekutu bisa keroyokan, kok negara Islam tidak mau bersatu ikut ngeroyok dan ngebom Israel. Kepalang basah kata orang Palembang.

Image:  www.theguardian.com

0 comments:

Poskan Komentar

Follow by Email

Blog Archive

Site Info

Total Kunjungan Ke Blog Ini