Sabtu, 12 Maret 2011

Tiap Pria Tampil jantan dalam hubungan sek adalah dambaan tiap pria dan disukai semua wanita, entah itu raja ataupun tukang becak,sama seperti para raja di berbagai belahan dunia lain, para kaisar China juga suka berburu. Ada saatnya para raja keluar diiringi pembantu setianya dan para pengawal. Kelinci dan utamanya kijang acap jadi sasaran bidikan panah sang raja.

Selain dagingnya enak, binatang-binatang ini sangat lincah dan larinya tak kalah hebat dibandingkan kuda-kuda tunggangan kaisar dan pengikutnya. Jadi, kaisar bisa sekaligus olah fisik berkuda Saat keringat membasahi jubah emas sang raja yang berkilau diterpa mentari itulah gairah memburu makin menggebu. Apalagi sang raja tak hanya termotivasi oleh sulitnya mendapatkan binatang-binatang yang lincah itu.

"Ada obat yang sedang dicari para kaisar itu!" tutur Dr. Rahmat, Ahli pengobatan tradisional China (Traditional Chinese Medicine atau TCM) dalam sebuah perbincangan di Klinik Shanghai, tempatnya berpraktik.

Tiap kali seekor kijang atau rusa muda tertembus panah sang raja, tanduknya langsung dipotong. "Nah, darah yang mengalir dari tanduk, ya paling beberapa tetes, dimasukkan dalam cangkir yang sudah diberi arak, langsung diminum," tuturnya. Dan, itulah obat manjur bagi kejantanan sang raja.

Puluhan ribu lni sekilas kisah yang acap tertuang dalam kisah-kisah literatur Cina kuno. Tegukan setetes atau dua tetes darah dari tanduk rusa adalah sebagian kecil ramuan yang digunakan para kaisar Cina untuk meningkatkan stamina dan kejantanan. "Ada ribuan ramuan yang digunakan," ujarnya.

Ribuan ramuan itu merupakan gabungan dan variasi beberapa bahan herbal atau simplisia yang disebut para tabib sebagai pendongkrak libido dan stamina.

Menurut Dr. Rahmat, inti dari ramuan itu pada dasarnya untuk meningkatkan atau memperkuat energi (ginseng, astragalus, akar dang seng), menguatkan darah (dang qui, chuan xiong) dan ginjal (tanduk rusa, morinda officinalis how, batang dan akar benalu, dan cistanche salsa yang di Cina disebut roucongrong).

Ramuan herbal menjadi satu-satunya sarana karena latihan fisik seperti taichi dan kungfu tidak selalu dilakukan para kaisar, meski ada juga yang melatih fisiknya ini demi memperkuat stamina di ranjang. "Taichi bermanfaat untuk memperkuat pinggang," kata Sinse David Sungahandra.

Resep-resep pendongkrak ini pasti berbeda antara tabib dari kaisar satu dengan tabib kaisar sebelum atau sesudahnya. "Resep-resep ini penting bagi para kaisar karena mereka setiap hari sibuk dengan urusan kenegaraan," ungkap Dr. Rahmat.

Apalagi yang mesti didatangi kaisar adalah selir-selir yang jumlahnya puluhan. Jadi, dengan jadwal ketat, kaisar harus mengikuti berbagai protokoler. Mulai dari minum resep sampai menentukan hari dan siapa selir yang harus didatangi.

Sejak siang, para selir yang sudah tahu bakal dikunjungi kaisar mesti menyiapkan diri. "Pijat, mandi, dan dandan yang cantik adalah bagian dari protokol yang harus dijalani para selir itu," ujar Dr. Rahmat.

Bagi kaisar, prosedur tak sebegitu rumit. Sang raja cukup mandi dan diberi ramuan obat sore harinya, sebelum membuat para selir ini "terjungkir balik" di malam harinya.

Na Hua Di Nei Jing, buku kedokteran yang ditulis lebih dari 2.000 tahun lalu, masih jadi acuan bagi praktisi pengobatan tradisional China (Traditional Chinese Medicine-TCM). Buku itu menguak rahasia para kaisar.

Rahasia itu sempat tersimpan lama hingga ditemukan jurnal rahasia (1974) di makam Kaisar Ma di Chang Sha. Pada pembukaan jurnal yang ditulis pada perkamen bambu itu terkait seksualitas. Apa saja rahasianya?

Ada tujuh hal yang mesti dihindari dan delapan hal yang penting diperhatikan agar kehidupan seksual harmonis.

1. Nyeri akibat tergesa-gesa dan sikap kasar selama berhubungan seks akan menyebabkan rasa sakit di organ dalam.

2. Gejala keringat dingin saat berhubungan seks. Hati-hati mungkin ada masalah fisik.

3. Kelelahan akibat aktivitas seks berlebihan.

4. Tidak ada kekuatan seks atau disfungsi ereksi.

5. Sikat mengintimidasi dan saat gelisah.

6. Pemaksaan, melakukan hubungan seksual tanpa persetujuan pasangan akan menyebabkan sesuatu tak mengenakkan, terutama untuk pasangan wanita.

7. Terburu nafsu, terlalu cepat, adalah kondisi yang tidak menyenangkan bagi kedua pasangan. Wajib dihindari.

Inilah delapan hal baik yang patut dipelihara:

1. Pelihara Qi (energi). Setelah bangun tidur, lakukan latihan untuk memperkuat tulang punggung/belakang, rileksasi bagian tubuh belakang. Latihan anus untuk kontraksi, sehingga energi dalam dialirkan ke bawah.

2. Telah ludah. Secara teratur telanlah air ludah sendiri dan yakinkan napas Anda tetap dan tenang.

3. Ambillah saat yang tepat untuk berhubungan seks dan lakukan pemanasan hingga kedua pihak merasa nyaman.

4. Akumulasi energi. Saat berhubungan seks, pasangan kekasih harus merilekskan bagian belakang tubuhnya dan mengontraksi anusnya.

5. Hubungan seks tak bisa dipaksakan, harus lembut/pelan.

6. Penetrasi mesti berlangsung lembut dan pelan. Kadang-kadang berhenti sejenak supaya pasangan wanita dapat menikmati sensasi nikmat sepenuhnya.

7. Saat perempuan nyaris mencapai klimaks, si pria mesti melengkungkan punggungnya ke belakang. Setelah ejakulasi, penis jangan buru-buru dicabut.

8. Penis harus ditarik sebelum sepenuhnya melunak dan mesti dibersihkan setelah itu.

Rahasia bercinta China kuno yang tertuang dalam Hua Di Nei Jing mencakup hal-hal berikut:

- Kedua pasangan mesti terangsang secara memadai.

- Jangan bercinta bila salah satu tidak menginginkan.

- Cuci dan mandi setelah bercinta.

- Kehidupan seks mesti dijalankan sedang-sedang saja.

Semoga bermanfaat.

0 comments:

Posting Komentar

Arsip Blog

Visitor

Popular Posts

Donate To Me On Paypal

https://www.paypal.me/riyanto1971