Senin, 23 April 2012

Bukan maksud mengekspos foto brutal tapi sekedar menampilkan foto nyata cara cara sadis orang zaman dulu dalam mengeksekusi mati, baik itu penjahat maupun tawanan perang, terlihat kejam memang orang digantung dipinggir jalan dan ditembak mati didepan regu tembak. Tapi itulah yang terjadi zaman dahulu pada saat perang, perang memang kejam dari akar dari perang adalah politik dan bunga dari perang adalah kemenangan dan kejayaan, panggung sandiwara dunia yang akan tetap ada selama ada politik.











Memang cara sadis dalam mengeksekusi mati seseorang zaman dahulu terlihat akan sangat brutal dan ditentang banyak orang jika dialakukan saat ini, walau sekarang eksekusi mati lebih halus dengan kursi listrik dan suntikan tertentu. Tapi sama saja fungsinya memberi shock teraphy pada pelaku lain untuk tidak berbuat yang sama. Tapi manusia sekarang sama saja selalu berlindung dibalik HAM, jika tidak pelaku korupsi mungkin bagus juga jika halus diberi hukuman seperti ini biar orang berpikir dua kali jika mau korupsi, tidak akan berani cengar cengir didepan publik padahal sudah jelas ketahuan salah.












Korupsi dan pemeras sebenernya sama saja, gerobak buruk sapi gila tahu sendiri artinya gerobak bagus ditarik sapi waras juga kadang rusak apalagi gerobak sudah buruk ditarik sapi gila ya sudah sama sama hancur dan rusak, begitulah jika pelaku kejahatan dan pemberantas kejahatan sama sama rusak. Harus ada penegak hukum yang bener  bener berjiwa bersih, bukan karena menilai dan memutuskan hukum berdasarkan siapa paling pinter berargumen dan bersilat lidah.

0 comments:

Poskan Komentar

Follow by Email

Blog Archive

Site Info

Total Kunjungan Ke Blog Ini