Rabu, 23 Februari 2011

Kanker adalah pertumbuhan jaringan baru yang abnormal dan ganas, yang berkembang secara tidak terkontrol dan menyebar. Sel-sel kanker terbentuk dari sel-sel normal dalam suatu proses yang disebut transformasi. Proses transformasi terdiri atas 2 tahapan yakni tahapan inisiasi dan promosi. Pada tahapan inisiasi terjadi suatu perubahan dalam bahan genetik sel menjadi sel yang tumbuh secara cepat. Hal itu disebabkan oleh suatu agen yang disebut karsinogenik yang bisa berupa bahan kimia, virus, radiasi (penyinaran), atau sinar matahari.

Pada tahap promosi, sel yang telah mengalami inisiasi akan berubah menjadi ganas. Sel-sel kanker dapat menimbulkan kerusakan fatal pada bagian tumbuhnya kanker tersebut. Sel kanker dapat menyebar melalui aliran darah dan pembuluh getah bening kemudian ia akan bersarang dan berkembang biak serta menyerang sel-sel yang normal.

Penyebab Kanker

Penyebab kanker masih belum diketahui secara pasti. Namun, ada beberapa faktor yang diduga sebagai pemicu penyakit ini. Di antaranya adalah faktor genetik (riwayat keluarga) dan faktor lingkungan (pola makan yang buruk,alkohol,rokok, paparan bahan kimia seperti asbes yang menyebabkan kanker paru-paru,dll).

Kanker dan Gaya Hidup Anda

Perkembangan sosial dan ekonomi telah membawa perubahan besar dalam gaya hidup masyarakat. Tingkat kesibukan yang tinggi menimbulkan gaya hidup yang merusak. Menarik, sebuah laporan mengatakan, “Sungguh mengejutkan, 30 % dari kanker yang fatal sebagian besar disebabkan oleh rokok dan 30% berikutnya disebabkan oleh gaya hidup, khususnya kebiasaan makan yang buruk dan kurangnya berolahraga”.

Jadi, tidak soal siapa Anda, Anda memiliki faktor resiko yang besar untuk terkena kanker jika memiliki gaya hidup yang tidak sehat. Makanan yang sarat lemak, kurangnya waktu tidur dan berolahraga, tingkat stress yang tinggi, merupakan beberapa faktor resiko yang memungkinkan timbulnya berbagai macam penyakit, termasuk kanker.

Karena itu, dalam memerangi kanker, selain menjalani pengobatan, adalah bijak untuk menerapkan pola hidup sehat yang mencakup pola makan yang sehat (hindari makanan yang berminyak dan sarat lemak serta zat pengawet, alkohol, dan rokok), berolahraga secara teratur, cukup tidur, dan pengelolaan stres yang baik karena apa yang sedang Anda pikirkan dapat berpengaruh besar pada tubuh Anda.

Obat Kanker Pilihan Anda

Saat ini, metode pengobatan kanker yang paling umum dijalani seorang penderita kanker adalah pengobatan kanker secara medis, biasanya meliputi pembedahan (operasi), radiasi (penyinaran), dan kemoterapi, atau kombinasi dari ketiganya. Pengobatan kanker secara medis bertujuan merusak dan membunuh sel kanker. Sayangnya, tidak hanya sel kanker yang rusak, sel dan jaringan yang sehat pun bisa ikut rusak. Karena itu, seringkali pengobatan kanker tersebut dapat menimbulkan berbagai efek samping negatif. Tak heran jika ada penderita kanker yang memilih pengobatan kanker alternatif karena ingin menghindari efek samping dari radiasi dan kemoterapi atau karena alasan finansial.

Ada berbagai macam jenis pengobatan kanker alternatif, tapi yang paling banyak diminati saat ini adalah pengobatan kanker dengan menggunakan herbal antikanker. Selain biayanya yang terjangkau, pengobatan kanker dengan herbal terbukti efektif memberantas sel-sel kanker tanpa efek samping.

Sarang Semut (Myrmecodia pendans) merupakan tanaman yang berasal dari Papua yang secara tradisional telah digunakan oleh penduduk asli Papua untuk mengobati berbagai penyakit secara turun-temurun. Dan sekarang hasil penelitian modern mendapati bahwa tanaman ini mengandung senyawa aktif penting seperti flavonoid, tokoferol, fenolik dan kaya akan berbagai mineral yang berguna sebagai antioksidan dan antikanker, sehingga tepat digunakan sebagai obat kanker atau tumor.  Antioksidan berperan penting untuk menangkal radikal bebas penyebab kanker sehingga sangat baik untuk mencegah dan mengobati kanker.

Radikal bebas yang beredar dalam tubuh berusaha mencuri elektron yang ada pada molekul lain seperti DNA dan sel. Jika hal itu terjadi, maka DNA dan sel yang kehilangan elektronnya bisa menjadi rusak dan tidak stabil sehingga berpotensi menyebabkan terjadinya kanker. Antioksidan membantu menghentikan proses perusakan sel dengan memberikan elektron pada radikal bebas sehingga mencegah radikal bebas untuk mencuri elektron dari DNA ataupun sel, dengan demikian sel menjadi sehat dan kanker pun dapat dihambat.

Sarang Semut yang kaya akan kandungan antioksidan, tidak hanya dapat mencegah kanker,  tetapi juga dapat digunakan sebagai obat kanker yang bahkan penyebarannya cepat sekalipun.  Dengan berbagai kandungan senyawa aktifnya, Sarang Semut bekerja dalam lingkup sel dengan menstimulasi sistem kekebalan tubuh untuk melawan sel-sel kanker, misalnya, salah satu antioksidan yang terkandung dalam Sarang Semut, flavonoid, terbukti memiliki mekanisme dalam melawan tumor/kanker seperti inaktivasi karsinogen, antiproliferasi (menghambat proses perbanyakan sel abnormal pada kanker), penghambatan siklus sel, induksi apoptosis dan diferensiasi, inhibisi angiogenesis, dan pembalikan resistensi multi-obat atau kombinasi dari mekanisme-mekanisme tersebut.

Karena bekerja dalam lingkup sel, penderita kanker yang memilih pengobatan kanker alternatif dengan herbal seperti Sarang Semut harus sabar untuk memperoleh hasilnya karena umumnya, efek Sarang Semut baru dapat dirasakan setelah 1-2 bulan penggunaan. Memulihkan kesehatan memang membutuhkan waktu. Tetapi, jika pengobatan dilakukan secara bersahaja dengan menerapkan pola hidup sehat maka semua waktu yang digunakan selama menjalani pengobatan tidak berakhir sia-sia.

Sekilas tentang sarang semut.


Sarang semut adalah salah satu tumbuhan Epyfit yang mana umbinya dihuni oleh semut, sehingga diberi nama sarang semut. Sarang Semut (Myrmecodia) menurut penelitian ilmuan dunia ada 26 species. Menurut Martin Heil dari departemen of Bio Organic chevistry – max plant – intitude Jerman sejak Tahun 1960 sudah menjadi wacana penelitian. Khasiatnya telah teruji dan terbukti satu-satunya tumbuhan penyembuh kanker dan tumor di dunia. Kesimpulan sekian peneliti setelah dibedah dengan alat rontgen ternyata mengandung Flavonoida, Glikosida, Polifenol, Antioksidan, Vitamin, Mineral, dan Asam Frominat.
KHASIATNYA:

1.          Menyembuhkan berbagai jenis kanker dan tumor (Kanker otak, Hidung, Payudara, Liver, Paru – paru, Usus, Rahim, Kulit Prostat (Kanker darah)

2.         Penyakit gangguan jantung, Stroke berat dan ringan, rheumatik, asam urat, sesak nafas, asma, batuk termasuk TBC, menghilangkan aneka benjolan

3.         Gangguan ginjal

4.        Tekanan darah tinggi, ambeien

5.         Sangat cocok bagi ibu melahirkan

6.        Menstruasi tidak tepat waktu

7.         Meningkatkan gairah pria dan wanita


Cara Pakai:

Dalam 100 Gram direbus dengan 3 liter air sampai mendidih kemudian disaring lalu diminum secara rutin selama sebulan, warna dan rasanya sama dengan teh. Direbus berulang-ulang sampai warnanya putih
Untuk pencegahan minum 3 gelas sehari (3x1)
Untuk penyembuhan minum 6 gelas sehari (6x1)

0 comments:

Posting Komentar

Arsip Blog

Visitor

Donate To Me On Paypal

https://www.paypal.me/riyanto1971
Popular Posts